Share |

Rumah Modifikasi Tauco Custom Ultah ke-17

Add comments

img

JakartaBila diibaratkan manusia, maka umur 17 tahun adalah umur yang penuh tantangan dan merupakan gerbang menuju kedewasaan. Begitu pula yang dirasakan oleh dengan rumah modifikasi Tauco Custom yang kini sudah berusia 17 tahun.

Kini, bengkel modif yang digawangi oleh modifikator eksentrik Topo Goedel Atmodjo tersebut merayakan momen ’sweet seventeen.’ “Tapi kita tidak mau rayakan dengan meriah, cukup berdoa agar jalan tetap lancar,” ujar punggawa modif asal tanah Jawa ini.

Topo lalu bercerita bahwa perjalanan rumah modifikasi yang dirintisnya ini seperti perjalanan hidup manusia. “Dari merangkak, berdiri, berlari, lalu jatuh dan belajar berdiri lagi. Seperti hidup,” katanya berfilosofi.

Lahir pada tahun 1994, Tauco Custom menurut Topo awalnya hanyalah sebuah bengkel modif kecil di Jalan Jeruk dekat Setu Babakan, Jakarta selatan. Topo disana hingga tahun 2000 sebelum akhirnya pindah ke daerah Jagakarsa di tahun 2000-2002.

Perjalanan terus dilanjutkan. Di tahun 2002, Tauco Custom yang berada di Gang Belimbing pindah lagi ke kawasan Jagakarsa sampai tahun 2004 sebelum akhirnya menempati bengkel yang saat ini mereka tempati.

Kini, rumah modifikasi yang gape menangani motor-motor modif bergaya nyeleneh itu menempati bengkel seluas 120 meter persegi di Jl. Kebagusan Raya No. 99, Jagakarsa, Jakarta.

“Saya ingat awalnya dulu saya kerja cuma bertiga, kini sudah bisa punya 10 karyawan,” kenangnya.

Perkembangan Tauco Custom pun terlihat mentereng, terutama di pertangahan 2000an. Nama Topo pun berkibar di kancah modifikasi dalam negeri setelah banyak piala kontes modifikasi dia rebut dan motor hasil tangan dinginnya meramaikan berbagai tabloid otomotif di Indonesia.

Di tahun 2009, Tauco Custom bahkan sudah bisa melebarkan sayap dengan mendirikan rumah modifikasi satelit bernama Kahanan Motor yang letaknya sekitar 1 km saja dari bengkel induk.

Pekerjaan modifikasi yang mereka lakukan pun kini makin sistematis. Di rumah modifikasi Tauco Custom dan Kahanan Motor setiap motor ditangani dengan sebuah tim yang terbagi dalam tiga grup yang bekerja dengan sistematis.

Ada grup yang khusus menangani pengelasan dan pembentukan bodi custom, lalu ada grup yang khusus mengecat dan finishing, serta ada pula grup yang khusus mengerjakan bagian mesin dan assembling.

Untuk masalah bahan, Topo pun memilih jalan yang tidak mudah, yakni menggunakan bahan pelat galvanis sebagai bahan bodi custom semua garapannya.

Dan kini, disaat dunia modifikasi kian bertambah marak dan beragam, Topo pun bersiap kembali melebarkan sayap dengan menciptakan sebuah brand bernama Kwangen untuk memasarkan semua part modifikasi yang dia ciptakan.

Part-part modifikasi yang menyandang label Kwangen ini menurut Topo meliputi banyak bagian mulai dari knalpot, engine cover, delta box, tangki, stang, shock, hingga swing arm dan lain sebagainya. “Pokoknya semua part modifikasi yang ada di motor mau kita buatkan untuk Kwangen,” lugasnya.

Untuk distribusinya, Kwangen menurut Topo sudah mulai dia sebar ke berbagai belahan Indonesia dari mulai seantaro pulau Jawan, Medan dan Padang di pulau Sumatera, Balikpapan di Kalimantan, Makasar di Sulawesi hingga ke Papua di ujung timur Indonesia.

“Dunia modifikasi Indonesia kian hari kian marak dan terus berkembang. Kita pun sebagai modifikator harus jeli melihat perkembangan itu terutama gaya dan tren modif yang terus berubah,” tuntas pria yang masih memiliki cita-cita untuk membuat sekolah modifikasi untuk melahirkan modifikator-modifikator masa depan ini.



MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized September 6th 2011

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.