Share |

Tips Perawatan Helm Agar Tidak Bau

Add comments

Biasanya pengendara sepeda motor malas untuk menjemur helm yang digunakan. Setelah melakukan perjalanan, helm diletakkan begitu saja. Helm yang basah karena keringat, atau pengap karena kurang terkena cahaya, akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Setelah timbul bau, barulah para pemilik helm akan merasa kebingungan untuk membersihkannya.

Berikut tips untuk mencegah helm tidak bau :

1. Bukalah kaca penutup helm, khususnya jenis full face, saat helm tak digunakan. Bila dibiarkan tertutup, udara pengap dan bau bekas keringat akan terus terperangkap di dalam helm. Bau menyengat juga akan timbul bila tak tersentuh sinar matahari dalam waktu lama. Hawa panas dalam helm akan mengendap pada lapisan busa dan inilah yang menyebabkan bau tak sedap.

2. Biasakan menjemur helm setelah penggunaan pada perjalanan jarak jauh. Atau perawatan setidaknya dilakukan sepekan sekali. Letakan helm dalam posisi terbalik dengan kaca dan seluruh bagian ventilasi terbuka. Ruang terbuka bagian bawah helm mempercepat penguapan butiran keringat dalam helm. Dan sinar ultra violet matahari mampu menetralisasi bau keringat itu.

3. Saat menyimpan helm, perhatikan fungsi ventilasi agar tetap terbuka sehingga udara bersirkulasi dengan baik. Salah satu cara termudah, buka kaca dan seluruh lubang ventilasi. Bau sisa keringat akan bersirkulasi dan memiliki jalan keluar untuk menguap.

4. Jangan lupa menaruh wewangian seperti misalnya kapur barus, ketika helm tak digunakan. Namun, hati-hati memilih jenis pengharum untuk itu. Jika menggunakan minyak wangi, maka pilih yang mengandung kadar alkohol rendah. Bila terpaksa memakai pewangi beralkohol tinggi, usahakan saat menggunakannya dalam jumlah sedikit. Karena busa helm cepat kering dan kisut bila sering terkena alkohol.

5. Hati – hati pula dalam memilih pewangi helm. Karena jika salah pilih cairannya, bisa membuat kulit dikepala meradang dan iritasi. Pewangi helm bukan mengusir bau, tetapi menutup aroma asam dengan biang parfum. Awalnya memang harum. Namun, saat alkohol menguap, helm yang sudah bau bakal tambah bau. Sebelum menggunakan pewangi, terlebih dahulu bagian dalam dibersihkan. Cara paling gampang, dicuci pakai detergen. Bisa juga dengan dry cleaning atau disemprot pakai cairan busa pembersih helm berisi detergen, senyawa, dan onionik. Setelah sumber bau lenyap, baru dikasih pewangi. Lebih bagus lagi jika cairan pewangi dilengkapi antibakteri.

6. Poles bagian luar helm dengan pasta pengkilap secara merata. Fungsinya selain untuk menjaga ketahanan warna helm, debu juga tidak mudah menempel.

7. Selesai dipoles dan diharumkan, simpan helm di tempat bebas debu dan tidak mudah terkena matahari secara langsung. Namun jangan juga menaruh helm pada lingkungan lembab. Supaya wewanggian tak terlalu menyengat, kala menyimpan helm buka seluruh ventilasi dan kaca helmnya.



Uncategorized November 15th 2010

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.