Share |

Citroen Tua “Blasteran” Perancis dan Amerika

Add comments

Saat memodifikasi model hot rod, biasanya pemodifikasi memanfaatkan bahan mobil-mobil di bawah era 1940-an, contohnya Ford T. Namun Jeff Meyer dari California justru memilih mobil Eropa, Citroen buatan 1966, karena terlanjur naksir dengan mobil Perancis ini. Kebetulan, ia juga keranjingan modifikasi hot rod. Hasilnya pun blasteran mobil Eropa yang separuh hot rod separuh low rider.

Jeff lantas mengontak Kevin Bradley dari Kreations Auto Body yang tinggal di Rio Dell, California. Citroen berkode ID19 ini dasarnya unik karena memiliki perangkat hidraulis sebagai rem tangan untuk area perbukitan dan juga berpenggerak roda depan. Keunikan ini sekaligus sebuah kesulitan karena perubahan mesin dari Maserati 4-silinder menjadi V8 ala Amerika akan mengorbankan apa yang sudah menjadi bawaan pabrik.

Di kaki-kaki, suspensi independen pun dipasangkan di depan, sementara belakang memakai apa yang sudah lazim dipakai di dunia hot rod, yaitu set suspensi triangular empat titik. Supaya terlihat merebah, badan mobil dibenamkan hingga 4 inci dari ukuran aslinya.

Bodi tipis bawaan pabrik diakali dengan menambahkan besi sangkar sebagai penguat struktur di pilar A, B, dan C, yang lantas ditutupi hingga rapi sehingga memungkinkan untuk dipasangi sabuk keselamatan tiga titik.

Dengan interior yang nyaman, nyaris bagian bodi dalam dan luar masih bawaan pabrik. Kreations hanya menambahkan lampu belakang baru dan lubang di bemper untuk aliran udara bagi radiator dan mesin.

Citroen blasteran ini pun dilabur cat dari DuPont dan dipasangi ban Billet Specialties Stiletto.



MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized October 7th 2011

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.