Modifikasi Honda CBR250R with Police Style

No Comments »

Beberapa kendaraan unik untuk kepolisian dipajang di International Security Expo 2013 di Pragati Maidan, New Delhi. Salah satu yang patut diberi perhatian adalah Honda CBR250R yang dimodifikasi sedemikan rupa menjadi tunggangan polisi.

”Reinkarnasi” line up 250cc Honda karya IJS Electronics yang berbasis di Okhla, India itu mengalami perombakan hampir di semua bagian. Motif dan warna kendaraan masih mengadopsi warna asli, yakni putih, merah, dan biru. Bedanya, terdapat stiker bertuliskan ”Police” pada fairing, tangki, hingga buritan.

Perubahan paling siginifikan adalah dalam penambahan aksesori. Lampu depan motor ini sudah pakai LED. Kerlip cahaya merah dan biru dari LED khas Polisi ada di bagian depan dan belakang. Khusus di buritan dipasang lampu sirine. Komponen ”walkie-talkie” tersemat pada setang, lengkap dengan megafon. Boks serbaguna ada di kanan-kiri untuk meletakkan barang bawaan polisi.

Monty Singh dari Grand IJS Electronics mengatakan kepada Indiansautoblog bahwa pihaknya menginstal peranti atraktif untuk membuat prorotipe ini. ”Kami mampu membangun 50 sepeda motor seperti ini dalam satu bulan jika ada pesanan,” ujarnya.

Dijelaskan, untuk mempermudah pengoperasian lampu, tombol untuk menghidupkan dan mematikan lampu diletakkan bersebelahan dengan tombol engine stop. Lalu mikrofon dipasang terintegrasi dengan helm khusus untuk alasan keamanan dan kenyamanan.

Secara teknis, tidak ada yang berubah. Mesin masih sama, 250cc yang bisa memproduksi tenaga 26 PS dan torsi 23 Nm, berpasangan dengan girboks enam percepatan. Jika meluncur di jalanan, sepeda motor ini akan menjadi tunggangan polisi tercepat di India.

MODIFIKASI, MOTOR October 7th 2013

Modifikasi Ducati Desmosedici Jadi “Dirt Bike”

No Comments »
S

Habitat Ducati Desmosedici sudah sangat jelas. Petarung di lintasan balap. Tapi Roland Sands Design (RSD), studio modifikasi dari California, AS, rupanya tak begitu peduli soal itu. Moge asal Italia itu lantas dirombak dan dipaksa bermigrasi menjadi sepeda motor penggaruk tanah!

Jadilah seperti dalam foto, otot kekarnya semakin kentara. Bodi yang sebelumnya atletis, jadi cungkring meski tampak tetap gagah. RSD menamakan salah satu masterpiece itu sebagai Desmo Tracker. Sepeda motor yang legal digeber di jalanan, tapi juga tangguh diajak menjelajah, lahir dari trah sepeda motor balap. Meski keberadaannya misterius karena RSD menyembunyikannya sejak pertama dibangun pada 2011 atas permintaan seorang teman.
Dan kemarin (29/7), si Desmo Tracker muncul lagi, tapi di situs jual beli Ebay. Rupanya, pemilik terakhir sudah bosan dengan penampilannya, atau bisa jadi pailit. Ya, karena dengan keunikan yang berhasil ditorehkan RSD sangat disayangkan jika dijual. Sepeda motor yang pernah meraih penghargaan Performance Machine di AS itu sulit ditandingi karya lain, karena ini yang pertama.
RSD mempertahankan rangka utama. Lalu dibuat sub-frame sebagai penyangga jok belakang kustom, serta spakbor. Lengan ayun dibuat satu sisi dikombinasi tempat pelat nomor. Semua pembungkus mesin dihabisi dan dibiarkan telanjang. Lalu tangki bahan bakarnya dibentuk ulang dengan menginstal speedometer, dan pipa gas buang pakai bahan titanium FMF.
Kaki-kaki depan juga dirombak. Segitiga menggunakan Race Tech tapi dikustom lagi agar didapatkan posisi garpu yang ideal untuk model trail. Ban asli dicopot diganti 19 inci dengan spesifikasi penggaruk tanah. Peranti rem dari Brembo, suspensi dipasok Ohlins.
Tidak ada modifikasi mesin untuk kendaraan ini, pun demikian dengan peranti elektronik. Karena memang masih dirasa sangat galak. Kapasitas silinder 989 cc yang dapat menyemburkan tenaga 197 PS dan torsi 116 Nm sudah cukup untuk diajak ke berbagai kondisi jalan. Torsi besar buat nanjak, sementara tenaganya untuk ”narik-narik”.
Kini, si Desmo Tracker sudah dipajang dan menanti pembeli. Patokan pertamanya 50.000 Dollar AS atau setara Rp 513-an juta dan akan terus menanjak hingga penawar tertinggi.
MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS September 9th 2013

Modifikasi Toyota Soluna, Sang Penakluk Lancer Evolution

No Comments »

Subaru Impreza WRX STi atau Mitsubishi Lancer Evolution, jangan sekali-sekali menantang adu kebut Toyota Soluna produksi 2000 milik Windran ini. Tampilannya sih, tidak gahar. Keempat roda menggunakan pelek Enkei 15 inci, plus lips spoiler belakang dengan bodi berkelir merah, tapi tenaga mesinnya sangat dahsyat.

350 PS
Boleh percaya boleh tidak, Soluna ini mempunyai tenaga maksimum 350PS, naik empat kali lipat lebih dari standarnya yang hanya 85 PS. Bisa sebesar itu,  Ewin – panggilan akrab Windran – banyak melakukan modifikasi pada mesin, mulai dari jeroan sampai  memasang turbo Zage  yang dibelinya Rp 5 juta. Urusan mendongrak optimal performa  dipercayakan pada Apre, punggawa bengkel AP Speed, di kawasan Jakarta Timur.

Untuk mendapatkan tenaga sampai 350PS, Apre mengganti blok mesin standar dengan punya All New Corolla berkapasitas 1,8 liter.  Termasuk juga piston dan setang standar ditukar dengan Corolla Trueno bermesin 4AGZE. Throttle body memakai Corolla GTi sedangkan intake mengambil punya Great Corolla.

Nah, beberapa  komponen penunjang turbo seperti pipa, adaptor serta injektor tambahan dibuat secara kustom. Lainnya seperti intercooler memakai produk Apexi, boost control Gizmo, saringan udara HKS dan pompa bensin Wallbro. “Pompa bensinnya punya karakter unik karena harus dalam kondisi basah.  Karena masih memakai tangki standar maka posisi bensin tidak boleh kurang dari setengah biar terendam. Kalau tidak bisa ngadat,” beber Ewin yang bekerja di Imigrasi Jakarta Barat ini.

Untuk kebutuhan adu kebut, boost dipatok  1,2 bar, sedang pemakaian sehari-hari cukup 0,6 bar. Meski sudah ditingkatkan tenaga, mesin basi bisa “minum” Pertamax.  Kondisi itu tidak lepas dari pengaturan “otak” tambahan yang menggunakan piggyback Dastek. “Karena dulunya saya pakai yang versi Q maka harus pakai turbo modul. Sebenarnya fitur tersebut sudah ada di varian Q+,” ungkap pria berbadan subur ini.

Starlet Turbo
Ketika mesin usai dikerjakan, ternyata girboks Soluna tak bisa mengimbangi tenaga yang besar itu karena rasio final gear masih terlalu besar sehingga performa tidak maksimal. Setelah dihitung ternyata transmisi Starlet turbo sesuai dengan porsi tenaga tersebut. Dan untuk kopling agar tidak slip dipasang produk TRD.

Total modifikasi ini menghabiskan dana sekitar Rp 70 jutaan – hampir sama dengan harga mobilnya. Ketika diadu di lintasan drag race 402 meter, mampu menorehkan waktu 13,5 detik. “Itu juga belum maksimal dan saya sempat angkat gas menjelang finis. Karena mendaftar ikut kelas 14 detik (maksimal catatan waktu 14,0 detik) dengan waktu tempuh segitu, ya, breakout,” sesal Ewin. Saat lomba, katanya, lawannya (Mitsubishi Evolution) jauh di belakang dan mobil sangat kencang.

Mau lihat aksinya saat drag race? Simak video berikut.

MOBIL, MODIFIKASI March 22nd 2013

Modifikasi Range Rover Sport Dibalut Emas

No Comments »
detail berita

F : Range Rover Sport Dibalut Emas (Autoevolution)

Belum lama ini rumah modifikasi asal Rusia berhasil merubah tampilan BMW X5M dengan lapisan emas. Hal itu kembali terjadi, tapi yang membedakan yakni mobil yang dipilihnya berbeda kelas.

Kali ini giliran Range Rover Sport yang dilapisi emas oleh rumah modifikasi asal Rusia. Rumah modifikasi itu ingin memecahkan pikiran bahwa mobil sport juga bisa dimodifikasi dengan balutan emas.

Dalam modifikasi ini, tidak semua bodi Range Rover Sport ini dibalut dengan emas. Dari bagian kaca mobil hingga ke atapnya dicat warna hitam, balutan emas hanya dilakukan pada bodi bagian bawah.

Sementara itu, untuk empat roda kemudi dicat hitam legam serta grill depan yang juga di cat hitam. Pemilihan warna ini sangat cocok. Warna hitam dipilih agar tetap mempertahankan kesan gagah pada Range Rover Sport.

Sayangnya, rumah modifikasi ini tidak membeberkannya secara detail. Untuk interiornya tidak diketahui apakah dilapisi emas atau tidak. Yang pasti lapisan emas itu hanya mendominasi tampilan eksterior.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized March 7th 2013

Modification Honda PCX Bumble Bee Nih!

No Comments »

detail berita

F: Honda PCX Bumble Bee (Septian P / Okezone)

Tokoh autobot Bumble Bee dalam film Transformer masih menjadi wabah di kalangan pecinta modifikasi. Tidak sedikit yang menjadikan robot berkelir kuning ini sebagai inspirator utama dalam mengoprek tunggangan.

Tidak hanya pemodifikator mobil yang ngidam mengubah tampilan layaknya Chevrolet Camaro ala Bumble Bee. Modifikator roda dua pun tertarik untuk menjadikan Bumble Bee sebagai jagoannya.

Hal itu coba diwujudkan Peterson Rivai lewat Honda PCX miliknya. Modifikator asal Bandung ini menerapkan gaya modifikasi ekstrim pada skutik bongsor lansiran 2010 itu. Yang tersisa dari bawaan pabrik hanya rangka dan sebonggol mesin saja.

Pada bagian bodi, pria yang akrab disapa Peter ini membuatnya dengan bahan dasar serat fiber. Desainnya coba disesuaikan dengan karakter Bumble Bee.

Kelir kuning sebagai warna khas Bumble Bee membalut sekujur tubuhnya. Agar aroma Bumble Bee makin kental warna hitam juga menghiasi dibeberapa bagian.

Menariknya, Peter membuat sayap-sayap yang dapat bergerak sendiri. Otak dibalik bergeraknya sayap tersebut berkat pengaplikasian perangkat motorize.

Selain itu, terdapat pula kepala Bumble Bee yang ditempatkan tepat ditengah cover depan. Kepala Bumble Bee ini juga menerapkan perangkat motorize sehingga kepala robot itu bisa bergerak keluar-masuk.

Hal ini juga diakui Peter sebagai salah satu kesulitan terbesar dalam membangun skutik Bumble Bee ini. “Emang dasarnya dari dulu suka robot dan film Transformer. Kalau tingkat kesulitannya pas ngerjain ya kelistrikan dan motorize,” akunya.

Harapan besar terkuak saat dirinya memakai velg dan ban super lebar. “Saya mau cetak rekor motor matic yang pakai velg paling besar,” harapnya.

Sekadar informasi, velg yang digunakan merupakan velg lebar lansiran Lenzo yang dibalut ban Harley-Davidson berukuran 360/60. Peter mengaku menghabiskan dana Rp20 juta untuk satu roda raksasa ini.

Tidak hanya itu, Peter juga memesan khusus swing-arm custom dari Thailand agar roda bongsor ini dapat terpasang.

Ubahan lain yang tidak kalah menarik berada di sektor suspensi. PCX Bumble Bee ini sudah tidak lagi menggunakan suspensi bawaan pabrik. Suspensi depan dan belakang telah menggunakan model air suspension.

“Kalau posisi naik, jarak bodi ke tanah cuma 5 senti (cm). Kalau turun sudah mentok tanah,” jawabnya enteng.

Tampang PCX makin garang dengan pengaplikasian saluran gas buang sebanyak enam unit, empat kanan dan dua di kiri. Beruntung knalpot-knalpot tersebut telah dilapisi krom sehingga terlihat lebih elegan.

Semua ubahan mulai dari A sampai Z dilakukan Peter di bengkelnya, Zone Modified Project yang bermarkas di Jalan Murni 1, Bandung, Jawa Barat.

Spesifikasi:
Motor: Honda PCX 2010
Pelek depan : Custom 5.00-14
Pelek belakang : Big wheel Lenzo 14.00-18
Ban depan : swallow 140/60
Ban Belakang :vee rubber 360/30 (limited edition)
Shock depan : Trusty Airsuspension
Shock belakang : Air suspension
Swingarm: Custom Zone Modified
Transfer arm : custom
Knalpot : 6 buah custom
Noz : NX
Airfilter : X5
Step : bikers
Cover radiator : Kangi
Cover as roda: Bikers
Kaliper depan : Brembo
Kaliper belakang : PN Racing
Standar : GT-R
Cover cvt : Panom
Headlamp : Projector Custom
Stoplamp : Custom
Stang : Sharky
Spion : Camera
Jok : CNC custom
Master rem : X-Speed
HandGrip : GT-R
Gas spontan : X5
Body light : Custom
Body work : Custom
Motorized : Custom
Lcd: 5 unit
Player video : iphone4s
Cat : Lesonal
Bengkel : Zone Modified Projec

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized February 8th 2013

Modifikasi Bajaj Pulsar Bertampang Gado-Gado

No Comments »

Bagi Simon Pohan, tampang Bajaj Pulsar 220 yang cukup gahar, dinilai belum bisa membuatnya puas. Imajinasi terus merangsang otaknya untuk segera melakukan operasi agar tunggangan sehari-harinya  itu tampil lebih berotot. Hasilnya,muka India hilang berganti dengan wajah moge gado-gado comotan empat merek sepeda motor!

Dibantu rumah modifikasi DJ Custom di  di Jalan  Jati Kramat Raya, Bekasi, Simon langsung menelanjangi semua penutup tubuh Pulsar.  Selanjutnya diberi  fairing kanan-kiri  hasil karya sendiri dengan  meniru lekukan Suzuki GSX-R600 yang seksi. Bodi belakang dan kondom tangki, diambil dari cetakan Ducati 1198S. Sementara sepatbor depan meniru gaya Kawasaki ZX-6R plus batok lampu depan mencontoh bentuk Honda CBR 600.

”Kalau begini orang pasti bertanya dan tidak akan mengenali wajah aslinya. Terserah orang nebak saja. Pastinya, bodi lebih besar, persis seperti keinginan dan imajiniasi saya,” tukas mahasiswa Universitas Guna Darma, Jakarta itu,

Bodi yang sudah terbentuk diwarnai. Tak mau repot, Simon tetap menonjolkan warna dasar merah agar tak mengubah STNK. Meski demikian, merah yang dipilih sedikit lebih gelap dan berunsur glitter sehingga menimbulkan efek bling-bling bila terkena sinar matahari. Kombinasi grafis silver dan putih sedikit ditumpahkan pada fairing agar tak monoton.

Ganti ban
Selebihnya, aksesori berbicara. Untuk membuat seperti moge beneran, ban diganti dengan ukuran lebih besar, dipasangkan dengan pelek bawaan pabrik. Ban depan menggunakan MRF 90/80-17 dan belakang 120/80-17. Sedangkan lengan ayun masih mengandalkan aslinya.

Setang diganti dengan model jepit merek NUI, sementara panel meter mempertahankan aslinya yang dinilai sudah gaya. Sebagai pelengkap, pijakan kaki diganti dengan jenis underbone dan knalpot standar diganti dengan kustom bergaya moge Eropa berbalur krom.

Minor
Meski bagi kebanyakan orang, tampang sepeda motor ini sudah ideal, Simon merasa masih ada yang kurang. Menurutnya,suspensi belakang asli – sokbereker ganda – kurang cocok untuk moge. Di lain hal, lengan ayun juga dibiarkan kelihatn. Hasilnya, bagian belakang sepeda motor ini jadi minor dan terkesan cungkring. ”Saya lebih suka bawaan pabrik untuk kenyamanan. Saya pakai dulu beberapa bulan! Kalau bosan, saya rombak lagi,” tegasnya.

Untuk operasi wajah sepeda motor tersebut, Simon mengaku sudah menghabiskan biaya lebih Rp 12 juta. Paling banyak disita oleh lampu depan Minerva VX, proyektor ganda yang membutuhkan biaya Rp 700.000 lebih.

MODIFIKASI, MOTOR January 4th 2013

Modifikasi Kawasaki ER6 untuk Turing

No Comments »

Melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor, merupaka akvitas yang menyenangkan bagi Ivan Hardjadinata. Untuk itu, ia membeli Kawasaki ER6 keluaran 2012 dan langsung dimodifikasi agar bisa diajak pelesir dengan mantap. “Tujuan utama saya memodifikasi untuk keselamatan dan mendapatkan stabilitas,” jelas pengusaha brankas ini.

Keselamatan
Bagian pertama yang diganti adalah kampas dan master rem atas dengan produk Brembo. Sedangkan piringan pakai merek Braking, selang rem Hell dan tabung rem Rizoma.

Pengaman lain yang ditambahkan, pelindung tangan Acerbis  khusus  turing. “Alat ini bisa menepis angin. Maklum sudah berumur, nggak kuat dingin,” cerita pria berumur di atas 40 tahun ini. Untuk menjaga agar kaki tidak tertindih sepeda motor ketika jatuh, dipasang pula penahan mesin (engine slider) Rizoma di kanan-kiri. Penutup mesin juga diberi pelindung dari serat karbon Leovince agar kaki tidak disengat panas mesin.

Stabilitas
“Banyak pemakai ER6 langsung mengganti ban karena dianggap daya cengkramnya kurang. Setelah saya coba, ternyata penyebabnya suspensi,” beber pria murah senyum ini. Sokbreker pun diganti dengan merek Ohlin yang bisa disetel kekerasan dan ketinggiannya. Dengan penggantian itu, bagian belakang tidak mudah ‘ngesot’ saat manuver pada kecepatan sedang dan tinggi.

Untuk setang liar saat melewati jalan bergelombang dan rusak, dipasang pula steering damper keluaran Hyper Pro. Ditambah lagi dengan shock stabilizer dari Biker.

Performa
Target utama, memperoleh tarikan awal (torsi) yang pas. “Harus mantap! Jadi kalau menyusul, kita yakin karena tarikannya lebih panjang,” tegasnya. Knalpot pun diganti dengan Leovince agar ‘napas’ lebih plong dan suara ngebass. Filter udara pilih DNA. Sproket  belakang diganti dengan jumlah giri lebih sendiri 45 (standar 46). Tujuannya, untuk memperoleh tarikan lebih panjang. Terakhir, memasang Engine Control Unit (ECU) dengan piggyback dan autotune Dyno jet. Ternyata, tenaga mesin bertambah 10 PS.

Kosmetik
Selanjutnya dipasang pula boks Givi  di samping dan di belakang untuk menyimpan bawaan selama turing. “Selama pemasangan benar dan cocok, akan terlihat harmonis,” tambahnya. Untuk memperoleh kenyamanan duduk dan mencegah selip, jok dilapisi kulit dari Luimoto.

Modifikasi dilakukan secara bertahap dan diperkirakan menghabiskan dana Rp 50 juta lebih.

“Semua yang saya pakai  benar-benar bermanfaat. Setiap ganti langsung saya rasakan perubahannya. Jika kurang pas, saya cari yang lain  untuk menunjang hobi turing saya,” tutup Ivan.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized December 20th 2012

Nah Ini dia Camaro Bumble Bee Limosin

No Comments »

detail berita

F: Chevrolet Camaro Limosin

Chevrolet Camaro didandani layaknya tokoh Bumble Bee dalam film Transformer itu sudah biasa. nah kalau Bumble Bee berbentuk limosin, itu baru luar biasa.

Ya, Chevrolet Camaro berkelir kuning khas tokoh Bumble Bee dimodifikasi menjadi limosin benar-benar nyata. Muscle car asal Amerika Serikat ini memiliki bodi dua kali lebih panjang dari aslinya setelah dimodifikasi oleh ShowTime Limos asal Australia.

Apabila dilihat dari tampak depan, sama sekali tidak ada yang berbeda dengan Camaro Bumble Bee lainnya. namun setelah melihat sampingnya, mungkin Anda terkejut dan hanya mengeleng-gelengkan kepala.

Dengan posturnya yang lebih panjang, Camaro Limosin mampu menampung 8 orang dewasa atau 9 anak-anak. Oleh ShowTime Limos, Chevy Camaro limosin ini disewakan untuk digunakan sebagai kendaraan pengantar pengantin, pesta ulang tahun atau acara spesial lainnya.

Agar nampak semakin berbeda dan terlihat berkelas, Camaro limosin mengadopsi pintu model gulwing yang kerap dijumpai pada supercar-supercar ternama.

Segudang ubahan baru terlihat saat Anda menyusuri ruang kabinnya. Logo Transformer mendominasi seisi ruang penumpang. Mulai dari bagian kaca hingga jok. Tidak hanya itu didalamnya juga terdapat potongan kepala dari autobot Bumble Bee.

Suasana di dalam kabin semakin menarik setelah disinari lampu LED yang berwarna-warni. Ditambah minibar dan monitor LCD 21 inci, siapapun yang berada didalamnya dijamin enggan keluar dari mobil bermesin 6.2 liter V8 tersebut.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized December 11th 2012

Modification Honda Jazz Hello Kitty Bikin Gemes

No Comments »
detail berita
Jangan remehkan kemampuan wanita dalam hal modifikasi. Mungkin kata-kata itu tepat apabila ditujukan bagi Liza pemilik Honda Jazz satu ini.

Tidak berpikir panjang, mobil baru dengan plat nomor DA 121 ZA ini langsung diguyur air brush. Uniknya motif yang dikedepankan adalah Hello Kitty, tokoh kartun yang diciptakan oleh Yuko Shimizu.

Karakter Hello Kitty pertama kali yang diperkenalkan pada 1974 silam. Karakter berupa kucing betina tersebut memiliki ciri khas dengan jepitan pita di kepala.

Oleh wanita asal Kalimantan Selatan tersebut, Hello Kitty dijadikan pemeran utama dalam memodifikasi mobilnya.

Sisi eksterior didominasi dengan warna pink dan sedikit sentuhan ungu pada fender. Gambar Hello Kitty berukuran cukup besar menghiasi kap mesin dan pintu samping. Tidak hanya itu, pada spion dan pintu belakang terdapat gambar Hello Kitty yang sedang memeluk boneka.

Hello Liza Melengkapi tampilan luar, velg Verde R18 kelir putih dikombinasikan dengan ban Accelera 215/40 ZR18.

Beranjak ke ruang kabin. Nuansa merah muda mendominasi sisi interior, mulai dari Jok, plafon, pilar-pilar hingga trim pintu. Tidak hanya itu, dasbor, konsol tengah sampai lingkar kemudi penuh dengan sentuhan pink.

Tidak hanya di sisi luar, grafis Hello Kitty pun lagi-lagi dijumpai di dalam mobil, tepatnya di bagian plafon. Ukurannya cukup besar, hampir menutupi ruang plafon.

MOBIL, MODIFIKASI November 23rd 2012

MODIFIKASI JUPITER MX 2011 Extreme PART 1

No Comments »

SPESIFIKASI JUPITER MX 2006

Batok Lampu Depan : Arashi (Rp.200 ribu)
Stang : Ninja (Rp. 150 ribu)
Body : Custom Plat Galvanis 0.8 mm
Ban Depan : Delitire 110-70/17 (Rp. 200 ribu)
Ban Belakang : Delitire 140-70/17 (Rp. 250 ribu)
Velg Depan / Belakang : Custom (Rp.750 ribu)
Shock Depan : Cagiva Mito (Rp. 500 ribu)
Disk Belakang : Satria F (Rp. 250 ribu)
Knalpot : AHRS (Rp. 300 ribu)
Bengkel : Tauco Custom, Jalan Kebagusan Jagakarsa, Jaksel
Nama Pemilik : Eko Putra Widhi



yellow airbrush make the motor look extreme


SPECIFICATIONS MODIF YAMAHA JUPITER MX
Tires Front: Deli Tire 110-70/17 Rear tires: Tire Deli 140-70/17 Velg: Power Head Lamp: Suzuki Arashi Stop Lamp: Custom Stang: Kawasaki Ninja Future Shock: Cagiva Mito Disk Rear: Satria F 150 Body Kit Set: 0.8 mm Custom Plate Galvanic Exhaust: AHRS


Modifikasi, belakangan sudah menjadi gaya hidup dan makanan motobikers sehari-hari. Tidak sedikit motor modifikasi yang sliweran di jalanan ibukota. Tidak hanya penunggang kuda besi asal Jakarta, barudak Bandung juga tidak mau ketinggalan. Bahkan, Eko Putra Widhi jauh-jauh datang ke rumah modifikasi Tauco Custom untuk menyulap motornya agar makin gaya. Eko mau motornya beda, sporty dan tentunya lebih macho. Karena itu, Topo Goedel selaku modifikator ingin memberikan hasil maksimal sesuai permintaan si empunya motor.

”Mas Eko mau motornya tampil beda dan macho. Karena itu, konsep sport saya pilih dengan dasaran warna kuning yang pastinya tampil ciamik,” ujar Topo, belum lama ini. Untuk mewujudkan tampilan motor sport, Topo menggeser tanki kedepan. Selain itu, walau masih terlihat kurus namun motor enak dilihat dan lebih keren. Topo juga turut membenamkan besi behel yang disematkan pada sisi motor ini layaknya motor-motor sport eropa. Step awal yang dilakukan Topo adalah ‘menelanjangi’ baju bawaan motor yang mengusung mesin 135cc ini. Setelah itu, penambahan tulang pada rangka untuk menggendong baju baru yang terbuat dari plat besi.

“Khusus untuk produk Yamaha memang mudah memodifikasinya. Karena itu, Jupiter MX juga tinggal mengikuti kontur tulang sebelum dibuatkan plat untuk rangkaian modifikasi konsep motor sport,” tambah builder pendiam ini. Untuk tidak mengurangi kesan motor sport, Topo mendesain jok terpisah. Selain itu, ditambahkan batok lampu mirip dengan motor-motor pengusung mesin balap. “Untuk warna dipilih kombinasi. Ada empat warna yang saya taburi di motor ini. Selain kuning, ada silver, hitam dan putih. Hasilnya lumayan gahar dan memang mirip dengan motor sport yang berlaga di MotoGP,” urainya.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized July 12th 2012