Share |

Aprilia RS250 Lahir dari Jepang

Add comments

Dari sisi tampilan, Anda pasti menyebutnya Aprilia RS250 karena ciri kental motor asal Italia itu, seperti model kerangka dan lampu depan, ada di kendaraan tersebut. Tapi, coba lirik sokbreker depannya, baru ngeh kalau basisnya dari motor lain.

Kesempurnaan yang layak diterima Rusdi karena ketelitian dan kesabarannya. Warga Depok itu enggak mau buru-buru memodifikasi motornya. Ia rela menunggu lebih dari satu tahun lantaran mengumpulkan bahan-bahannya. “Enggak mau setengah-setengah, biar hasilnya maksimal dan memuaskan,” ujarnya.

Pengumpulan bahan dimulai dari bodi orisinal. Pertama dapat fairing lengkap dengan lampu dan pembungkus tangki yang diburunya selama tiga bulan. Katanya, kurang puas jika dibikin dari pelat atau fiber.

Setelah itu, bagian kaki-kaki. Justru, kompartemen ini diraih tanpa susah payah. Semula, shock depan ingin pakai model upside down dan lengan ayun dari motor sejenis. “Eh, malah datang tawaran satu set rangka Aprilia 250,” bangganya. Rencana pakai kerangka asli bawaan motor jadi pupus dan sasis Aprilia RS250 ditempeli mesin. Keuntungannya, mengurangi bobot kendaraan karena terbuat dari aluminium.

Hampir tidak ada rangka asli yang terpakai. Kecuali, down tube yang terletak di bawah sasis utama sebagai pengikat mesin bagian depan. Bagian itu masih dipakai. Namun, karena bahan besi tak bisa disambung dengan aluminium (kerangka), maka down tube dibaut ke bagian bawah rangka komstir Aprilia.

Untuk urusan shock, Rusdi enggak ingin pakai limbah Aprilia. Gantinya, ia memakaikan kaki-kaki limbah moge 400 cc, seperti Suzuki GSX400. Sementara itu, lengan ayun diadopsi dari Honda Fire Blade. Pengubahan bergaya Aprilia RS250 ini, oleh Rusdi, dipercayakan pada Dave Motor Concept.

Anda pasti bingung, apa asli motor ini? Jawabnya, Honda MegaPro 2001



MOTOR July 24th 2009

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.