Share |

Suzuki APV Luxury

Add comments

ilustrasi

Mobil keluarga tentunya identik dengan daya angkut yang banyak, nyaman, irit bahan bakar, namun tidak melupakan tampilan yang diusung ketika meluncur di jalan raya.

Hal itulah yang coba diakomodasi oleh varin MPV dari Suzuki, yakni APV SGX Luxury. Namun, benarkah Luxury menyediakan semua kebutuhan kendaraan keluarga?

Biar tidak penasaran, detikOto mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mencicipi Luxury seharian penuh pada Kamis 30 April 2009.

Desain

Kita awali dengan desain terlebih dulu. Bicara penampilan yang Luxury, kurang sreg bila tidak diabadikan secara visual, karenanya, dipilihlah sebuah cafe di bilangan Jalan Prapanca Jakarta Selatan.

Dipilihnya lokasi ini karena kami ingin melihat, apakah AVP yang diberi label Luxury ini secara desain bisa disandingkan dengan mobil-mobil modifikasi yang juga dipajang di lokasi tersebut.

“APV Luxury tampil lebih gemuk dan berotot,” ujar salah seorang teman angkat komentar.

Gemuk dan berototnya Luxury karena penambahan side body moulding yang berukuran lebih besar, juga side skirt. Perpaduan tersebut disempurnakan dengan motif dan ukuran velg, serta tipe ban yang digunakan.

Secara tampang, terutama pada sektor wajah, grille dengan garis-garis yang rapat, fog lamp, serta ventilasi udara dibawah plat nomor, dianggap layak untuk menyelamatkan tampilan Luxury.

Di dalam kabin, lain lagi ceritanya. Setelah beberapa saat meluncur, timbul pertanyaan dari salah satu penumpang. “Lho, kita di mobil berapa orang?” ujarnya heran.

Setelah dihitung, MPV 7 penumpang dengan captain seat di kabin tengah, ternyata mampu menampung 9 penumpang tanpa ada yang mengeluh kesempitan. “Memang tidak senyaman kalau hanya 7 penumpang,” aku salah satu penumpang.

OK daya tampung besar didapat, lalu bagaimana dengan kenyamanan?

Dengan setiap jok dilengkapi headrest dan armrest, rasanya sudah cukup memanjakan penumpang. Belum lagi dengan penambahan blower AC desain baru di kabin tengah.

Mau lebih santai, perangkat audio double DIN yang bisa mendukung MP3 dan WMA, bisa memanjakan telinga. Bisa dibilang, kualitas sound audio Luxury cukup mumpuni, sehingga raungan derum mesin yang bocor kedalam kabin, mampu diredam dengan baik oleh dentuman bass dan percikan treablenya.

Beralih ke sektor penentu kenyamanan lain, suspensi yang kabarnya sudah digarap ulang, sehingga lebih nyaman dan stabil, memang terbukti, hanya saja, itu terjadi ketika mobil dalam keadaan penumpang penuh.

“Kalau sendiri, tetap saja ketika melewati polisi tidur atau jalan rusak, mobil seperti lompat-lompat,” ujar sang driver.

Selain itu, meski sudah memakai perangkat power steering, kemudi terasa lebih berat, dan radius putar ban ketika berbelok menjadi sempit. Hal ini bisa terjadi karena pengaplikasian velg yang cukup besar yakni mencapai lingkar 17 inci serta profil ban radial atawa lebar. Velg dan ban lebar cukup membantu penampilan si Luxury jadi lebih trendi.

Kami menilai untuk di jalan tol, itu sangat membantu kestabilan, tapi untuk dalam kota yang sering macet, bisa memakan banyak energi.

Untuk membantu parkir, mobil ini dilengkapi dengan sensor parking, yang otomatis berbunyi ketika bagian belakang kendaraan hampir mendekati obyek benda lain. Seperti dinding garasi misalnya. Kaca spion yang bisa diatur secara elektrik oleh pengendara juga membantu.

Performa

Sekarang giliran performa mesin menjadi bagian terakhir yang diulas, mengapa? Karena konsepnya mobil keluarga yang Luxury, tentunya tidak bicara akselarasi dan kebut-kebutan. Tapi, bukan berarti tidak menarik untuk dilirik.

Profil mesin G15A 1.500 cc 4 silinder DOHC Multi Point Injection, mampu mengeluarkan tenaga sebesar 105 ps pada 6.000 rpm, dan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm.

Secara mendasar, konsep mobil keluarga yang ditawarkan karakter mesin Luxury, bukanlah kendaraan yang diperuntukkan di dalam kota. Akselarasi awal sedikit berat dengan kondisi penumpang penuh. Jangan harapkan supir nyaman bila harus stop and go ketika terkena macet.

Namun, selepas rpm 3.000, tenaga mesin dapat membawa mobil melesat, sehingga cocok bila digunakan untuk bepergian jarak jauh atau di jalan tol.

Gangguan lain yang dirasakan adalah engine brake yang kelewat kasar untuk sebuah mobil keluarga. Sentakan akselarasi dan deselarasi tidak halus.

Konsumsi BBM

Untuk konsumsi bahan bakar, kami mendapatkan angka 1:14, artinya 1 liter bensin untuk 14 KM perjalanan. Rasa-rasanya 1 liter bensin untuk jarak 14 KM membuat pengemudi tidak perlu cemas ketika berkendara di lintas luar kota yang jarang terdapat SPBU.

Namun secara keseluruhan MPV Suzuki versi facelift dari APV Arena ini cukup sebagai kendaraan keluarga yang nyaman.

Sisanya, terserah Anda untuk melakukan penilaian sendiri, apakah APV SGX Luxury sudah benar-benar Luxury sehingga pantas ditebus dengan kocek sebesar Rp 183,5 juta untuk tipe termahalnya, yakni Luxury AT R17.



MOBIL, Uncategorized July 13th 2009

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.