Modifikasi Nissan Juke minimalis

No Comments »

Dengan diluncurkannya Nissan Juke ke pasaran tanah air tentu saja menjadi angin segar bagi para pecinta otomotif di tanah air, dari sisi desain tak perlu panjang lebar kita membahasnya karena dengan melihat respon lirikan mata para pengguna jalan dapat dilihat bahwa Nissan Juke cukup banyak menarik perhatian setiap kali mobil lansiran terbaru negeri matahari terbil ini melintas …

Tak terkecuali bagi para anak muda ibu kota seperti Yoga Wira Dharma yang akrab dipanggil Yoga, pelajar disebuah SMA dikawasan Cikarang ini menjadikan Nissan Juke sebagai mobil pilihan untuk menemaninya dalam beraktifitas.

Tampilan Nissan Juke yang sudah cukup oke ternyata tidak cukup memuaskan hati Yoga, maka sudah bisa ditebak apa jadinya jika anak muda yang hobi ngumpul bareng temennya di Cibubur Automotife Center ini ketemu sama dedengkot-dedengkot modifikasi disana…alhasil tampilan Nissan Juke Blue Lightning lansiran tahun 2011 ini segera berubah, walaupun modifikasi yang dilakukan ringan..tapi cukup membuat tampilannya semakin oke, berikut spesifikasinya…

- Kap mesin pake stiker 3M Carbon.
- Kanlpot custom free flow (yang ini sempat dikomplain sama sang mama karena suaranya he.he..)
- Velg Merk Zen R-17.
- Ban Accelera 21545.
- Kaki-kaki distel turun 3 jari.
- Biar tarikan makin oke busi diganti pake iridium.

Nih gambarnya….

Source : bengkel.info

MOBIL, MODIFIKASI January 31st 2012

Jorge Lorenzo Kenalkan Yamaha Byson Emas

No Comments »

img

Strategi Yamaha kini mulai terlihat sedang senang bermain dengan warna. Bila sebelumnya mengeluarkan berbagai varian berwarna putih, kini pabrikan berlambang garpu tala itu memperkenalkan Byson bling-bling berwarna emas.

Sebelumnya, Yamaha membaluri Jupiter Z dan Jupiter MX serta Byson, V-ixion dengan warna putih, kini warna untuk salah satu motor sport andalan Yamaha itu bertambah setelah Yamaha memberikan dua warna baru, yakni emas dan hitam solid yang dilapisi striping yang baru pula.

Bahkan ketika kunjungannya ke Jakarta pekan lalu pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo sempat menunggangi Byson emas dalam pertemuan internal Yamaha di Sentul International Convention Center.

“Byson baru sangat istimewa karena untuk pertama kalinya warna emas yang gagah dan berkelas sebagai salah satu warna tren dunia dihadirkan Yamaha di segmen motor sport untuk pertama kalinya di Indonesia,” ujar PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia dalam keterangan resminya.

“Sedangkan warna hitam solid untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan warna yang membuat Byson tampil lebih gagah dan jantan,” jelasnya.

Warna hitam solid sendiri hadir untuk menggantikan warna abu-abu pada Byson sebelumnya. Jadi Byson kini tersedia 5 warna yaitu luxury gold, solid black, mighty blue, brave red dan modern white.

Khusus buat warna emas, Yamaha mengatakan mereka terinspirasi dari R1 1000 cc special edition yang sudah dikeluarkan di Amerika Serikat tahun ini. R1 tersebut memiliki campuran warna white – black – gold. Warna emasnya sendiri terdapat pada emblem, velg dan suspensi depan.

Sementara, desain grafisnya diklaim menjadikan motor ini lebih sporty, gagah dan lelaki. Inspirasi konsepnya dari pesawat tempur luar angkasa yang terbuat dari baja solid dengan bagian dua ujung pesawat yang tajam. Striping baru Byson melekat pada tangki, air shroud (kuping tangki) dan bodi belakang.

Byson anyar ini juga sudah AHO (Automatic Headlight On) dan akan segera dipasarkan pada bulan Februari dengan harga Rp 20,140 juta (on the road Jakarta). Sebelumnya Byson dibanderol 20,040 juta. Berarti ada kenaikan Rp 100.000 saja.

Namun, itu semua hanyalah sentuhan di penampilan semata. Karena spesifikasi mesinnya tidak berubah yakni mesin 4 langkah, 2 valve SOHC, berpendingin udara dan berkapasitas 153 cc yang mampu menghasilkan tenaga 10,1 PS pada 7.500 rpm dan torsi puncak 10,5 Nm di 5.500 rpm.

Produksi Byson Ditambah

Selain meluncurkan facelift Byson baru, Yamaha juga mengatakan telah menaikkan kapasitas produksi Byson dua kali lipat dari sebelumnya agar konsumen tidak perlu menunggu lama untuk membeli Byson meski tidak dijelaskan berapa produksi motor ini sekarang dan berapa penambahan kapasitas produksi yang dimaksud.

Tapi yang jelas, Byson yang memiliki konsep muscle DNA (motor-motor berotot), turunan dari FZ series yang dipasarkan di AS, Eropa dan Jepang ini sejak diluncurkan pertama kali di September 2010 hingga Desember 2011, Byson sudah terjual 76.969 unit di pasar Tanah Air.

MOBIL, OTO NEWS, Uncategorized January 24th 2012

Toyota Prius “Bersanggul” di Tokyo Auto Salon

No Comments »

Ada yang unik bahkan cenderung aneh dari gelaran Tokyo Auto Salon di Chiba, Jepang (13-15/1/2012). Campinn, spesialisasi modifikasi mobil untuk kemping, menyulap tampilan Toyota Prius dengan tambahan kompartemen yang desain luarnya mirip seperti sanggul.

Konversi bentuk ini menyebabkan dimensi menjadi lebih panjang 52 cm dan dan tinggi bertambah 56 cm. Atap dan tailgate ‘dirobek’ dan disambungkan dengan kompartemen yang terbuat dari Fibre-Reinforced Plastic (FRP) lengkap dengan pintu untuk akses ruang belakang.

Ruang kabin yang mendadak menjadi lapang tersebut mampu memuat kasur ukuran double dengan mengorbankan jok belakang. Jika ternyata masih kurang, lantai atas pun masih bisa digunakan untuk tidur. Lantai dasar bisa juga diset sebagai sofa lipat dengan model berhadapan seperti angkot. Bahkan ada penampang yang  berfungsi sebagai meja lipat untuk meletakkan minuman.

Perubahan desain eksterior ini tentunya berpengaruh pada hambatan angin. Selain itu, efek lain pada konsumsi bahan bakar. Pertanyaannya, seberapa aman mobil ini bisa melaju, apalagi jika diisi penuh? Kalau dilihat konstruksinya, ban depan sangat mungkin terangkat jika sedang melaju

MOBIL, OTO NEWS January 17th 2012

Buelton, Motor Bule dengan Karakter Indonesia

No Comments »

img
Buelton

Setiap modifikator harus memiliki wawasan kebangsaan. Hal itulah yang ingin ditekankan oleh builder ternama Indonesia, Lulut Wahyudi ketika membuat motor modifikasi bernama ‘Buelton’. Beragam karakter Indonesia tersaji di motor hasil garapan warga Yogyakarta tersebut mulai dari ukiran hingga handgrip yang menggunakan gagang keris.


Motor yang digarap di Retro Classic Cycles ini menyajikan nuansa khas Indonesia meski menggunakan media motor ‘orang bule’.

“Paling susah membentuk bodinya. Kita bentuk dari bahan aluminium yang kita bentuk jadi seperti ini,” jelas Lulut beberapa waktu lalu.

Bentuk tangki yang memiliki cekungan unik menurut Lulut termasuk tidak mudah ketika membuatnya. “Perlu perhatian dan kehati-hatian ekstra,” imbuh modifikator yang bermarkas di JL. Melati Wetan No. 4, Baciro, Yogyakarta ini.

Selain body aluminium tadi, tantangan yang tidak kalah seru diakui Lulut didapat ketika dirinya mengukir karakter-karakter yang sudah dikenal dekat oleh masyarakat Indonesia. Lihat saja ukiran Wisnu di bagian buritan kendaraan.

Dan untuk memperkuat kesan Jawa di motor ini, handgrip unik pun dipilih. Bukan dari besi atau karet, malainkan dari bahan kayu bergaya gagang keris ‘kinurung’ khas Yogyakarta.

“Bagian lain yang paling sulit menurut saya adalah bagian mesinnya. Sebab saya tidak menerima mesin ini secara utuh, melainkan hanya komponen-komponen saja, jadi saya dan tim harus merakit ulang mesin Buell Thunderbolts buatan 2008 ini,” jelas Lulut.

Akhirnya di tangan Lulut, mesin ini pun bisa hidup kembali. Kapasitas mesin yang sudah mencapai 1.200 cc dengan tenaga 103 hp pun di bore-up menjadi 1.430 cc. Tidak lupa, cover mesin ini juga kena sentuhan Lulut dengan beragam ukiran khas Indonesia.

Alhasil, dengan rupa seperti ini, Lulut pun mampu berlaga di ajang Mooneyes di National Pasifico Yokohama, Jepang awal bulan ini. Lulut dengan karya yang terinspirasi oleh penggila kecepatan cafe race era 60-an ini berhasil mendapatkan penghargaan.

Berikut spesifikasi ‘Buelton’

Frame:
Featherbed sixty style racing frame, special design for buell engine, made from chrommolly tubing, fully CNC engine mount, and fully TIG weding

Suspension

  • Front suspension: 43 mm upside-down telescopic fork
  • Triple tree: Retro Classic Cycles’s product, design & fabricate special for BUELTON, made from billet 6061, fully CNC machine, finishing by hand polished
  • Rear suspension: Sachs dual suspension

Engine

  • Engine: Buell Thunderbolts 2008 – 1200cc -103HP, bored up to 1430cc, built and assembly by Retro Classic Cycles
  • Piston: Revolution Performance 10,5:1 Forged piston
  • Cams: Revolution Performance RP610
  • Cylinder head: Thunderstorm cylinder heads, full porting
  • Ignition system: Daytona twintec single fire programmable ignition
  • Coil: Daytona twintec
  • Plug wires: Daytona twintec
  • Spark plugs: Stock Buell
  • Charging System: Stock Buell
  • Carburetor: Mikuni HSR-42
  • Air cleaner cover: Retro Classic Cycles’s product, design & fabricate special for BUELTON, air filter K&N
  • Engine oil: Mobil-1
  • Exhaust: Retro Classic Cycles’s product, design & fabricate special for BUELTON, fully stainless steel, upswept megaphone
  • Other: Fully hand-carving engine by Retro Classic Cycles
MOBIL, MOTOR, Uncategorized January 13th 2012

Nih, Saingan Juke R Bertenaga Besar dari Inggris

No Comments »

Keberhasilan Nissan Inggris menciptakan Juke R bertenaga 400 PS, ada yang gerah dan ingin menyainginya. Fox Marketing (FM), rumah modifikasi dari Amerika membuat tandingan dengan tenaga yang sama, tapi beda dalam penggarapannya. Proyek ini juga sebagai kado hari jadi FM ke-12.

Nissan Inggris mendongkrak tenaga Juke R menjadi ‘buas’ dengan memasukkan jantung pacu GT-R, V6 dilengkapi  turbo ganda yang disalurkan merata keempat roda, sama seperti GT-R.

Lain lagi cara dilakukan FM. Mesin standar MR16DDT, 4 silinder segaris berkapasitas 1.6 liter yang semula mempunyai tenaga maksimum 190PS bisa didongkrak hingga 400 PS. Peningkatan signifikan itu berkat penggantian komponen standar dengan yang kompetisi. Tak cuma itu, turbo dan intercooler ikut ditingkatkan.

Tenaga sebesar itu harus ditunjang kaki-kaki yang kokoh serta daya cengkram optimal agar tidak terjadi pembuangan tenaga sia – sia (over spin) saat berakselerasi. Solusi dari FM memasang pelek 20 inci dengan ban bertapak lebar pada keempat roda. Pada setiap roda terpasang cakram berdiameter 14 inci lengkap dengan kaliper yang memuat 6 piston.

Jika Juke R Inggris mengesankan sosok ’sangar’ dengan bodi yang hitam, FM justru lebih memilih tampil trendi. Makanya, seluruh bodi dilaburi cat BASF Foxy Orange. Aerokits untuk menciptakan daya tekan maksimal seperti pada bemper depan, diffuser, serta spoiler atas belakang menempel pada bodi.

MOBIL, MODIFIKASI January 9th 2012

Reiter Tebar Ancaman dengan Lamborghini Gallardo

No Comments »

Setelah sukses menyabet prestasi di kancah balap internasional, masing-masing dalam event ADAC GT Masters, Brazil GT3, ASIA GT3, dan Spanish GT Championship dengan Lamborghini Gallardo LP600+GT3, Reiter Engineering (RE) menyetel kembali supercar produksi Italia itu untuk event 2012 agar tetap berprestasi.

Hans Reiter, penggawa rumah modifikasi RE, menyatakan puas akan performa Gallardo, tetapi untuk balap di 2012 ada konsep berbeda, “Kami sudah membuktikan bahwa Gallardo merupakan mobil yang cepat dan aman untuk balap singkat. Kini, tim sudah menyiapkan setting-an untuk menghadapai balap ketahanan 24 jam dan kami ingin menorehkan prestasi di sana.”

Guna memuluskan niatnya Reiter sudah menyiapkan beberapa “senjata”. Dari sektor bodi, komponen aerokits menempel sebagai bantuan daya tekan. Bemper depan menerima sokongan spoiler yang menjulur ditambah 2 sirip (canard) di samping. Sedangkan bagian belakang terpasang GT wing yang berdimensi cukup besar. Buangan angin dari bawah juga diatur lewat diffuser yang lebih menonjol ke belakang.

Pemasok tenaga tetap mengandalkan setting-an tahun lalu, V10, 5.2-liter dengan tenaga 600 PS. Pertimbangannya, racikan tersebut sudah teruji mampu bertahan selama musim kompetisi. Sedangkan untuk pemindah tenaga, Reiter memercayakan pada produk Holinger yang memiliki bobot lebih ringan dan rasio gigi rapat dan perpindahan yang presisi.

Untuk mendapatkan pengendalian yang stabil, material suspensi masih sama, hanya diubah tingkat kekerasannya disesuaikan dengan tipikal sirkuit. Komponen rem menggunakan produk AP Racing 6 Piston yang dipercaya mampu bertahan selama sehari penuh.

Semua perubahan dan pengembangan yang dilakukan Reiter menelan biaya 288.000 euro atau sekitar Rp 3,5 miliar.

MOBIL, OTO NEWS January 4th 2012

Modifikasi Toyota Gs Prius Hadirkan Kesan Sporti dan Agresif

No Comments »
Toyota Motor Corp.

Prius GS hasil rumah modifikasi dari versi standar

  • Toyota Motor Corp.

    Penampilan Prius GS yang lebih gaya dan trendi

  • Toyota Motor Corp.

    Interior Prius GS

  • Toyota Motor Corp.

    Model pelek khusus (kiri) dan jok dengan jahitan khusus (kanan)

  • Tidak hanya Aqua yang dimodifikasi agar tampil lebih gaya  dan trendi, juga Prius. Penampilan “King of Hybrid” ini makin gaya, sporti dan namanya pun menjadi G’s Prius setelah dimodifikasi dan dijadikan sebagai salah model andalan Toyota di Tokyo Motor 2011.

    Detail ubahan ikon mobil hijau Toyota ini antara lain bentuk bemper depan dengan corak hitam di bagian tengahnya. Penampilannya menjadi sehingga tampil lebih sangar. Lainnya yang diubah adalah, ‘rumah’ lampu kabut dengan desain lebih trendi dan tambahan stiker hitam dengan lis merah pada bagian bawah samping mobil.

    Sebagai penyeimbang, corak hitam dan krom pelek, pada jari dan lis merah di bibir bagian luar diberi lis merah. Selanjutnya, agar terlihat lebih menarik, seluruh bodi ‘diguyur’ cat spesial White Pearl Crystal Shine.

    Kabin juga dirombak. Antara lain penggunaan  jok Recaro mode sport ber balut kulit  hitam dengan jahitan merah dan layar informasi model baru plus pedal-pedal aluminium. Selanjutnya sumber tenaga tidak mengalami sentuhan sama sekali alias tetap standar.

    MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized December 27th 2011

    Wuih, Indonesia Punya Mobil Listrik

    No Comments »

    Pada kontes modifikasi “Final Battle Auto Black Trough” (BABT) di Jakarta, minggu lalu, pengunjung sempat dihebohkan dengan munculnya sebuah mobil konsep SV-1 bertenaga listrik milik Franklin dari Klub Connection. Pemuda asal Bandung tersebut berkolaborasi dengan Signal Kustom sebagai modifikator dan LIPI yang memasok motor listrik.

    Mobil beratapkan langit tersebut memakai basis Nissan Cefiro. Semua bodi dan komponen di dalamnya dipensiunkan. Tinggal sasis bawaan pabrik, itu pun sudah sedikit dipangkas menyesuaikan dengan keberadaan komponen penunjang motor listrik, serta girbok sebagai pemindah tenaga.

    Bodi di desain kembali oleh Andri, punggawa dari Signal Kustom menggunakan bahan serat karbon dengan kombinasi plat agar lebih kokoh dan rigid. Postur tubuh didesain bergaya mobil konsep masa depan tanpa menggunakan atap. Beberapa pengoperasian sudah mengguanakan fitur elektrik seperti kap mesin dan sistem audio.

    Audio memang terlihat tak begitu ekstrem, tapi Alpine sebagai pemasok mensupport dengan barang – barang berkualitas. Sampai-sampai juri dari Amerika pun memberikan acungan jempol saat melakukan demo karena tidak menyangka setelan audio yang terlihat seadanya ini mampu mengeluarkan hasil yang mengejutkan.

    Selain audio, penggunaan sistem penggerak motor listrik ikut membuat juri dan penonton terkesima. Seirama dengan konsep modifikasi yang diangkat mengenai kendaraan ramah lingkungan, SV-1 digerakkan oleh motor dengan 3 sumber tenaga. “SV-1 tak hanya mengedepankan teknologi motor listrik semata, kami bersama LIPI menghadirkan sebuah pembaharuan dalam proses pengisian baterai,” papar Andri.

    Proses pengisiannya bisa dari listrik seperti umumnya mobil listrik, juga bisa menggunakan tenaga surya lewat konverter yang terdapat di kap mesin. Terakhir, pemanfaatan panas hasil pengereman seperti yang digunakan BMW dengan nama Regenerative Braking,” papar Andri.

    Semua sektor berjalan dengan baik bahkan mobil ceper ini ikut serta uji dyno meski tenaga yang terekam di roda tak terlalu besar. Maklum, karena berbeda cara kerja sistem mobil listrik dengan konvensional sehingga sulit mencatatkan rekor terbaiknya menggunakan mesin dyno untuk mobil konvensional. Cukup mengejutkan ketika kecepatan maksimum yang terdeteksi mencapai 120 km/jam.

    MOBIL, MODIFIKASI December 26th 2011

    Edan! BMW Drag Race Berlapis Emas

    No Comments »

    Balas dendam kadang bisa kelewatan. Seperti itulah yang dilakukan Mohammed Ibrahim dan Bakr Ibrahim, dua bersaudara asal Sydney, Australia. Mereka punya BMW E46 yang rusak saat melibas arena drag race Selandia Baru dan sudah diubah menjadi “monster perhiasan” bermesin besar dan berbodi serat karbon plus emas.

    Disebut “monster perhiasan” karena mobil dua pintu ini dilapisi emas 23 karat di sejumlah bagian dalam bodi, mulai dari mesin, turbocharger, pipa-pipa saluran, penyangga ban, suspensi, hingga velg yang berukuran 16 x 16 inci itu. Begitu juga ruang kabin, lapisan emas terlihat pada kemudi dan kursi, hingga ke pelapis dalam di area kaki.

    Mesin galak

    Mesin asli sudah diganti dengan mesin rotary Mazda 26B dan didukung turbo GT60. Walau banyak yang menyangsikan kalau mobil ini lebih seperti sebuah investasi ketimbang kendaraan balap, mesinnya sudah diuji dyno sebelum dilapisi emas. Hasilnya mencapai 1.664 tenaga kuda.

    “Mobil ini mencatat waktu 7,2 detik pada lintasan 402 meter dengan kecepatan 315 km per jam,” urai Ben Tubridy, Manager Queen Street Racing, rumah modifikasi yang dipercayakan duo Ibrahim mengerjakan mobilnya. Angka-angka itu tentu dihasilkan saat mobil belum didandani seperti sekarang.

    Ben dan timnya lantas memasangkan segala kelengkapan balap drag, termasuk parasut, tiang beroda kecil agar mobil tidak terjengkang, serta transmisi manual 5-percepatan dari Lenco dan ECU MoTeC M800 sebagai pengontrol. Semua itu tersimpan dalam bodi berbahan serat karbon tersebut.

    Soal biayanya, “ridelust” mendapat informasi angka Rp 9 miliar untuk BMW hitam yang dijuluki “Goldie Horn” ini.

    MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized December 19th 2011

    Bugatti Veyron Merveilleux Jadi Kado Ultah

    No Comments »

    Bugatti baru saja melepas Veyron edisi spesial “Merveilleux” yang hanya dibuat 1 unit. Supercar ini pesanan Simon, warga negara China, sebagai kado spesial untuk dirinya sendiri merayakan ulang tahun ke-40. Bahkan CEO Bugatti, Wolfgang Durheimer, ikut mengucapkan selamat lewat video rekaman yang dikirim bersamaan dengan Merveilleux.

    Merveilleux dibangun menggunakan basis Veyron Super Sport. Jika dilihat dari tampilannya, seluruh bodi menggunakan bahan serat karbon, plus penggunaan lis krom di sektor muka. Interior bernuansa bright blue dan pelek gelap. Selebihnya tampak sama dengan Veyron Super Sport.

    Di sektor mesin, tetap menggunakan tipe V8, berkapasitas 8.0-liter, dan 4 turbo kembar dengan intercooler yang diperbesar. Hasilnya, jantung pacu tersebut mampu mengembuskan tenaga 1.200 PS. Mobil ini disokong pula dengan 10 unit radiator yang tersebar untuk membantu pendinginan mesin, intercooler, oli mesin, transmisi, oli transmisi, AC, serta diferensial.

    Transmisi masih memakai 7 percepatan dengan teknologi sekuensial DSG. Performa dalam berakselerasi 0-100 km per jam cukup dahsyat, dicapai hanya 2,4 detik. Sedangkan kecepatan maksimal mampu digenjot hingga 431 km per jam. Saat dibejek dengan kekuatan penuh, mobil ini “meminum” bensin seliter untuk 1,2 km saja.

    Untuk bisa membawa Merveilleux ke China, Simon harus merogoh kocek lebih dari 2 juta dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 17,8 miliar.

    MOBIL, OTO NEWS December 16th 2011