Keren! Modifikasi Honda CR-Z Hybrid Garapan Mugen

No Comments »
  • mengirimkan tautan artikel  Roti Putih Bikin Gairah Seks Payah ke facebook

carscoop

Sebagai sedan yang tampilannya masuk kategori sport justru aura itu tidak mencuat kuat dari Honda CR-Z hybrid. Lantas, divisi rumah modifikasi Honda, yakni Mugen cabang Eropa, “memoles” bodinya seperti performa yang sudah ditunjukkan pada Honda Type-R.

Kini, Mugen Eropa dan Inggris sedang mengembangkan proyek prototipe CR-Z dan akan ditampilkan pada festival Goodwood di Inggris, Juli mendatang. “Ini akan menjadi salah satu hybrid yang cepat,” ungkap Martin Moll, Kepala Pemasaran Honda Inggris. Dengan pengalaman Mugen menggarap mobil-mobil Honda menjadi lebih bertenaga dan bertorsi, “Kami berharap bisa terwujud juga pada CR-Z,” tegas Martin.

Untuk mendongkrak tenaga dan torsi pada prototipe Mugen CR-Z, jantung pacu 1,5 liter VTEC dibenahi, termasuk juga sistem IMA. Keuntungan lain, emisi CO2 jadi lebih rendah.

Selain bodi dan mesin, upgrade juga dilakukan pada rem dan suspensi,dan kap mesin yang diganti dengan bahan serat karbon, plus bodi kit dan paket aerodinamis berupa bemper depan dan belakang, sayap belakang dan diffuser.

MOBIL, MODIFIKASI March 31st 2011

Spesifikasi dan Harga Honda BRIO

No Comments »

Spesifikasi Fitur dan Harga Honda Brio 2011

Spesifikasi Fitur dan Harga Honda Brio 2011 – Setelah beberapa waktu lalu hadir dalam bentuk sebuah mobil konsep, kini Honda Thailand akhirnya telah meluncurkan mobil kompak Brio di kota Bangkok. Seperti apakah specs, harga dan fitur yang ditawarkan mobil brio ini?

Spesifikasi dan Fitur Lengkap Honda Brio

Menggunakan mesin i-VTEC 4 silinder berkapasitas 1.200 cc, Brio memiliki tenaga sebesar 90 hp pada putaran mesin setinggi 6.000 rpm dan torsi sebesar 110 nm pada 4800 rpm. Selain ramah lingkungan, mobil ini juga diklaim irit bahan bakar. Dari hasil tes yang telah dilakukan pihak Honda, Brio dapat meminum bahan bakar sebanya 1 liter untuk menempuh jarak 20 km.

Seperti dikutip dari burnyourfuel Sabtu (19/03/2011) Brio tersedia dalam dua versi, yakni tipe S dan V. Kedua tipe tersebut juga tersedai adalam transmisi manual 5 kecepatan, sedangkan khusus tipe V disediakan pilihan transmisi CVT otomatis.

Dengan dimensi panjang 3.610mm, lebar 1.680mm, dan tinggi 1.485mm serta wheelbase 2.345mm, Brio diklaim memiliki ruang kabin yang cukup lega dengan ruang bagasi yang luas. Namun tetap mudah untuk diajak parkir ditempat sempit.

Kisaran harga Honda Brio 2011

Brio S yang bertransmisi manual dibanderol 399.900 baht atau sekitar Rp 115,9 juta dan Brio bertransmisi otomatis dihargai 469.500 baht atau sekitar Rp 136 juta.

Adapun varian Brio V, dibanderol dengan harga 508.900 baht atau sekitar Rp 147,9 juta. Meski harganya murah, namun factor keamanan dan keselamatan tetap diperhatikan.

Terbukti Honda tetap menggunakan fitur pengereman Antilock Brake System (ABS), dual airbag, Electronic Brake Force Distribution (EBD), bahkan Electronic Power Steering (EPS).

Ada lima warna yang akan ditawarkan, Fresh Lime Metallic (new), Taffeta White, Cerulean Blue Metallic, Alabaster Silver Metallic dan Crystal Black Pearl. Kira-kira, warna Honda Brio 2011 mana yang Anda suka?

MOBIL, OTO NEWS March 30th 2011

Yamaha Siap Bikin Motor 250 cc di India

No Comments »
Gambar

Yamaha kini dalam posisi kejepit. Di tataran global pabrikan berlambang garpu tala ini terus mengalami kemunduran. Untuk bisa bangkit, Yamaha pun siap berinovasi dan membuat sebuah motor berkapasitas 250 cc.
Inovasi itu dilakukan sebagai upaya Yamaha meningkatkan angka produksi pabrik mereka salah satunya di India. Yamaha India yang ingin memperbesar kapasitas pabriknya di Greater Noida berambisi untuk membuat motor baru untuk membidik pasar-pasar negara berkembang seperti Afrika dan Amerika Selatan.

Pabrik Yamaha di India itu atas bantuan prinsipal mereka di Jepang telah sanggup membuat 600 ribu motor dalam setahun dan berambisi untuk segera meningkatkannya.

“Kami berada dalam kondisi yang sangat parah. Tapi kami bertujuan untuk impas pada tahun 2013 dengan meningkatkan kapasitas produksi kami. Kami berencana untuk meningkatkan kapasitas pabrik ini jadi satu juta,” ungkap CEO Yamaha India Hiroyuki Suzuki seperti dilansir motorbeam, Senin (28/3/2011).

“Dan pada tahun 2013, di pasar domestik kami ingin menjual 800.000 unit dan 200.000 untuk diekspor,” tambahnya.

“Pasar Afrika membutuhkan model dasar seperti Crux dan FZ dan kami akan ekspor YBR ke Amerika Selatan. Di Afrika, Anda melihat tiga jenis sepeda motor, moped (bebek), skuter dan street bike. Sepeda motor ini juga digunakan untuk tujuan komersial. Maksudku pengendara bisa memiliki dua boncengan sepeda motor duduk di belakangnya dan ia dapat mengambil bayaran dari mereka,” jelasnya.

“Jadi, kita harus mengubah spesifikasi dari sepeda, yang kami berencana untuk ekspor. Ke depan, kami akan membawa sepeda motor di kisaran 200-250cc,” pungkas Hiroyuki.

MOTOR, OTO NEWS March 29th 2011

BERITA FOTO: Sepeda Motor “Custom” Terbaik Inggris

No Comments »

Lomba modifikasi sepeda motor tak cuma marak di Indonesia. Di Inggris pun digelar London International Custom Bike Show 2011 yang baru berakhir pada Februari lalu di Alexandra Palace, London. Dalam acara ini dihadirkan berbagai sepeda motor gede (moge) hasil kreasi pemodifikasi negeri tersebut.

Terdapat lebih dari 100 moge dipajang dari beberapa rumah modifikasi ternama, seperti Zodiac, Custom Chrome, Nick Gale Custom Cycles, Alchemy, Harrison Billet, and Sickboyz Customs, dan Ave Satanas. Tampilannya tidak ekstrem dan masih memperlihatkan bentuk aslinya. Bahkan, ada yang beraliran cafe racer.

Siapa tahu, galeri foto ini bisa menjadi inspirasi bagi para brotherhood Indonesia.

MOTOR, Uncategorized March 28th 2011

Yamaha Mio Soul “Berdarah” Thailand

No Comments »

Yanuar Ramadhani dari Pontianak yang punya Yamaha Mio Soul 2010 ingin skutiknya dimodifikasi dengan mengaplikasi dari Thailand. Buat di Jakarta atau Jawa, katanya mungkin sudah bukan yang luar biasa, tapi untuk di kota Khatulistiwa jadi sesuatu yang aneh.

Dalam merombak Mio, Yanuar tak ingin memundurkan sumbu roda bergaya low rider. Sentuhan dilakukan pada kedua roda yang memakai pelek 17 dibalut ban kecil agar tidak bergesekan dengan boks filter.

Kelar roda, memilih variasi pendukung yang mengoptimalkan produk bolt-on. Prinsip boleh ramai asal harmonisasi tetap terjaga. Seperti disc brake belakang sengaja dipilih warna-warni. Begitu juga dengnan selang rem, bahkan pulley juga diberi aneka warna spesial karena cover CVT dipakai yang berlubang.

Tambah sip, bodi sudah dililit lampu LED. Sayang tidak dibuktikan di malam hari.

Menarik, Mio Soul ini pakai engine cut-off dari mobil ditempelkan di batang kemudi atau setang. Fungsinya bukan untuk memati-hidupkan mesin, kata Yanuar, tapi menghidupkan lampu LED. Trus, lengan ayun standar sudah diganti model custom.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized March 25th 2011

Wah, Jeep Perang Jadi “Hot Rod”

No Comments »

Umumnya jip oleh pemiliknya ditinggikan, selain tampilan lebih macho, juga untuk menaklukkan jalan non-aspal. Beda sama Randy yang punya Jeep “Willys” CJ-2A tahun 1945 justru dibikin pendek menjadi hot rod. “Inilah yang akan dilakukan penyuka jip offroad saat mereka juga suka hot rod,” kata Randy.

Apa yang sudah dibuat Randy dan timnya nyatanya tak pernah dibayangkan orang. Pasalnya, penyuka hot rod tidak akan memilih badan Willys untuk dimodifikasi. Sebaliknya, penyuka jip akan memasangkan suspensi jangkung supaya mobil itu jago saat melumpur.

Randy pun memenuhi dua syarat kendaraan hot rod sejati. Pertama, mobil itu punya bagian-bagian asli bawaan pabrik. Kedua, si pemodifikasi punya trik-trik supaya budget bisa dipangkas.

Sasis. Bagian ini dibangun secara custom dari potongan besi 2 inci x 3 inci dengan ketebalan dinding 0,120 inci. Lalu, beberapa bagian diambil dari Chevrolet Pick Up 1977. Ada knuckle, spindle, hub, dan rotor yang kemudian dipasangkan ke lengan ayun depan buatan sendiri. Sementara itu, as roda campuran dari besi tabung berdiameter 2 inci berketebalan 0,250 inci dan pelat baja 3/8 inci.

Bagaimana jip seceper ini bisa tetap jalan? Ada empat kantong udara yang yang berfungsi menaikkan sokbreker depan (Kayaba) dan belakang (Rancho), sehingga sasis berjarak 5-7 inci dari tanah tetap aman saat melibas medan bertanah. Kalau dimodifikasi cepar pada sedan, banyak menggunakan air suspensi untuk menaikkan bodi mobil. Randy yang pemilik Randy Ellis Design menggunakan kompresor udara buatan China (ia tak menyebut merk dan dikatakannya harganya ekonomis, tetapi hasilnya lumayan) untuk mengoperasikan kantung udara tersebut.

Bodi. Walau terlihat asli, bagian belakang (bak) jip itu sebenarnya dari serat kaca. Bangun ulang diperlukan supaya perangkat kompresor, as yang tertanam di tengah, dan perangkat lainnya bisa dimuat di situ. Namun, rangka kaca depan masih asli, hanya memang dipotong supaya menguatkan kesan ceper.

Total potongan bagian rangka kaca depan adalah 9 inci. Sebanyak 4 inci dari besi bagian bawah dan 5 inci dari atas kaca. Untuk mempertahankan kesan “Willys”, kaca masih bisa diliukkan ke atas.

Mesin. Luar boleh vintage, tetapi isi mesin tetap menunjang. Dalam pembangunan yang memakan waktu 5 minggu ini, Randy menyematkan mesin Chevy 350 V-8 dengan transmisi matik 3-percepatan. Di atas roda dengan velg 15 x 8 Pro Comp yang dibalut ban 31 x 10 50R15 General Grabber MT, jip CJ-2A milik Randy masih bisa “menggelinding” dengan kecepatan 110 km per jam lebih.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized March 24th 2011

Indahnya Scoopy Hanya Sentuhan Sederhana

No Comments »

Ternyata, Honda Scoopy bertampang retro, asyik juga dilihat, dimodifikasi dengan sebatas pemasangan komponen variasi atau bolt-on. Seperti dilakukan oleh pemodifiktor Johanes Hanafi, Johny Lipurnomo, dari Jakarta dan Rian Cahyadi dari Denpasar.

Fashion standar Ubahan yang dilakukan Johny dari Custom World terlihat harmonis dan eye catching. Ia merujuk pada aliran “Thai look” (TL) yang katanya akan jadi tren di 2011 karena memiliki banyak keunggulan.

Ciri khas dari TL, lingkar pelek lebih lebar dengan ban ramping. Di sini Johny memakai pelek Rizoma dibalut ban HUT F-1. Untuk bodi- karena sudah menarik – hanya main full sticker yang pemasangannya, kata Johny cukup menggunakan air sabun (jangan terlalu banyak sabuinnya. Paket pemasangan sticker Rp450 ribu.

Tambah klasik Lain lagi garapan Johanes yang memilih aliran klasik tiarap (low rider) yang mendapat order dari Surabaya, Jawa Timur. Jadi, kebalikan dari Johny, ia justru memakai pelek kecil 12 inci dengan lebar, depan 4 inci dan belakang 6 inci. Pergantian ini, otomatis ada bagian yang mesti diubah, seperti segitiga depan dibuat ulang menggunakan besi padat yang tebalnya 20 mm.

Sedang roda belakang, sumbu roda harus mundur cukup 15 mm karena pakai pelek lebar 6 inci. Supaya harmonis, tampilan knalpot dibikin lebih panjang, meniru model Harley-Davidson. Selesai kaki-kaki, barulah pasang variasi pemanis seperti rak yang acap dijumpai pada Vespa, termasuk juga bagian belakangnya.

Bogel Sama seperti Johanes, Rian dari rumah modifikasi Aboben, Denpasar, Bali juga bermain di pelek. Ukuran standar 14 inci ditukar dengan 12 inci. Selain jadi rendah, juga membulat karena pakai ban kecil yang secara personafikasi dengan orang ibarat bogel.

Agar bodi terlihat padat, dek dicat sama dengan pelek. Termasuk bidang-bidang lebar seperti sepatbor belakang dan behel dikelir putih. Terus beberapa variasi berkelir merah dipasang agar nyambung sama bodi, seperti handel rem dan juga lampu utama yang dicustom mereh menggunakan lampu proyektor dan disesuaikan dengan bodi (merah). Hanya, pengerjaannya perlu ketelitian supaya rapi.

MODIFIKASI, MOTOR March 23rd 2011

kuda Lumping Berteknologi Mobil

2 Comments »

Modifikasi sepeda motor di Purwokerto identik dengan aliran streetfighter, belakangan ini. Namun Siswo Winoto, juragan rumah modifikasi Win’s Paddock, coba menyodorkan karya baru yang disebutnya “Kuda Lumping dari Jawa” berteknologi canggih dengan bahan dasar Yamaha Jupiter MX 135LC buatan 2006.

Dalam mengubah tampilan bebek garputala ini, Wiwin – demikian sapaan akrab Winoto – memadukan duck fighter, teknologi dan kultur. boleh mengklaim apa saja, tapi ciri streetfighter masih terbawa sedikit dengan bagian belakang, terutama ujung jok dan sepetbor yang lancip. Termasuk juga desain lengan ayun yang panjang gaya Amerika.

Namun desain bodi, sangat kuat mencerminkan kuda lumping, apalagi congor yang doyan makan beling. Lampu depan diambil dari Yamaha Jupiter Z. Inilah racikan kombinasi teknologi dan kultur yang dimaksud sang modifikator.

Tak cuma itu. Switch kontak seperti mobil Eropa yang cukup dipencet untuk menyalakan mesin. Trus, bila melinrasi jalan gelap, lampu akan menyala secara otomatis karena sudah dilengkapi sensor cahaya.

Di sini, Wiwin juga memakai sensor start engine. Cukup dengan sekali tepuk tangan dari jarak satu meter, mesin akan menyala. Selain juga bisa dilakukan secara manual.

MODIFIKASI, MOTOR March 21st 2011

Mega Pro jadi Lebih Jantan

No Comments »

Mengubah Honda Mega Pro yang bergenre sport menjadi model perpaduan trail dan supermoto bukan pekerjaan sulit bagi pemodifikasi. Apalagi buat Agung Nugroho, punggawa One Brutalle Modification dari Banjarnegara, ketika mengubah Honda dengan mengacu pada Ducati Hypermotard.

Di sini, wawan, sapaan karib Agung, coba menonjolkan guratan bodi motor asal Negeri Pizza yang memiliki nilai artistik itu. Tangki bahan bakar pun dicomot dari Honda Revo. Selain bentuknya yang pas, tangki itu juga memiliki dudukan baut sayap dan bisa langsung difungsikan.

Berarti, niat Wawan memasang sayap baru di tangki tidak menemui kesulitan. Sekalian lampu sein juga menempel pada shroud meski di Hypermotard aslinya tidak ada.

Karena Mustangin, sang pemilik motor, yang pengusaha sapi asal Wonosobo ini suka turing, shockbreaker depan dipakai variasi upside down. Meski buatan lokal, dalamnya diganti dan diolah jadi necis. Komponen lokal lainnya tampak digunakan pada lengan ayun (swing arm).

Paling susah, kenang Wawan, saat pemasangan shockbreaker belakang. Sempat dicoba dengan sudut tegak, tetapi kompresinya enggak enak walau secara tampilan bagus. Akhirnya, sudut ditambah lebih miring 15 derajat serta diakali dengan sistem uni track.

“Dipastikan lebih enak,” ujar Wawan meyakinkan

MODIFIKASI, MOTOR March 18th 2011

Nih, Yamaha Scorpio Hybrid

No Comments »

Di Jakarta kini ada Yamaha Scorpio hybrid, kepunyaan Reindra. Tapi, bukan hybrid beneran, hanya hasil modifikasi yang diconteknya dari konsep IZH Hybrid coretan Igor Khan dari Rusia. Ia minta kepada rumah modifikasi G2C agar Scorpionya dibuatkan seperti motor konsep tersebut.

Wardoyo, bos G2C menyangupinya lantaran ia sendiri sudah lama punya konsep desain seperti itu, tapi belum ada pelanggan yang mau dirombak seperti itu. Meski diakuinya pengerjaannya tidak gampang baru dilihat dalam coretan. Untungnya, bahan-bahannya menggunakan pelat.

Awal garapan dari tangki bensin dan cover bodi samping yang dibuat semirip mungkin menggunakan pelat 0,8 mm. “Jadi, enggak terlalu berat,” terang Wardoyo. Sebelum pelat dipotong dibuatkan dulu malnya dari karton.

Desain paling unik tampak pada suspensi depan lantaran Igor mengnambil ide dari motor IZH 1 produksi 1929. Jadi, untuk menyerupainya ditutup kondom pelat dan diselipkan lampu proyektor pada bagian kiri dan kanan.

Supaya bagian bawah mesin lebih berisi, dipasang engine guard dengan desain ciamik. Modelnya, hampir menutup bak mesin bawah. “Kalau dilihat sekilas, desainnya seperti menyatu dengan pemasangan dua knalpot,” papar Wardoyo.

Perbedaan lain dengan karya Igor, tampak pada suspensi belakang. Kalau Igor punya sok ganda, Wardoyo mengubahnya jadi tunggal, namun bodi belakang tetap sama. Ubahan lampu belakang, Scorpio ini mengandalkan punya Yamaha Jupiter Z.

Kelebihan lain, motor ini dilengkapi sistem navigasi dengan memasang monitor GPS Garmin tipe Nuvi yang menempel di setang. Spidometer standar diganti dengan punya Yamaha Byson.

MODIFIKASI, OTO NEWS March 17th 2011