Detail Perbedaan All-New Jupiter MX dengan Versi Lama

No Comments »

Hari ini Yamaha resmi meluncurkan All-New Jupiter MX. Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, terjadi perubahan total atau menyuluruh terhadap bebek  strata tertinggi Yamaha ini.

Depan
Pada bagian depan, model kap atau tudung, lampu utama, dan sein berbeda. Tudung depan kini lebih runcing atau tajam dan lebih dekat dengan sepatbor roda depan di bandingkan dengan versi yang dipasarkan sekarang ini.

Panel instrumen total baru. Kalau versi lama menggunakan model pentagon atau segi lima, kini bulat. Dihiasi dengan warna silver di sekelilingnya. Juga ada aksentuasi silver di bagian atas dari panel instrumen. Semua bagian dari setang total berubah. Bahkan, sudut lekukan setang kini lebih ke dalam sehingga lebih ergonomis. Hasil lebih nyaman untuk jarak jauh.

Masih di depan, penghubung antara setang dan bodi belakang desainnya juga berubah, termasuk tempat kunci kontak, kini menggunakan model baru yang dilengkapi dengan pengaman.

Cukup menarik, bagian depan menggunakan warna kombinasi. Jika bagian pinggir menggunakan warna sesuai bodi, maka di tengah hitam. Kini ada kisi-kisi untuk memudahkan mesin mendapatkan pasukan udara. Bagian di bawah juga dibuat berbentuk seperti segitiga dengan warna hitam.

Bodi bagian samping yang membungkus mesin bagian depan juga berbeda. Kini bagian bawah dari bodi dilengkapi dengan sirip atau biri yang mengarahkan udara ke mesin dan bagian luar bodi (ke kaki pengendara).

Belakang
Hal yang baru lagi adalah roda belakang kini dilengkapi dengan sepatbor kecil di atas roda, sedangkan ukuran bodi belakang kini dibuat lebih gemuk dan besar. Hasilnya, memberi kesan kekar. Desain lampu belakang juga baru. Hanya desain pelek yang tidak berubah, tetapi ukuran lebih besar.

Knalpot juga mengalami perubahan. Hal yang baru, kini roda belakang dilengkapi dengan rem cakram berventilasi,  dioperasikan secara hidraulik. Semua itu menambah penampilann Jupiter MX makin sporti.

Mesin
Karena total berubah—tetapi kapasitas, diameter, dan langkah tetap dipertahankan
maka tutup samping mesin, baik di kanan maupun di kiri, juga berubah kendati tetap mengguakan konsep desain Yamaha.

Bagian dalam mesin  juga  ada yang berubah. Teknologi sama dengan mesin V-ixion, menggunakan piston cor  (forged) dan diasil silinder. Hasilnya, piston lebih ringan dan lebih tahan terhadap suhu tinggi, mengurangi piston tergores dan macet. Karena kapasitasnya  relatif kecil, 135 cc, mesin  tidak dilengkapi dengan pengimbang (balancer) seperti V-ixion.

Hanya untuk memasok bensin, Yamaha masih tetap  mempertahankan penggunaan karburator. “Tujuannya, selain  harga terjangkau, juga lebih gampang diservis di berbagai daerah. Karena teknologi  ini sudah sangat  dikenal di Tanah Air,” jelas Indra Dwi Sunda, Manajer Promosi Yamaha Indonesia.

Uncategorized December 2nd 2010

Merasakan Sensasi All-New Jupiter MX di Sirkuit Balap

No Comments »

Setelah sempat menjajal sedikit Yamaha Jupiter MX baru di ruang terbatas awal pekan ini, KOMPAS.com diajak lagi untuk merasakan sensasinya di trek balap Sentul, Jawa Barat, Kamis (25/11). PT Yamaha Motor Kencana Indonesia juga mengajak puluhan jurnalis untuk mengetahui kemampuan lebih jauh sepeda motor bebek ini.

Sebelum “ngegas” perlengkapan keamanan digunakan, mulai dari helm, pelindung lengan-kaki, dan sarung tangan.

Akselerasi
Masuk gigi pertama, tenaga MX baru terasa responsif ketika grip gas ditarik dengan cepat. Hanya dalam beberapa detik, speedometer sudah menunjuk angka 20 km/jam, suara mesin meraung menandakan putaran sudah mencapai top-nya. Pindah ke gigi 2, mencapai 60 km/jam, gigi 3 (80 km/jam) dan gigi 4 (100 km/jam).

Dengan bobot tubuh 110 kg, top speed yang bisa dicapai hanya 100 km/jam. Tapi, ada rekan lain yang mengaku mampu menembus 130 km/jam saat melaju di trek lurus. Semuanya berdasarkan speedomter pada sepeda motor.

YMKI mengatakan, MX baru ini dikembangkan berdasarkan hasil survei konsumen. Karena itu, akselerasi lebih diutamakan ketimbang kecepatan tinggi. “Dari survei 10 konsumen, hanya 2 orang yang menginginkan kecepatan top lebih tinggi. Mayoritas lebih mementingkan akselerasi,” ujar Muhammad Abidin, Manager Technical Support Service Division, YMKI.

Saat di gigi 3, terasa seperti ada “limiter” yang mencegah MX ini menembus 80 km/jam. Gigi harus dipindahkan ke gigi posisi lebih tinggi agar laju motor turun. “Yamaha tetap mengutamakan keselamatan. Kalau mau kemampuan lebih, bisa dimodifikasi tapi tak kami rekomendasi,” jelas Abidin.

Pengendalian
Unggulan MX baru yang belum dimiliki kompetitor adalah pelek 2.50/17 dan ban 100/17/70 (paling lebar di kelasnya). Hasilnya, kemampuan bermanuver di berbagai tikungan Sentul, termasuk “S” kecil, dilahap pada 70 km/jam.

Saat menikung, pengendalian mantap! Sepeda motor tetap stabil dan tak perlu khawatir tatakan kaki (footstep) menyentuh aspal. Suspensi depan terasa terlalu empuk. Kondisi ini sedikit mengganggu pengendara dengan bobot lebih berat: Yamaha lebih memilih setelan yang menghasilkan kenyamanan.

Setang kemudi yang lebih menekuk ke dalam, 19 derajat, (MX lama 16 derajat), membuat sepeda motor ini lebih nyaman diajak meliuk-liuk di antara kerucut (cone) yang berjarak 1 meter.

Harga
Untuk harga, Yamaha belum memberikan kepastian. Pasalnya, peluncuran resmi  All New Jupiter MX dilakukan akhir  mingu ini.

“Ini yang belum bisa dibicarakan. Kami masih menghitung. Kesulitan meluncurkan produk di akhir tahun harus mempertimbangkan kemungkinan naiknya pajak di awal tahun. Kami masih mempertimbangkan, apakah akan menetapkan harga tertinggi sehingga tahun depan tak perlu ada kenaikan atau sebaliknya,” papar Paulus Sugih Firmanto, General Manager Promotion and Motorsport, YMKI.

Di Jakarta, varian tertinggi Jupiter MX lama dibanderol Rp 15,425 juta. Paulus mengatakan, “Perubahan sangat banyak. Jadi, kemungkinan, harganya lebih tinggi. Tapi, tetap ditekan semaksimal mungkin.” Bisa jadi, harga psikologisnya, sekitar Rp 16 juta?

MOTOR, OTO NEWS December 2nd 2010

Hanya Rp 120 Juta, Akankah Honda Brio Diboyong ke Indonesia?

No Comments »

Kemunculan mobil termurah Honda, Brio, di Thailand International Motor Expo (TIME), Selasa (30/11/2010), memunculkan spekulasi bahwa cepat atau lambat model ini bakal masuk ke Indonesia. Pasalnya, Indonesia adalah negara dengan potensi pasar terbesar di kawasan ASEAN untuk saat ini.

PT Honda Prospect Motor (HPM), ATPM mobil Honda di Indonesia, ketika dikonfirmasi, mengaku masih melakukan studi. Padahal di Thailand, Honda mengumumkan rencana untuk mulai menjualnya pada Maret tahun depan dengan harga 400.000 bath atau Rp 119,5 juta. Dari dimensi dan harga, model terbaru Honda ini punya peluang di Indonesia.

“Mudah-mudahan (cocok). Konsep Brio habis-habisan mengejar konsumsi bahan bakar irit dan emisi yang bersih. Saat ini masih studi. Indonesia belum disebut sebagai target pasar,” ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual HPM Jonfis Fandy ketika ditanya rencana pemasaran Brio di Indonesia. Sebelumnya, HPM pernah menyatakan membidik proyek mobil hijau jika peraturan sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Brio lebih hemat dari Jazz dan ramah lingkungan. Harganya juga lebih murah,” ucap Jonfis. Ketika ditanya mengenai jadwal pemasaran Brio, Jonfis belum bisa mengemukakannya. “Belum ada rencana memasarkannya di Indonesia dalam waktu dekat,” tutup Jonfis.

Konsep 4M
Brio yang sebelumnya disebut “New Small Honda” ini mengusung konsep Manusia maksimum, mesin minimum” (4M). Konsep pendekatan Honda pada mobil kecil ini adalah memaksimalkan ruang untuk orang dan meminimalkan ruang untuk komponen mekanis. Brio dikembangkan sebagai kendaraan komuter urban dengan panjang 3,610 mm, lebar 1,680 mm, dan tinggi 1.475 mm.

Sementara itu, Honda Motor Co Ltd dalam rilisnya mengatakan, untuk model produksi massal (yang dipamerkan masih dianggap prototipe), Brio akan menjadi mobil paling murah (entry-level). Segmen ini permintaannya cukup tinggi di negara-negera ekonomi berkembang, seperti Thailand dan India.

Tanpa menyebut spesifik Indonesia (kendati juga pernah dipamerkan di sini), Honda hanya menjelaskan, versi ini dikembangkan di Thailand dan India sesuai dengan kebutuhan konsumen di negara tersebut. Selain itu, Brio dikembangkan dengan memanfaatkan sumber-sumber bisnis sepeda motor dan pemasok komponen dan bahan baku, seperti lembaran baja di negara setempat.

Kalau di Thailand dan India, Honda mobil dan sepeda motor berada dalam satu kelompok bisnis, maka di Indonesia—meski pasarnya besarterpisah. Bisnis sepeda motor justru berada dalam kelompok Astra dan menjadi saingan Honda dalam bisnis mobil.

Untuk Thailand, Honda mengklaim bahwa konsumsi bahan bakarnya 20 km/liter dan sudah memenuhi standar eco-car di negara tersebut. Adapun Brio untuk Indiadiperkenalkan pada 2011dibuat sesuai dengan kebutuhan pemakai lokal. Untuk menyeimbangkan antara performa dan harga (bisa lebih murah lagi), Honda akan lebih banyak menggunakan komponen lokal India.

“Honda ingin mengembangkan mobilitas yang lebih maju di Thailand, India, dan negara Asia lainnya (Indonesia tidak disebutkan secara khusus) dengan memperkenalkan kendaraan kecil dan efisien. Hal ini didasarkan pada pengalaman Honda sendiri dari bisnis sepeda motor di Asia,” kata Takanobu Ito, Presiden dan CEO Honda Motor dalam rilisnya.

MOBIL, OTO NEWS December 2nd 2010

BamBoo, Fantasi Nostalgia dengan Briggite Bardot

No Comments »

Kendati Salon Automobile de Genève 2011, diselenggarakan awal Maret  (3-13 ) tahun depan, rumah desain Swiss yang suka menciptakan mobil “funky”,  Rinspeed,  kembali menghadirkan konsep yang unik. Kali ini namanya, pasti akrab dengan telingga kita kendati ditulis dengan cara berbeda, yaitu “BamBoo”. Sebenarnya ini bukan pertama kali, sebuah mobil konsep diberi nama Bamboo. Pada awal 1990-an, Bertone dari Italia juga pernah memberi nama mobil konsepnya dengan “Bamboo”.

Untuk nama “BamBoo” kali ini, pendiri dan pemilik Rinspeed, Frank M. Renderknecht  asal Swiss – mengaku sebagai visioner mobil - konsep terbaru ini membawanya  kembali ke “Akar Mobil yang Asli”. Karena itu, bagi Rinspeed, sebuah nama sering punya arti lebih dalam. “Begitu juga dengan kreasi terbaru  ini. BamBoo,” jelas Rinspeed. BamBoo adalah “bayi” terbaru yang dilahir dari mobil golf.

Noment est omen. Ya, nama adalah tanda, menjelaskan segalanya,”  lanjut Rinspeed.  “BamBoo menjelaskan mobil konsep ini komponennya  dibuat dari bambu. Namun  bukan bambu yang diimpor dari Indonesia, China atau Jepang. Pastinya, interior dibuat dari serat bambu.

Nostalgia -1970-an
“BamBoo”,  mobil  konsep untuk  empat penumpang. Atap dari kanvas yang bisa dibuka. Alasan Rinspeed memilih model seperti ini, merupakan fantasi nostalgia. Dibayangkan, mobil  ini digunakan saat musim panas di pantai pada era 1970-an.

Tepatnya lagi, BamBoo digunakan bersantai di pantai St Tropez, di selatan Perancis. Dengan mobil ini, sang kreator, Frank M. Renderknecht – lahir 24 Nomvember 1955  – bisa mengajak berkencan si seksi  waktu itu, Briggite Bardot. Bisa juga bersama  playboy Gunter Sachs  ke pantai Tahiti membawa cewek-cewek seksi.

Karena itu, Rinderknecht membuat desain retro sederhana. Kreasi yang dinilai baru pada  mobil ini adalah,  motor listrik. Ya, mobil listrik. dengan begitu, untuk   menjalankannya cukup dengan menekan tombol . “Tak ada kerumitan,” tegas Frank.

MOBIL, OTO NEWS December 2nd 2010

Perang CBR 250R Vs Ninja 250R Dimenangkan Honda

No Comments »

JAKARTA- Kemunculan Honda CBR 250R di gelaran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010, tak ayal yangsung menggelitik para pecinta motor sport 250 cc yang selama ini hanya dihadirkan Kawasaki Ninja 250R.
Beberapa pendapat pro dan kontra pun menghiasi kehadiran motor sport terbaru Honda itu. Ada yang suka tapi ada pula yang mencaci.

Karena itulah sepanjang 1-30 November 2010, okezone mengadakan poling kepada pembaca mengenai sejauh mana respon mereka terhadap kehadiran CBR 250R tersebut.

Para pecinta motor sport diminta untuk memilih, maka yang menurut mereka lebih baik di kelas motor sport 250 cc. CBR 150R atau Ninja 250R?

Hasilnya, dari polling selama lebih kurang sebulan penuh, 361 dari 635 pembaca autos.okezone.com memilih CBR 250R. Sementara 233 pembaca lainnya masih mencintai Ninja 250R. 41 pembaca lain tidak memilih dua motor sport tersebut.

CBR250R menggunakan mesin 249 cc liquid cooled 4-tak DOHC single cylinder berkode CS250RE dengan kompresi rasio 10,7:1. Ini berbeda dengan Ninja yang punya jeroan 248 cc 4-tak 2 cylinder liquid cooled yang memiliki kompresi rasio 11,6:1.

Namun jangan lantas remehkan CBR, karena Honda telah menjejalkan Program Fuel Injection System (PGM-FI). Sementara Kawasaki masih percaya dengan kaburator lansiran Keihin CVK30.

Untuk menopang dimensi motor dengan panjang 2.035 mm, lebar 0.720 mm, dan 1.125 mm, Honda menggunakan ban berukuran 110/70-17M/C di depan dan 140/70-17M/C dibagian belakang.

Sedangkan Kawasaki memiliki si karet bundar berukuran 100/70 50S dan 130/70 64S jenis Tubeless yang bersanding dengan pelek racing ukuran 17 inci.

Urusan variasi warna Honda menawarkan Candy Ruby Red, Sword Silver Metalic, dan Asteroid Black Metalic. Kawasaki punya lebih banyak pilihan dengan Candy Plasma Blue, Ebony, Passion Red, dan Lime Green.

MOTOR December 2nd 2010

Yamaha R6 & R1 Edisi Khusus Persembahan Ohlins

3 Comments »

Foto: Autoevolution
LONDON- Proyek kerjasama antara Yamaha dengan Ohlins membuahkan hasil 13S dan 14B. Keduanya merupakan YZF-R6 dan YZF-R1 edisi khusus.

Untuk R1/14B edisi khusus ini menggunakan suspensi belakang Ohlins TTX 336 yang dikawinkan dengan Ohlins Road dan Track forks. Sepasang Akrapovic Carbon dipercaya sebagai saluran pembuangan dari R1 ini.

Yamaha R6/13S juga mengalami ubahan yang sama. Hanya saja ditambahkan Ohlins NIX 30 mm cartridge guna meningkatkan kinerja garpu bawaan pabrik.

“Ohlins dan Yamaha memiliki sejarah kerja sama dan menampilkan kinerja yang lebih baik lagi dari motor sport kami,” tutur Marketing Co-ordinator Powersport, Parts & Accessories Yamaha Inggris, karl Radley, seperti dikutip dari Autoevolution, Rabu (1/12/2010).

Sementara itu Business Development Manager, Ohlins Racing Inggris Chris Witter, mengaku senang melanjutkan kerja sama dengan Yamaha.

“Ohlins bangga memiliki hubungan dengan semua produsen sepeda motor besar yang bermain di WSB dan MotoGP,” ujar Witter.

Dia juga menambahkan sinergi yang kuat antara Yamah dan Ohlins merupakan sebuah karya modifikasi terbaik untuk pasar.

MOTOR December 2nd 2010

Yamaha R1 Terbaru Siap Asapi Kompetitornya

No Comments »

Foto: Yamaha
TOKYO- Terinspirasi dari motor sport Yamaha M1 yang turun dalam ajang MotoGP, pabrikan Jepang tersebut merilis generasi terbaru Yamaha R1.

Yamaha mengklaim R1 model 2011 ini di desain sebagai “Ultimate Cornering Master” dari kelas motor super sport. Artinya bisa dibilang Yamaha R1 teranyar motor super sport yang mampu mengasapi lawan-lawannya.

Untuk modal menyalip kompetitornya, R1 terbaru dilengkapi mesin 998 cc DOHC 4 valve yang mampu memproduksi tenaga hingga 182 hp pada putaran 12.500 rpm dengan torsi puncak mencapai 115,5 Nm di 10.000 rpm. Urusan konsumsi bahan bakar R1 diklaim hanya meminum 5,88 liter BBM untuk jarak tempuh 100 km.

Motor sport terbaru Yamaha ini juga telah dilengkapi teknologi transmisi kompak close-ratio 6-speed dengan multi plate clutch. Saluran gas buang dialirkan lewat dual muffler titanium exhaust system berkombinasi 4-2-1-2.

Untuk rangkanya frame deltabox V alumunium telah dirancang guna menawarkan keseimbangan rigiditas yang optimal untuk memaksimalkan penanganan handling mengemudi. Rangka berbahan yang ringan namun kuat itu dipadukan dengan sasis bersudut kemiringan 56 derajat.

Kaki-kaki dipilih suspensi 43mm inverted telescopic fork with adjustable preload, compression damping, rebound damping di depan, dan single shock with piggyback reservoir, adjustable for hi-lo speed compression damping, rebound damping, spring preload.

Suspensi canggih ini mengikat ban berukuran 120/70 ZR17 di depan dan 190/55 ZR17 di bagian belakang. Gara roda tak berputar liar, dipilihlah cakram ganda 310 mm 6 piston di depan dan 220 mm di bagian belakang.

Untuk panel instrumen, Yamaha menempatkan informasi mengenai tachometer, tripmeter, jam, temperatur mesin, kapasitas bahan bakar di tangki, serta posisi gigi. Panel indikator ini bisa disesuaikan pencahayaannya sesuai kondisi lingkungan.

Catatan waktu yang pernah dibuat Yamaha menunjukkan, R1 model terbaru ini sanggup digeber hingga 280,9 km/jam.

MOTOR, OTO NEWS December 2nd 2010