Share |

Mazda 323 yang “Kesetanan”

Add comments

performancecar

Nick Reiri dari Masterton, Wairarapa, New Zealand, tidak melirik mobil baru sebagai kendaraan andalannya. Alih-alih, ia memilih Mazda 323 tanpa buntut (hatchback) yang di Indonesia juga pernah populer. Mobil produksi 1980 itu dilabur hijau terang dan diboboti mesin super-galak.

Dibantu ayahnya dan beberapa pebisnis lokal, Mazda ini dirombak dan disusun ulang dengan mencangkok sejumlah organ mobil lain, seperti mesin Mazda sport RX-7, transmisi Toyota Celica, suspensi Mazda station wagon, bahkan hingga limited slip differential dari pikap Toyota Hilux. Tentunya, semua dengan penyesuaian sehingga tak kurang, pengerjaan mobil memakan waktu dua tahun.

Apa yang dibuat Nick Reiri adalah mobil yang siap melesat di lintasan 402 meter alias dragrace car. Pengerjaannya melibatkan beberapa rumah modifikasi, seperti Lawton Rotorsport dan Palmerston North’s Speedworks.

Satu yang menarik dari mesinnya adalah dia memanfaatkan jantung pacu Mazda RX7 Rotary dengan dua injektor. Di samping itu, ada pemasangan perangkat turbo dengan set 16 psi yang menghasilkan 360 HP di roda belakang. Semua ini sudah diatur oleh sistem manajemen mesin dari MicroTech LT-10S.

Dengan kemampuan menembus catatan waktu 10,89 detik pada kecepatan 203 km per jam, mobil dengan ban 205/40R17 Federal bervelg Tenzo Spec R ini memiliki mesin yang tertata rapi. Ah, galak-galak ternyata necis juga.



MOBIL, MODIFIKASI September 9th 2011

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.