Modif Suzuki Satria FU Baru 2011

No Comments »

bingung  cari inspirasi ? yah, disini lah. tempat yang tepat bagi anda yang ingin melakukan modif tapi bingung mau modif seperti apa. akan saya jabarkan secara lengkap. langsung saja dari tipe modif yang pertama.

1. Old School

bisa dikatakan modif jenis ini sangat simple. karena hanya mengganti velg menjadi jari jari.

ciri ciri :

  • menggunakan velg jari jari
  • memakai ban super tipis, kayak sepeda. wow !
  • open filter
  • knalpot racing/ standart

2. Drag Style

Modif ini bisa dikatan cukup ekstrim, karena body nya yang sungguh jauh dari standart. namanya juga drag stlye. kalo standart stlye baru keliatan standart :p

ciri ciri :

  • Jeroan mesin dijamin gak ada yang standart
  • Body Terbuka
  • Stang Jepit pasti

3. Elegant

Untuk point ketiga ini adalah modif satria fu yang mengandalkan eye cathing. mulai dari tampilan warna yang mencolok hingga adanya taburan crom pada bagian motor.

ciri ciri :

  • perpaduan body cat yang sangat memukau
  • adanya chroom pada bagian motor

4. Racing Look

Modif ini menonjolkan tampilan motor yang terkesan kencang, GP, balap dah pokoknya.

ciri ciri :

  • spare part racing
  • termasuk jeroannya juga
  • footstep
  • ban besar

gimana ? masih bingung buat milih yang mana. nggak usah bingung. karena bagaimanapun modif anda, pastinya mengandung seni dari diri anda sendiri. dari situ lah muncul tipe tipe yang menonjolkan diri anda sendiri. so, langsung aja hajaarrr !

MODIFIKASI, MOTOR November 30th 2011

Voltra Bersasis Minim dari Australia

No Comments »

Ketika sejumlah orang sudah membuat dan menguji motor sport bertenaga listrik, tak banyak dari mereka yang berpikir bahwa bagian tangki bahan bakarnya mubazir. Pasalnya, sudah pasti sepeda motor listrik tak butuh bahan bakar cair dan tempat penyimpannya. Akan tetapi, kalau sampai tidak ada, rasanya seperti kurang menggigit.

Namun, Dan Anderson yang bekerja sebagai desainer di bidang industri untuk Tiller Design, Sydney, Australia, membuat desain motor listrik sport konsep tanpa tangki, yang tetap menenangkan hati karena tangkinya seperti masih ada. Solusi darinya adalah membuat semacam kerangka yang menyerupai tangki dan memberi warna oranye mencolok supaya orang sadar kalau bagian itu ada.

Desain lain tak kalah menarik, sasisnya sangat minim. Sebenarnya pun ia hanya menggabungkan tulang tangki bahan bakar bohongan tadi dan penyangga roda belakang. Lalu menyatukannya dengan panel bodi utuh (monocoque) berbahan serat karbon, terus ke ruang baterai yang besar, ke penggerak elektrik, hingga tuas-tuas roda depan dan belakang. Dengan begini, motor bisa jadi sangat ringan.

Sementara itu, ruang antara ban belakang dan bawah jok begitu lowong sehingga penggunaan mono-shock membuat ayunan lengan bisa mencapai 15 cm ke dalam.

Soal desain keseluruhan yang sporty dan mirip-mirip Ducati, (entah mirip tipe 998 karena menukik atau model lainnya), Anderson mungkin terinspirasi ayahnya yang mantan pebalap motor era 1980-an dan punya sejumlah koleksi Ducati.

Voltra pun dikira-kira bisa melesat hingga 200 km per jam. Kata Anderson, angka itu sudah sesuai dengan penerapan teknologi yang ada saat ini

MODIFIKASI, MOTOR November 29th 2011

Kawasaki Ninja 250R Corak Balap

No Comments »

Kurang puas pada tampilan bawaan pabrik membuat tangan Wibowo gatal untuk segera mengubah Kawasaki Ninja 250R miliknya. Pria yang tinggal di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, yang sangat menggandrungi hobi balap ini otomatis memengaruhi acuan gaya modifikasinya.

“Sebenarnya saya suka motor dengan tampilan besar dan gagah serta menampilkan corak yang sporty. Kira-kira seperti gaya motor balap MotoGP atau Superbike,” papar Bowo, panggilan akrabnya. Meski demikian, ia tak langsung menjiplak murni tampilan motor balap yang ada, melainkan menciptakan sendiri sesuai imajinasi kesukaannya.

Aldi dipercaya mengaplikasikan cutting sticker di motornya sesuai dengan keinginan. Logo Givi pada fairing bukan karena disponsori produsen boks sepeda motor di Indonesia itu, melainkan kesenangannya pada produk-produk penunjang lain dari produk asal Italia.

Untuk menghadirkan kesan kokoh, komponen bawaan pabrik tak semerta-merta langsung diganti dan hanya dilakukan pada sektor kaki. Seperti velg standar ditukar ukuran lebih besar menggunakan produk V-Rosi dengan lebar 3 inci depan dan 4,5 inci belakang. Sementara lebar karet bundar disesuaikan dengan ukuran arm belakang agar tak mentok di sisi bagian dalamnya.

Beberapa aksesori pendukung ikut menghias tampilan seperti tutup tabung sokbreker depan DBS, spakbor depan ZX600, lampu HID, windshield, undertail, underclow, dan pijakan kaki NUI. Agar lebih sporty, sektor pengendali ikut dimodifikasi seperti stang clip-on serta jalu merek KTC, stabilizer stang, dan segitiga NUI.

Sistem pengereman juga turut disempurnakan agar lebih pakem dengan master rem depan Brembo dan selang rem depan-belakang TDR. Sementara kopling menggunakan sistem hidrolik KTC agar lebih empuk dan responsif saat ganti gigi.

Mesin sepertinya masih belum terlalu diperhatikan Bowo karena pemuda subur ini hanya mengganti knalpot R9 Motegi dan melakukan seting jet karburator saja. “Sektor mesin jadi proyek ke depannya,” ujar Bowo yang sudah menghabiskan dana Rp 20 juta lebih untuk modifikasi. Waktu yang dihabiskan untuk “meracik” tampilan ini pun cukup lama, sekitar 6 bulan. “Yah saya modifnya santai tapi kontinu, setiap bulan pasti ada yang diganti,” ujar Bowo.

MODIFIKASI, MOTOR November 28th 2011

Konsep Motor Kargo Juara di Cuzztomatic Yamaha

No Comments »
detail berita
Santo Gunawan dinobatkan sebagai pemenang Best of The Best Yamaha Cuzztomatic 2011. Santo menggunakan konsep motor kargo sebagai andalannya.

Yayank (sapaan akrab Santo), mendapatkan hadiah utama menghadiri Tokyo Motorcycle Show, awal Desember 2011. Yayank sendiri adakah juara Region 3 (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY dan Kalimantan).

Dia dinobatkan sebagai juara umum mengungguli I Wayan Gintara Putra, pemenang Region 1 (Bali, Lombok, Sulawesi dan Indonesia bagian timur) dan Freddy Roman, pemenang Region 2 (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung).

Final Cuzztomatic ke-4 digelar di Metro Trade Center (MTC), Bandung, Minggu (30 Oktober). Selain acara utama modifikasi juga dimeriahkan dengan penampilan Bondan Prakoso dan Fade2Black.

Yayank menggunakan Mio dengan konsep motor kargo, Wayan juga mengusung Mio berkonsep full audio dan Freddy mengandalkan Nouvo bertemakan sepeda downhill (sepeda gunung).

Tiga finalis itu mengikuti lomba di kelas Automatic X-Treme Mefrik. Yayank merombak habis sasis motor Mio miliknya dengan hanya mesin asli yang tersisa. Di bagian tengah motor dirancang boks tempat penyimpanan barang. Stang juga dibuat berbeda, posisinya menyesuaikan dengan panjang motor untuk menjaga kestabilan dan keseimbangan. Suspensi depannya menggunakan swing arm dan menggunakan ban ATV seperti untuk mobil offroad.

“Motor ini dirancang agar bisa dipakai tidak di jalan raya saja tapi juga sampai daerah-daerah pedalaman. Saya sangat senang konsep kargo ini jadi yang terbaik dan saya bisa mewujudkan impian saya hadir di Tokyo Motorcycle Show,” cetus Yayank.

Modifikator itu sudah tiga kali mengikuti Cuzztomatic. Di Cuzztomatic ke-1 dia menjadi juara Region 1, lalu di Cuzztomatic ke-2 gagal juara namun tidak membuatnya patah semangat. Hasilnya di Cuzztomatic ke-4, Yayank langsung menyabet jawara Best of The Best.

MOTOR, OTO NEWS November 25th 2011

Kawasaki? Bukan! Ini “Kwikasfaki”

No Comments »

Namanya memang mirip Kawasaki jika dibaca cepat. Cabbie selaku pembuat sekaligus pemilik motor memelesetkan namanya setelah motor nungging bergaya streetfighter ini punya organ hasil cangkokan dari berbagai merek. Mesinnya memang dari Kawasaki, tetapi sisanya dari Suzuki, Yamaha, sampai Aprilia.

Cabbie yang asal London, Inggris, rupanya jatuh hati pada motor dragrace bermesin Kawasaki tiga silinder produk tahun 1970-an (di sana disebut “Triples”). Dengan kapasitas total 750 cc, motornya bahkan kerap diadu dengan “muscle car” semacam Plymouth Hemi Cuda pada masa jayanya. Cabbie menunjukkan mesin mencatatkan waktu 9,38 detik untuk melibas jalur 402 meter saat dragrace.

Dia memasangkan mesin 750 cc itu ke rangka Suzuki GSXR 400 plus lengan ayun Aprilia dan bagian tambahan dari Yamaha YZF R6 di kaki belakang. Cabbie lalu terpaksa membuat bagian custom seperti segitiga hingga adaptor untuk roda karena dudukan masing-masing merek berbeda.

Mesinnya dipasangi tiga karburator Mikuni 38 mm, menghasilkan angka 295 lbs dengan tenaga 135 RWHP (rear wheel horsepower). Ia lantas memadukan suspensi FireFox dan Ohlins plus velg Dymags plus ban baru hasil peruntungan berburu di eBay.

Kawasaki jadi-jadian ini pun akhirnya memenangkan penghargaan Best in Show Streetfighters 2011 dalam acara Ace Cafe Streetfighter & Stunt Festival 2011 di London, Inggris.

MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS November 24th 2011

Panigale 1199, Superbike Ducati Tercanggih

No Comments »
Ducati Panigale 1199 2012 yang tampil di ajang EICMA, Milan, beberapa waktu lalu menjadi bintang pameran dan oleh panitia dinobatkan sebagai “Most Beautiful Bike of Show”. Sepeda motor jenis superbike ini meraih 53,4 persen suara dari 13.800 pengunjung yang dilakukan oleh publikasi sepeda motor Italia. Tempat kedua direbut NV Agusta F3 (17%) dan Husqvarna Nuda 900R (3%).
“Tanpa diragukan lagi, Panigale merupakan proyek paling ambisius di Ducati. Ini motor gaya Italia murni, di mana poin utamanya dititikberatkan pada performa dan ditingkatkannya keselematan pengendara,” sebut Presiden Ducati Gabriele Del Torchio saat peluncuran di pameran EICMA.
Ducati Panigale 1199, memang pantas menyandang gelar tersebut. Pihak Ducati sendiri mengklaimnya sebagai superbike Ducati yang paling canggih. Mereka menyatakan siap berperang superbike mengandalkan tenaga yang besar 195 PS.
Sesungguhnya, bukan faktor tenaga saja kelebihan yang dipunyai Panigale. Motor ini memiliki “deretan” daftar elektronik tercanggih, yang bikin nyaman dan juga bisa menyelamatkan pengendara. Seperti ditekankan Torchio saat peluncuran bahwa dalam menggarap proyek ini, keunggulan rekayasa, emosi, dan aspek dari merek menyatu, sehingga menghasilkan suatu produk yang luar biasa.
Bayang, kecanggihan Panigale yang cuma roda dua setara dengan supercar Ferrari. Bayangkan, sistem gasnya sudah menganut Ride-by-Wire. Gejala slip akibat tenaga yang berlebihan sudah diredam oleh perangkat kontrol traksi (Ducati Traction Control). Tak cuma itu, suspensi pun sudah elektronik (Ducati Electronic Suspension=DES) serta Engine Brake Control (EBC).
“Setumpuk” teknologi canggih tersebut untuk menjinakkan tenaga 195 PS yang dimuntahkan dari mesin baru Superquadro silinder kembar yang teronggok di sasis monokok. Di sini Ducati coba menjauh dari tradisinya dengan ciri khas sasis model teralis. Menariknya lagi, airbox menyatu ke dalam frame, sehingga membantu mengurangi bobot dengan lengan ayun dari aluminium yang 39 mm lebih panjang dari model 1198.
Ketika di EICMA kemarin, Ducati juga memajang dua saudara Panigale lainnya, yakni Panigale 1199 S dan Panigale 1199 S “Tricolore” (tiga warna). Makanya, pada varian terakhir ini terdapat kelir merah hijau dan putih yang menguatkan kalau buatan Italia.

Ducati Panigale 1199 2012 yang tampil di ajang EICMA, Milan, beberapa waktu lalu menjadi bintang pameran dan oleh panitia dinobatkan sebagai “Most Beautiful Bike of Show”. Sepeda motor jenis superbike ini meraih 53,4 persen suara dari 13.800 pengunjung yang dilakukan oleh publikasi sepeda motor Italia. Tempat kedua direbut NV Agusta F3 (17%) dan Husqvarna Nuda 900R (3%).

“Tanpa diragukan lagi, Panigale merupakan proyek paling ambisius di Ducati. Ini motor gaya Italia murni, di mana poin utamanya dititikberatkan pada performa dan ditingkatkannya keselematan pengendara,” sebut Presiden Ducati Gabriele Del Torchio saat peluncuran di pameran EICMA.

Ducati Panigale 1199, memang pantas menyandang gelar tersebut. Pihak Ducati sendiri mengklaimnya sebagai superbike Ducati yang paling canggih. Mereka menyatakan siap berperang superbike mengandalkan tenaga yang besar 195 PS.

Sesungguhnya, bukan faktor tenaga saja kelebihan yang dipunyai Panigale. Motor ini memiliki “deretan” daftar elektronik tercanggih, yang bikin nyaman dan juga bisa menyelamatkan pengendara. Seperti ditekankan Torchio saat peluncuran bahwa dalam menggarap proyek ini, keunggulan rekayasa, emosi, dan aspek dari merek menyatu, sehingga menghasilkan suatu produk yang luar biasa.

Bayang, kecanggihan Panigale yang cuma roda dua setara dengan supercar Ferrari. Bayangkan, sistem gasnya sudah menganut Ride-by-Wire. Gejala slip akibat tenaga yang berlebihan sudah diredam oleh perangkat kontrol traksi (Ducati Traction Control). Tak cuma itu, suspensi pun sudah elektronik (Ducati Electronic Suspension=DES) serta Engine Brake Control (EBC).

“Setumpuk” teknologi canggih tersebut untuk menjinakkan tenaga 195 PS yang dimuntahkan dari mesin baru Superquadro silinder kembar yang teronggok di sasis monokok. Di sini Ducati coba menjauh dari tradisinya dengan ciri khas sasis model teralis. Menariknya lagi, airbox menyatu ke dalam frame, sehingga membantu mengurangi bobot dengan lengan ayun dari aluminium yang 39 mm lebih panjang dari model 1198.

Ketika di EICMA kemarin, Ducati juga memajang dua saudara Panigale lainnya, yakni Panigale 1199 S dan Panigale 1199 S “Tricolore” (tiga warna). Makanya, pada varian terakhir ini terdapat kelir merah hijau dan putih yang menguatkan kalau buatan Italia.

MOTOR, OTO NEWS November 23rd 2011

Suzuki Inazuma siap Tantang Honda CBR 250R

No Comments »

Setelah resmi memasarkan GW 250 di China, bulan lalu, kini Suzuki mulai memperkenalkan sepeda motor sport terbarunya di Eropa. Tepatnya di ajang pameran motor Motorcycle Live yang tengah berlangsung di Brimingham, Inggris, 19-27 November 2011.

Menariknya, Suzuki memperkenalkan GW 250 dengan nama lain yakni Inazuma yang kalau diterjemahkan secara harafiah artinya kilat atau “lightning”. Sepertinya, Suzuki cocok menggunakan nama ini untuk pasar benua biru.

Selain nama atau stiker yang menempel pada fender belakang sepeda motor, Inazuma punya spesifikasi sama dengan GW 250 yang dipasarkan di negeri tirai bambu. Bahkan kabarnya, unit akan diimpor utuh dari China ke Eropa untuk menyaingi langkah Honda yang lebih dahulu memasarkan CBR 250R.

“Kami gembira akhirnya bisa menunjukkan mesin baru di Motorcyle Live. Seperti pabrikan lain, kami mau meningkatkan permintaan penjualan dengan efisiensi, mesin lebih kecil. Desainnya juga unik, lengkap dengan paket spesifikasi yang komprehensif dan komponen berkualitas,” beber Paul de Lusignan, Bos Suzuki Inggris, dalam keterangan resminya (21/11).

Kuda besi ini memiliki mesin SOHC 248 cc, 2-silinder, berpendingin cairan dengan sistem asupan bahan bakar injeksi. Fitur lainnya termasuk, transmisi 6-percepatan dan rem cakram hirolik. Memang belum ada spesifikasi lengkap sepeda motor ini, termasuk harga jualnya.

Suzuki Inggris berencana mulai memasarkan Inazuma pada musim semi tahun depan lengkap dengan informasi bandrolnya. Informasi tambahannya, kabarnya Suzuki Indonesia juga mau memasarkan produk ini ke Indonesia. Pertanyaannya, apa menggunakan nama GW 250 atau Inazuma?!

MOTOR, OTO NEWS November 22nd 2011

Mazda Turbo2 Tampil Trendi

No Comments »

topspeed

Sosok Mazda2 dengan sentuhan grafis menarik dan tambahan turbo akan tampil di SEMA.

Produsen Mazda turut ambil bagian dalam ajang pameran modifikasi mobil SEMA di Las Vegas, besok (1/11) dengan menurunkan 2 ikon, salah satu yang diandalkannya Mazda Turbo2 . Dilihat dari penampilan, sepertinya varian hatchback ini bakal paling menarik perhatian karena sosoknya begitu ‘eye catchy’.

Mengambil basic Mazda2, varian modifikasi ini sebenarnya menitik beratkan perubahan pada jantung pacu, sesuai nama varian yang dikedepankan, Turbo2. Meski spesifikasi resmi belum keluar dari pabrikan di Jepang, namun dapat dipastikan perangkat penyedot udara masuk ke mesin akan terpasang pada mesin 4 silinder segaris berkapasitas 1.5-liter tersebut.

Tenaga yang standar 100 PS, dengan pemakaian turbo kit meningkat maksimal 50%. Pengerjaannya dipercayakan pada Mazda Speed .

Hal lain yang membuat Turbo2 ini kian menarik, tampilannya yang menggunakan grafis yang trendi. Perpaduan warna serta desain sangat pas dan enak dipandang. Perangkat aksesoris juga ikut meramaikan desain eksterior meski sebatas spoiler depan, side skirt dan wing belakang.

MOBIL, OTO NEWS November 21st 2011

Honda GL 100 Bratstyle dari Bandung

No Comments »

img

BandungPunya motor keluaran lama paling asyik kalau dimodifikasi. Sudah pasti pemilihan konsep yang menarik baik dalam pemilihan warna hingga aksesoris tidak bisa asal-asalan juga.

Hal ini yang coba diwujudkan lelaki asal Bandung, Abdullah Husein yang mengubah tampilan kuno Honda GL 100 tahun1989 menjadi bergaya Bratstyle yang elegan.

Akhirnya pemilihan warna ungu pun ditempelkan kepada motor lahiran 1989 kali ini. Sebagai ciri khas bratstyle pemilihan kaki-kaki pun menjadi unsur penting, oleh sebab itu lelaki berambut gondrong ini pun menggunakan Velg TDR depan berukuran 2.5 inci yang diselimuti Ban swallow 100/80-17. Dan velg belakang berukuran 3.5 inci yang juga ditutup Ban swallow 120/80-17.

Begitu pun pada bagian Arm yang ikut diubah dengan menggunakan milik Thunder 125. Sedangkan bagian suspensi Husein pun shock depan Honda Tiger dan belakang shock belakang milik Yoko.

Ciri Bratstyle yang tidak boleh ditinggalkan pun terlihat dengan berubahnya setang dengan grip variasi yang dimodifikasi ulang untuk mengendalikan laju saat berkendara dan begitu juga pada segitiga setang milik Thunder 125.

Sentuhan frame pun tidak ditinggalkan Husein yang mengubah lekukan frame yang dicustom abis dengan lebih menonjolkan kekuatan dari Bratstyle. Dan untuk jok Husein pun ikut mengcustomnya agar lebih menambah manis honda 1989 bergaya bratstyle ini.

Bagian tangki yang diseprot air brush berwarna ungu kali ini juga dipastikan mampu menarik perhatian setiap pengendara lain. Begitu pun dengan bagian tutup tangki yang diubah membentuk layaknya mahkota sang raja.

Sentuhan terakhir pun dengan mengubah knalpot dengan menggunakan Knalpot supertrap serta lamp head pun dengan menggunakan Lampu depan custom mobil dan spakboard belakang yang dicustom.

Setelah puas bermain pada bagian penampilan tak lengkap rasanya bila tidak ikut mengubah isi jeroaan mesin untuk menambah performa tentunya.

Langkah pertama Husein mengubah mesin dengan cara melakukan born up 150cc. Selanutnya Husein pun mengubah Cylinder dengan menggunakan head Tiger (Noken as, kamrat, stut rante kamrat, lidah kamrat semua ori New). Tidak lupa saringan karbu pun diganti dengan menggunakan milik suzuki A100.

Karburator pun diubah dengan menggunakan karburator milik GL Pro. Dan untuk pengapian Husein pun mengubah dengan menggunakan honda tiger (Pulser dalam, CDI tiger, Magnet GL pro, Spul Supra ). Sedangkan untuk saklar kiri RX King dan kanan Honda GL Max.

MODIFIKASI, MOTOR November 16th 2011

Harga Dan Spesifikasi KTM Duke 200, Semakin Dekat!

No Comments »

Pernah dikabarkan kalau KTM Duke 200 akan meluncur akhir Oktober lalu di India, tapi urung. Sepeda motor bergaya supermoto hampir dipastikan diperkenalkan bulan depan (Desember) dan Indonesia tak lama setelah itu.

Memang, belum ada pernyataan dari Bajaj Auto yang memiliki 39 persen saham. Tapi, indikasi kuat, produk tersebut tengah terparkir di salah satu lokasi di Pune dan tertangkap kamera oleh media lokal India. Tampaknya, Duke 200 sedang menjalani uji coba.

Dari tampilan,  Duke 200 ini dilengkapi komponen “khas” India seperti spatbor belakang tambahan agar pengendara di belakangnya terhindar dari cipratan air. Bentuknya mirip seperti pada Pulsar 135 atau Yamaha R15 yang belum lama baru diluncurkan di negeri sari.

Untuk spesifikasi, Kompas.com sempat membocorkannya awal Oktober lalu. Seperti bobot kosong yang diperkirakan 140 kg,  nyatanya 137 kg. Begitu juga dengan tenaga dari mesin 200 cc, sempat disampaikan antara 22-24PS, tepatnya 25,1 PS dengan torsi 20Nm. Cukup besar jika dibandingkan motor sekelasnya Honda Tiger yang punya kekuatan 16,7 PS.

Sekilas, sulit membedakan Duke 125 yang sudah dipasarkan di Eropa dengan Duke 200. Jika dicermati, Duke 200 menggunakan kaliper rem cakram dari Bybre sama dengan yang digunakan Pulsar. Sedangkan KTM menggandeng Brembo untuk Duke di benua biru. Trus, merek ban yang membalut pelek lebar Duke 200 di India sudah menggunakan produk lokal (India) MRF. Sedangkan di Eropa merek Metzeler jadi standar.

Selain itu, sebagai “pemilik baru”, Bajaj sepertinya banyak menggunakan komponen massal Pulsar kepada Duke 200. Misalnya, tutup tangki bensin, rumah kunci kontak, tuas transmisi dan kaca spion. Mudah-mudahan, langkah Bajaj “melokalkan” sejumah komponen Duke 200 semata-mata untuk mengejar harga yang kompetitif, bukan menurunkan kualitas sepeda motor!

Meski belum ada harga pasti, sejumlah media lokal India memprediksi bandrolnya 1,2 – 1,4 Lakh atau setara Rp21,5 juta sampai Rp25,1 juta pe unit. Di Indonesia sendiri, Duke 200 rencananya dipasarkan mulai pertengahan 2012. Sampai kini, KTM dikabarkan masih melakukan studi di Indonesia, untuk memutuskan memasarkan sendiri atau menggandeng Bajaj.

MOTOR, OTO NEWS November 15th 2011