Share |

Kawasaki Ninja Berkulit Serat Karbon

Add comments

Kompas.com/AFH

Tampilan sarat dengan aura sporti

Tampilan Kawasaki Ninja 250 R milik Seto ini memang sosok motor sport yang gagah. Apalagi, jika diamati dari dekat,  hampir seluruh bodi sudah menggunakan bahan serat karbon.

“Penggunaan serat karbon¬† supaya tampilan motor bergaya balap sesuai dengan hobi,” ujar Seto yang saat ini memanajeri salah satu tim balap di Sentul. Kecuali fairing, katanya, semua bagian sudah diganti dengan serat karbon seperti tangki dan ruang mesin. “Kalau fairing diganti pakai bahan karbon, kelihatannya kurang bagus. Kayak siluman ular, nantinya,” kelakar pria dari Bambu Apus ini.

Biasanya, motor balap, punya ciri memiliki kesan sporti dan terlihat kokoh. Untuk kepentingan tersebut sokbreker depan diganti dengan model up setdown produk Suzuki GSX 600. Pelek dan ban standar disingkirkan dan dipasang yang ukuran 120/60 R17 depan dan 180/55 R17 belakang. Akibat lebarnya tapak ban tersebut, arm bawaan pabrik harus dipensiunkan dan ditukar dengan buatan Delkevic.

Sektor penghasil tenaga dirombak ringan untuk mendapatkan performa yang lebih mantap. Beberapa komponen peningkat performa menempel di ruang mesin seperti filter KNN, CDI BRT Imax Super Pro 50 step, Akrapovic carbon slip dan header Two Brother. Sedangkan jeroan karburator di setting ulang dengan menggunakan jeting pilot 40 dan main jet 105. “Settingan seperti itu sangat pas untuk motor yang sudah memakai open filter dan knalpot racing,” papar pria berkacamata ini.

Sedangkan untuk mendapatkan respon yang cepat saat mengoper gigi, Seto menggunakan kopling hidrolik RCS 16. “Kopling ini jarang yang pakai karena kerap digunakan Ducati. Kelebihan lainnya, kita enggak perlu khawatir mengalami putus kabel kopling,” tambahnya.

Untuk menghentikan laju motor dengan baik, sistem rem sudah di up-grade dengan produk Brembo seperti pada master rem depan-belakang dan kaliper belakang. Untuk kaliper depan menggunakan merek Tokico, sedangkan selang rem dari HELL.

Oprekan modifikasi yang dilakukan Seto secara keseluruhan ternyata telah merogoh kocek cukup besar. “Lumayanlah hampir seharga Ninja baru,” tutupnya.



MODIFIKASI, MOTOR November 9th 2011

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.