Share |

Panigale 1199, Superbike Ducati Tercanggih

Add comments

Ducati Panigale 1199 2012 yang tampil di ajang EICMA, Milan, beberapa waktu lalu menjadi bintang pameran dan oleh panitia dinobatkan sebagai “Most Beautiful Bike of Show”. Sepeda motor jenis superbike ini meraih 53,4 persen suara dari 13.800 pengunjung yang dilakukan oleh publikasi sepeda motor Italia. Tempat kedua direbut NV Agusta F3 (17%) dan Husqvarna Nuda 900R (3%).
“Tanpa diragukan lagi, Panigale merupakan proyek paling ambisius di Ducati. Ini motor gaya Italia murni, di mana poin utamanya dititikberatkan pada performa dan ditingkatkannya keselematan pengendara,” sebut Presiden Ducati Gabriele Del Torchio saat peluncuran di pameran EICMA.
Ducati Panigale 1199, memang pantas menyandang gelar tersebut. Pihak Ducati sendiri mengklaimnya sebagai superbike Ducati yang paling canggih. Mereka menyatakan siap berperang superbike mengandalkan tenaga yang besar 195 PS.
Sesungguhnya, bukan faktor tenaga saja kelebihan yang dipunyai Panigale. Motor ini memiliki “deretan” daftar elektronik tercanggih, yang bikin nyaman dan juga bisa menyelamatkan pengendara. Seperti ditekankan Torchio saat peluncuran bahwa dalam menggarap proyek ini, keunggulan rekayasa, emosi, dan aspek dari merek menyatu, sehingga menghasilkan suatu produk yang luar biasa.
Bayang, kecanggihan Panigale yang cuma roda dua setara dengan supercar Ferrari. Bayangkan, sistem gasnya sudah menganut Ride-by-Wire. Gejala slip akibat tenaga yang berlebihan sudah diredam oleh perangkat kontrol traksi (Ducati Traction Control). Tak cuma itu, suspensi pun sudah elektronik (Ducati Electronic Suspension=DES) serta Engine Brake Control (EBC).
“Setumpuk” teknologi canggih tersebut untuk menjinakkan tenaga 195 PS yang dimuntahkan dari mesin baru Superquadro silinder kembar yang teronggok di sasis monokok. Di sini Ducati coba menjauh dari tradisinya dengan ciri khas sasis model teralis. Menariknya lagi, airbox menyatu ke dalam frame, sehingga membantu mengurangi bobot dengan lengan ayun dari aluminium yang 39 mm lebih panjang dari model 1198.
Ketika di EICMA kemarin, Ducati juga memajang dua saudara Panigale lainnya, yakni Panigale 1199 S dan Panigale 1199 S “Tricolore” (tiga warna). Makanya, pada varian terakhir ini terdapat kelir merah hijau dan putih yang menguatkan kalau buatan Italia.

Ducati Panigale 1199 2012 yang tampil di ajang EICMA, Milan, beberapa waktu lalu menjadi bintang pameran dan oleh panitia dinobatkan sebagai “Most Beautiful Bike of Show”. Sepeda motor jenis superbike ini meraih 53,4 persen suara dari 13.800 pengunjung yang dilakukan oleh publikasi sepeda motor Italia. Tempat kedua direbut NV Agusta F3 (17%) dan Husqvarna Nuda 900R (3%).

“Tanpa diragukan lagi, Panigale merupakan proyek paling ambisius di Ducati. Ini motor gaya Italia murni, di mana poin utamanya dititikberatkan pada performa dan ditingkatkannya keselematan pengendara,” sebut Presiden Ducati Gabriele Del Torchio saat peluncuran di pameran EICMA.

Ducati Panigale 1199, memang pantas menyandang gelar tersebut. Pihak Ducati sendiri mengklaimnya sebagai superbike Ducati yang paling canggih. Mereka menyatakan siap berperang superbike mengandalkan tenaga yang besar 195 PS.

Sesungguhnya, bukan faktor tenaga saja kelebihan yang dipunyai Panigale. Motor ini memiliki “deretan” daftar elektronik tercanggih, yang bikin nyaman dan juga bisa menyelamatkan pengendara. Seperti ditekankan Torchio saat peluncuran bahwa dalam menggarap proyek ini, keunggulan rekayasa, emosi, dan aspek dari merek menyatu, sehingga menghasilkan suatu produk yang luar biasa.

Bayang, kecanggihan Panigale yang cuma roda dua setara dengan supercar Ferrari. Bayangkan, sistem gasnya sudah menganut Ride-by-Wire. Gejala slip akibat tenaga yang berlebihan sudah diredam oleh perangkat kontrol traksi (Ducati Traction Control). Tak cuma itu, suspensi pun sudah elektronik (Ducati Electronic Suspension=DES) serta Engine Brake Control (EBC).

“Setumpuk” teknologi canggih tersebut untuk menjinakkan tenaga 195 PS yang dimuntahkan dari mesin baru Superquadro silinder kembar yang teronggok di sasis monokok. Di sini Ducati coba menjauh dari tradisinya dengan ciri khas sasis model teralis. Menariknya lagi, airbox menyatu ke dalam frame, sehingga membantu mengurangi bobot dengan lengan ayun dari aluminium yang 39 mm lebih panjang dari model 1198.

Ketika di EICMA kemarin, Ducati juga memajang dua saudara Panigale lainnya, yakni Panigale 1199 S dan Panigale 1199 S “Tricolore” (tiga warna). Makanya, pada varian terakhir ini terdapat kelir merah hijau dan putih yang menguatkan kalau buatan Italia.



MOTOR, OTO NEWS November 23rd 2011

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.