Suzuki Grand Vitara

No Comments »
ilustrasi

Pergi ke pantai memang cocoknya menggunakan mobil Sport Utility Vehicle (SUV), selain karena desainnya yang sporty, juga ketahanannya terhadap segala medan.

Karena itulah, detikOto memilih Suzuki Grand Vitara 2.4 untuk meluncur ke pantai Anyer beberapa waktu lalu.

Dari segi desain, siapa yang meragukan Grand Vitara? Bentuknya yang didominasi garis tegas memberikan nuansa sporti yang gagah, terlebih dengan laburan warna putih mutiaranya, membuat tampilan menjadi ciamik.

Meski hanya berkapasitas 5 penumpang, tapi semua barang terangkut di bagasi belakang dan jok yang dibalut kulit sangat memanjakan para penumpang.

Pukul 22.00 WIB, dengan 5 orang penumpang plus barang bawaan, detikOto berangkat via tol Jakarta-Merak, yang ternyata masih saja padat dan didominasi oleh truk.

Namun, akselerasi Grand Vitara cukup mumpuni untuk diajak bermanuver melewati satu persatu truk yang menghadang, baik di lajur kiri maupun kanan jalan.

Meski agak sedikit lambat, namun jarum speedometer beberapa kali menunjuk angka 160 km/jam, dan belum ada sedikit pun gejala limbung.

Suspensi rigid Grand Vitara memang cukup memberikan kelebihan, terutama saat melintasi jalan bergelombang dan berlubang.

Begitu pula dengan pencahayaannya, di jalan tol Jakarta-Merak yang sangat minim pencahayaan tersebut, lampu berteknologi HID nya, meskipun berwarna putih neon, namun mumpuni untuk memberikan penerangan, sehingga pengemudi cukup nyaman dan percaya diri untuk berakselarasi.

Selain itu, mesin VVT 2.400 cc nya rata-rata menenggak 1 liter bensin untuk jarak 8,5 km. Dengan muatan 5 penumpang plus barang, ukuran itu bisa dibilang cukup irit untuk mobil sekelas SUV di atas 2.000 cc.

Sayangnya, sampai di Anyer, mobil tidak bisa diajak berjalan-jalan menyusuri pasir pantai, namun dari segi tampilan, Grand Vitara ternyata cukup fotogenik ketika diajak berfoto dengan latar pantai Anyer.

Varian SUV milik Suzuki yang dibanderol seharga Rp 314-325 juta On The Road ini, rasanya bisa diandalkan sebagai pilihan bagi keluarga muda untuk berlibur melintasi segala medan.

MOBIL, Uncategorized July 13th 2009

Suzuki APV Luxury

No Comments »
ilustrasi

Mobil keluarga tentunya identik dengan daya angkut yang banyak, nyaman, irit bahan bakar, namun tidak melupakan tampilan yang diusung ketika meluncur di jalan raya.

Hal itulah yang coba diakomodasi oleh varin MPV dari Suzuki, yakni APV SGX Luxury. Namun, benarkah Luxury menyediakan semua kebutuhan kendaraan keluarga?

Biar tidak penasaran, detikOto mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mencicipi Luxury seharian penuh pada Kamis 30 April 2009.

Desain

Kita awali dengan desain terlebih dulu. Bicara penampilan yang Luxury, kurang sreg bila tidak diabadikan secara visual, karenanya, dipilihlah sebuah cafe di bilangan Jalan Prapanca Jakarta Selatan.

Dipilihnya lokasi ini karena kami ingin melihat, apakah AVP yang diberi label Luxury ini secara desain bisa disandingkan dengan mobil-mobil modifikasi yang juga dipajang di lokasi tersebut.

“APV Luxury tampil lebih gemuk dan berotot,” ujar salah seorang teman angkat komentar.

Gemuk dan berototnya Luxury karena penambahan side body moulding yang berukuran lebih besar, juga side skirt. Perpaduan tersebut disempurnakan dengan motif dan ukuran velg, serta tipe ban yang digunakan.

Secara tampang, terutama pada sektor wajah, grille dengan garis-garis yang rapat, fog lamp, serta ventilasi udara dibawah plat nomor, dianggap layak untuk menyelamatkan tampilan Luxury.

Di dalam kabin, lain lagi ceritanya. Setelah beberapa saat meluncur, timbul pertanyaan dari salah satu penumpang. “Lho, kita di mobil berapa orang?” ujarnya heran.

Setelah dihitung, MPV 7 penumpang dengan captain seat di kabin tengah, ternyata mampu menampung 9 penumpang tanpa ada yang mengeluh kesempitan. “Memang tidak senyaman kalau hanya 7 penumpang,” aku salah satu penumpang.

OK daya tampung besar didapat, lalu bagaimana dengan kenyamanan?

Dengan setiap jok dilengkapi headrest dan armrest, rasanya sudah cukup memanjakan penumpang. Belum lagi dengan penambahan blower AC desain baru di kabin tengah.

Mau lebih santai, perangkat audio double DIN yang bisa mendukung MP3 dan WMA, bisa memanjakan telinga. Bisa dibilang, kualitas sound audio Luxury cukup mumpuni, sehingga raungan derum mesin yang bocor kedalam kabin, mampu diredam dengan baik oleh dentuman bass dan percikan treablenya.

Beralih ke sektor penentu kenyamanan lain, suspensi yang kabarnya sudah digarap ulang, sehingga lebih nyaman dan stabil, memang terbukti, hanya saja, itu terjadi ketika mobil dalam keadaan penumpang penuh.

“Kalau sendiri, tetap saja ketika melewati polisi tidur atau jalan rusak, mobil seperti lompat-lompat,” ujar sang driver.

Selain itu, meski sudah memakai perangkat power steering, kemudi terasa lebih berat, dan radius putar ban ketika berbelok menjadi sempit. Hal ini bisa terjadi karena pengaplikasian velg yang cukup besar yakni mencapai lingkar 17 inci serta profil ban radial atawa lebar. Velg dan ban lebar cukup membantu penampilan si Luxury jadi lebih trendi.

Kami menilai untuk di jalan tol, itu sangat membantu kestabilan, tapi untuk dalam kota yang sering macet, bisa memakan banyak energi.

Untuk membantu parkir, mobil ini dilengkapi dengan sensor parking, yang otomatis berbunyi ketika bagian belakang kendaraan hampir mendekati obyek benda lain. Seperti dinding garasi misalnya. Kaca spion yang bisa diatur secara elektrik oleh pengendara juga membantu.

Performa

Sekarang giliran performa mesin menjadi bagian terakhir yang diulas, mengapa? Karena konsepnya mobil keluarga yang Luxury, tentunya tidak bicara akselarasi dan kebut-kebutan. Tapi, bukan berarti tidak menarik untuk dilirik.

Profil mesin G15A 1.500 cc 4 silinder DOHC Multi Point Injection, mampu mengeluarkan tenaga sebesar 105 ps pada 6.000 rpm, dan torsi 126 Nm pada 3.000 rpm.

Secara mendasar, konsep mobil keluarga yang ditawarkan karakter mesin Luxury, bukanlah kendaraan yang diperuntukkan di dalam kota. Akselarasi awal sedikit berat dengan kondisi penumpang penuh. Jangan harapkan supir nyaman bila harus stop and go ketika terkena macet.

Namun, selepas rpm 3.000, tenaga mesin dapat membawa mobil melesat, sehingga cocok bila digunakan untuk bepergian jarak jauh atau di jalan tol.

Gangguan lain yang dirasakan adalah engine brake yang kelewat kasar untuk sebuah mobil keluarga. Sentakan akselarasi dan deselarasi tidak halus.

Konsumsi BBM

Untuk konsumsi bahan bakar, kami mendapatkan angka 1:14, artinya 1 liter bensin untuk 14 KM perjalanan. Rasa-rasanya 1 liter bensin untuk jarak 14 KM membuat pengemudi tidak perlu cemas ketika berkendara di lintas luar kota yang jarang terdapat SPBU.

Namun secara keseluruhan MPV Suzuki versi facelift dari APV Arena ini cukup sebagai kendaraan keluarga yang nyaman.

Sisanya, terserah Anda untuk melakukan penilaian sendiri, apakah APV SGX Luxury sudah benar-benar Luxury sehingga pantas ditebus dengan kocek sebesar Rp 183,5 juta untuk tipe termahalnya, yakni Luxury AT R17.

MOBIL, Uncategorized July 13th 2009

BMW 320i Executive

2 Comments »
ilustrasi

Sesuai dengan namanya, sepertinya memang mobil seri 3 generasi terbaru dari BMW ini diperuntukan bagi mereka para eksekutif muda yang gemar mengendarai mobilnya sendiri.

Karenanya, detikOto mencoba mengakomodasi hal itu dengan membagikan nikmatnya sensasi mengendarai BMW 320i di seputaran Ibukota Jakarta.

Menyematkan mesin In-line 4-Cylinder 16 valve, tentu saja membuat performa sedan sport premium ini tidak perlu diragukan.

Terlebih dengan transmisi 6-Speed Automatic Steptronic, sedikit saja telapak kaki memijak pedal gas, mobil dengan spontan merespon kemauan kaki tersebut, untuk menstimulus mesin agar mengeluarkan power sesuai dengan kemauan si pengemudi.

Sehingga untuk kelincahan berakselarasi dipadatnya lalu lintas Jakarta yang stop and go, membuat sedan ini tidak akan kewalahan untuk mengail tenaga. Hanya saja, stir yang berat sedikit mengganggu kelincahan dalam bermanuver.

Namun, semua itu sirna oleh kemewahan interior dan jaminan entertaiment kabin dengan fasilitas i-Drive nya yang sangat memanjakan pengemudi maupun penumpang.

Si i-Drive ini memiliki beberapa fitur. Mau denger musik? tinggal pilih, CD, DVD, Radio, atau masih kurang juga? hardisk berkapasitas 13 gb yang sudah tertanam di mobil ini siap menampung ribuan koleksi
musik anda.

Begitupun ketika sedang asyik-asyiknya memacu BMW 320i Executive ini, tiba-tiba kembali terjebak macet.

Ah, tenang saja, tinggal cari option multimedia melalui i-Drive, detikOto bisa menonton debat Capres di monitor 8.8 inci yang sudah memiliki fungsi chanel digital, sehingga gambar tetap stabil dan jernih.

Namun TV hanya menyala jika mobil berhenti, demi alasan keamanan, TV mati sendiri oleh komputer si mobil jika mobil kembali melaju.

Selain itu, yang menarik dari sisi keamanannya, yakni ketika harus melintas pada jalan-jalan yang rumornya banyak ditebari ranjau paku, membuat detikOto tidak perlu ragu atau khawatir.

Melintasi ranjau paku? Santai saja, kan ada teknologi Run Flat Tires! Mobil masih bisa melaju meski tekanan ban sudah berkurang karena bocor.

Secara keseluruhan, sedan premium generasi 3 terbaru dari BMW ini memang sudah selayaknya dijadikan Produk Pilihan, terutama bagi para eksekutif muda yang menginginkan sebuah kendaraan menantang dengan image yang mumpuni seperti BMW.

MOBIL, Uncategorized July 13th 2009

Megan Fox Rela Basah-basah Cuci Mobil Ferrari

No Comments »
Gambar
Megan Fox (Autoblog)

Los Angeles – Melihat keseksian aktris yang satu ini di film terbarunya, Transformers mungkin sudah dilakukan hampir semua orang.

Tapi melihat seorang Megan Fox mencuci mobil? Ferarri pula? Pasti bikin jantung setiap pria berdebar-debar.

Rupanya sutradara Transformers, Michael Bay punya cara untuk mengaudisi aktor dan aktris pemeran di film Transformers.

Nah khusus bagi karakter Mikaela Banes yang memang seksi habis, si sutradara meminta Megan Fox mencuci Ferrarinya di pelataran rumahnya, sebagai bagian dari audisi untuk perannya di film Transformer pertama.

Michael Bay mungkin tidak pernah memenangkan Oscar untuk kategori The Best Director, tapi dia benar-benar tahu bagaimana ‘memaksimalkan’ potensi para calon aktor dan aktrisnya selama proses audisi.

Seperti dilansir autoblog, Jumat (19/7/2009), yang pertama kali melaporkan soal proses audisi itu adalah Jason Solomon, yang menulis di kolom teranyarnya.

Solomon menulis bahwa audisi tersebut resmi, sehingga setiap adegan ketika Fox mencuci mobil Ferrari terekam dalam video setiap menitnya.

Peran sebagai Mikaela Banes, menuntut Fox untuk berakting se-seksi
penampilannya, sehingga kita semua bisa memaklumi mengapa Bay memilih ‘mencuci Ferrari’ nya sebagai audisi untuk Fox.

Tapi setelah kabar tersebut tersiar, timbul pertanyaan bagi kita semua. Kok tidak ada rekaman adegan itu dalam bonus DVD atau behind the scenes film Transformers ya?

Rupanya, entah karena keseksian Fox atau ada hal lainnya, rekaman yang tersimpan dalam tape tersebut, kabarnya raib.

Solomon, ketika bertanya pada Fox tentang keberadaan tape hasil rekaman gambar audisi tersebut mengatakan bahwa dia sama sekali tidak mengetahui bahkan sedikit khawatir akan keberadaan tape tersebut.

Sedangkan menurut Solomon, Bay mengakui semuanya kecuali mengenai keberadaan tape tersebut. “Saya pun tidak mengetahui tape itu berada dimana’ ucapnya pada Solomon dengan tenang

Solomon, saat reportase bertanya pada Fox tentang keberadaan tape hasil rekaman gambar audisi tersebut, tapi dia mengatakan bahwa dia sama sekali tidak mengetahui bahkan sedikit khawatir akan keberadaan tape tersebut.

Sedangkan menurut Solomon, Bay mengakui semuanya kecuali mengenai keberadaan tape tersebut. “Saya pun tidak mengetahui tape itu berada dimana’ ucapnya pada Solomon dengan tenang.

MOTOR, Uncategorized July 13th 2009