New Mega Pro Honda. Spesifikasi dan Harga Honda New MegaPro

No Comments »

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengeluarkan kembali produk baru nya ke pasaran yang di beri nama New MegaPro. Honda New MegaPro dalam produk baru Honda kali ini memiliki beberapa teknologi baru dan yang paling penting yaitu harganya yang cukup terjangkau.

Spesifikasi Honda New MegaPro:

Honda New MegaPro mengusung konsep motor bergaya street fighter dengan perubahan yang cukup signifikan dibanding MegaPro generasi sebelumnya.

Perubahan tersebut sudah terlihat dari bentuk desain lampu depan yang berkiblat pada motor gede (moge) yang dilengkapi sowl, clear lens, multireflector and visor.

Kemudian Honda juga menerapkan panel meter yang berbeda dibanding Mega Pro sebelumnya. Di bagian ini, konsep digital dan analog coba dikombinasikan. Hasilnya tachometer menggunakan analog, sementara speedometer menggunakan teknologi digital.

Honda New MegaProHonda New MegaPro

Bentuk tanki bensin juga dibuat baru bergaya hi-mount agar terlihat lebih berotot. Apalagi jika menengok sedikit kebagaian bawahnya, maka ada desain semi fairing yang membuat Mega Pro lebih sporty mirip moge.

Untuk kaki-kaki Honda pertama kalinya menerapkan suspensi monoshock pada motor sport kelas mid-end nya. Suspensi ini juga dilengkapi sistem dua pegas, atas dan bawah, yang bagian pegas bawah bisa di atur tingkat kelembutannya.

Bagian dapur pacu juga dirombak total oleh Honda. Pabrikan berlambang sayap ini menjejalkan mesin 150 cc 4-tak SOHC 5-speed dengan teknologi XRP (X-tra Responsive Performance Engine). Berbekal jeroan baru tersebut New Mega Pro sanggup menghasilkan tenaga sebesar 10,1 kW pada 8.500 rpm dengan torsi 12,8 Nm di 6.500 rpm.

Kisaran Harga Honda New MegaPro:

Ada dua varian dari New Mega Pro yang ditawarkan AHM sebagai produsen motor Honda di Indonesia. Yakni tipe pelek jari-jari (spoke wheel/SW) dengan banderol Rp18,3 juta, dan pelek racing (casting Wheel/CW) dengan harga Rp19,5 juta yang semuanya on the road Jakarta.

MOTOR, OTO NEWS August 10th 2010

Ini Dia Kendaraan Berbahan Bakar Kotoran Manusia

No Comments »

VW Battle. (foto: World Car Fans)
INGGRIS- Gas kotoran sapi jadi bahan  bakar rumah tangga sudah biasa. Lalu bagaimana jika gas kotoran manusia bisa jadi bahan bakar kendaraan?

Ini nyata, Mobil VW Battle Cabrio dapat mencapai kecepatan hingga 114 mph (183 Km) dengan bahan bakar manusia.

Bahkan, dengan menggunakan gas metana, emisi kendaraan berbahan bakar kotoran manusia ini lebih bersih dari kendaraan yang menggunakan bahan bakar BBM.

“Mobil ini dinamai Bio-Bug, dengan kapasitas mesin 2.000 cc. Namun performanya tidak kalah dengan bahan bakar konvensional,” ungkap Mohammed Saddiq Head up GENeco, sebuah perusahaan di Bristol, Inggris, yang mengkhususkan diri dalam sampah organic, dikutip okezone dari World Car Fans, Senin (9/8/2010)

“Sebelumnya gas tersebut belum cukup bersih untuk digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor tanpa mempengaruhi kinerja mesin,” katanya.

“Namun, Melalui penggunaan teknologi terbaru Bio-Bug kita dapat mengemudi seperti mobil konvensional  apa lagi menggunakan bahan bakar yang tergantikan,” tambahnya.

Meski begitu, bukan berarti mobil ini tidak sama sekali tak menggunakan bensin. Untuk start awal, bensin tanpa timbale tetapp saja digunakan. Namun, setelah berjalan, secara otomatis kendaraan ini menggunakan gas metana halus.

“Jika Anda mengemudikan mobil ini Anda tidak akan tahu kalau mobil ini menggunakan biogas karena sama saja seperti menggunakan mobil konvensional,” terangnya.

Bio-Bug perjalanan 5,3 mil per meter kubik biogas. Perusahaan ini mengatakan satu fasilitas yang bisa memberikan untuk 95.400.000 mil transportasi mobil per tahun, mengurangi emisi CO2 oleh 19.000 ton.

MOBIL August 10th 2010

Pilih New MegaPro atau V-ixion?

2 Comments »

(Foto: Prasetyo/okezone)
JAKARTA- Demi menguasai pasar motor jenis sport, PT Astra Honda Motor (AHM) menggelontorkan New MegaPro. Tak dipungkiri kehadiran MegaPro anyar ini guna menandingi Yamaha V-ixion. Dengan sejumlah perubahan yang cukup signifikan, manakah kini yang lebih baik, MegaPro atau V-ixion?

Dari segi tampilan, New MegaPro hadir makin sporty dengan perombakan di sektor lampu depan, tanki, hingga ke buritan dan model panel meter. Bentuknya benar-benar berubah dibanding MegaPro sebelumnya.

Sementara V-ixion facelift yang hadir awal 2010 hanya mengalami perubahan pada bagian headlamp. Bentuknya yang dulu bulat kini berubah jadi asimetris. Perubahan juga ada pada kelir deltabox, bila dahulu silver, maka berganti hitam. Pun demikian dengan stripingnya yang kini makin sporty.

Urusan kaki-kaki, New MegaPro menggunakan ban ukuran 80/100-17 tubeless, dan 100/80-17 tubeless di belakang. Untuk New MegaPro tipe pelek racing (Casting Wheel/CW) kini sudah menggunakan rem cakram di depan dan belakang. Ini yang tidak ada pada Yamaha V-ixion. Motor sport Yamaha itu hanya dibekali ban berukuran 2,75-17 di depan, dan 90/90-17 di belakang dengan sistem rem depan cakram sementara di belakang tromol.

Untuk mesinnya, Honda mempercayakan jeroan berkapasitas 149,2 cc SOHC karborator yang dapat mengembangkan tenaga sebesar 10,1 kW pada 8.500 rpm dengan torsi puncak 12,8 Nm di 6.500 rpm. Sedangkan Yamaha selangkah lebih unggul dengan membenamkan sistem injeksi pada mesin 149,8 cc SOHC milik V-ixion. Akibatnya tenaga V-ixion lebih unggul, yakni 14,88 PS pada 8.500 rpm dengan torsi 13,1 Nm di 7.500 rpm.

Menanggapi masih betahnya Honda dengan mesin karburator pada New MegaPro, Senior General Manager of Sales Division AHM, Sigit Kumala menjelaskan, jika menggunakan sistem injeksi, maka dikhawatirkan harga motor sport berlambang sayap ini akan menjulang tinggi. “Nanti malah jadi terlalu mahal,” ucapnya ketika ditemui di sela peluncuran New MegaPro di Sentul City, Jawa Barat, Senin (9/8/2010).

Sementara itu Marketing Director AHM, Julius Aslan menambahkan, jika menggunakan sistem injeksi, maka harga motor akan terdongkrak Rp800 ribu hingga Rp1 juta. “Tapi buka berarti tidak injeksi tidak bagus,” sebut dia.

Mengingat, katanya, New MegaPro sudah menggunakan mesin baru dengan teknologi XRP (X-Tra Responsive Performance) yang membuatnya tetap responsif tapi irit bahan bakar.

Senior Manager Tech Service Division AHM Handy Hariko pun mengamininya. Piston berbahan dasar ringan serta bertekstur yang menyebabkan bagian ini bisa lebih banyak dilumasi sehingga membantu saat terjadi gesekan, roller rocker arm dan crankshaft bearing, serta ada pula crankcase emmision control system yang membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Tak lupa ada pula throttle position sensor dengan CDI yang dilengkapi 12 ignition mapping yang dapat diatur secara elektronik agar respon mesin terhadap putaran throttle lebih tepat.

“CDI 12 Mapping ini juga berfungsi mengatur asupan bahan bakar sesuai karakteristik pengemudinya ketika motor dijalankan, jadi pembakaran bisa lebih sempurna dan konsumsi bahan bakar lebih efisien,” tambah Handy.

Sigit pun mengungkapkan, antara New MegaPro dan V-ixion tentu punya karakteristik konsumen yang bereba. “Jadi saya pikir beda sasaran konsumen meski menempati kelas yang sama di mid sport,” paparnya.

Dilihat dari banderol, MegaPro cenderung lebih murah dengan Rp19,5 juta, sementara V-ixion Rp20,95 juta. Untuk yang ingin lebih ekonomis, Honda juga menawarkan MegaPro berdesain pelek jari-jari dengan harga Rp18,3 juta on the road Jakarta.

So, mau pilih New MegaPro atau V-ixion, semua tentu terserah selera bikers.

MOTOR, OTO NEWS August 10th 2010