Modifikasi KIA Carens II: Between Art And Music

No Comments »

carens1

Melihat Modifikasi tampilan luarnya saja sudah bisa membuat mobil KIA Carens II berplat AD ini tampil menawan dan memiliki nilai seni dengan adanya torehan air brush pada bodinya. Tapi tampilan luar bukanlah yang menjadi sorotan dan fokus Modifikasi dari mobil kepunyaan pasutri Aries dan Ierma.

Kesukaan sang empu terhadap car audio berkonsep SQ membuat fokus Modifikasi Carens II berkelir silver ini ada pada sektor audio systemnya. Instalasi audio systemnya pun digarap secara total dan serius demi menghasilkan kualitas suara  yang bisa unjuk kebolehan di arena kontes SQ.

Untuk membangun audio systemnya, sang empu mempercayakan modifikasinya langsung ke workshop Audio Plus yang namanya sudah dikenal dikalangan pencinta car audio dengan berbagai prestasi yang gemilang. Hi-End And Artistic InstallationModifikasi audio system mobil ini dilakukan dengan banyak treatment yang ciamik untuk dapat menghasilkan suara yang siap turun kontes Sound Quality.

carens4

Untuk main sourcenya, mobil ini dijejali head unit hi-end lansiran Eclipse Sound Monitor CDT-450X yang kemudian dimaksimalkan Processor DBX Driverack 260 yang diletakkan dibagian bagasi.

Mengejar kesempurnaan suara, seluruh perangkat audio system mengandalkan produk hi-end. Speaker depan mengandalkan system 3 way, untuk driver tweeter dan midrange menggunakan lansiran Micro Precision yang kemudian dilengkapi dengan midbass Crescendo. Placement tweeter MP-7.28 Signature dan midrange MP-9.10 ditanamkan pada pilar A dengan dudukan custom, sedangkan placement midbass MB-6 mengandalkan placement di kick panel.

Berbeda dengan instalasi audio system konsep SQ pada umumnya yang biasa menggunakan 1 unit subwoofer 10” untuk pelontar suara bass-nya, instalasi audio system Carens II tahun 2004 ini mengandalkan 2 unit subwoofer 10” lansiran Crescendo Etude 2.10 yang disematkan dibagasi. Sebagai penguat daya untuk kebutuhan seluruh speaker yang ada, mobil ini hanya mengandalkan 1 unit power amplifier pilihan, yaitu Genesis Five Channel.

carens2
Kualitas audio system di mobil Carens milik Aries dan Ierma ini bukan hanya didukung perangkat audio system yang berkelas hi-end saja, akan tetapi didukung juga dengan berbagai treatment khusus, mulai dari pemasangan peredam secara full sampai instalasi jalur perkabelan yang sangat-sangat rapi, alhasil, selain sanggup menghasilkan kualitas suara SQ yang baik, instalasinya membuat kabin memiliki nilai artistik yang juga sangat baik.

Dengan sistem hasil racikan dari tim workshop Audio Plus, keluaran suara audio system mobil ini mampu menorehkan prestasi gemilang hingga total 16 kali juara kontes SQ dikelas 60 juta dan FFA di setiap ajang kontes Sound Quality Indonesia yang pernah diikutinya.

carens3

carens5

Spesifikasi :Head Unit : Eclipse Sound Monitor CDT 450X
Processor : DBX Driverack 260
Tweeter : Micro Precision MP 7.28 Signature
Midrange : Micro Precision MP 9.10
Midbass : Crescendo MB-6
Subwoofer : Crescendo Etude 2.10 (2  Pcs)
Power Amplifier : Genesis Five Channel
Kabel RCA : Harmonic Harmony Direct Link
Kabel Speaker : Harmonic Harmony Concerto
Kabel Power : Harmonic Harmony Interlude
Battery : Batcap X2000 & X400

Workshop Audio : Audio Plus
Alamat : Ruko Green Ville Blok BG, No.6, Jakarta Barat
Phone : 021-5638390

Source : situsotomotif.com

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized June 22nd 2012

Honda Civic Street Racing, Tak Malu Lagi Digeber

No Comments »

img

Bagi sebagian orang, memiliki mobil yang terlalu standar membuat malu untuk mengendarainya. Karenanya banyak pemilik mobil langsung menyerahkan mobil kesayangan ke modifikator handal untuk tampil mentereng.

Seperti halnya Edwin. Demi kepuasan batin dia pun tak ragu lagi memodifikasi Honda Civic tahun 2006 miliknya.

Pria kelahiran September 1981 itu pun mengeluarkan kreativitasnya agar hasil modifikasi menjadi spesial dan berbeda dari mobil modifikasi kebanyakan. Mobil Honda Civic 2006 itu pun dimodifikasi bergaya Street Racing.

Dan kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest di Manado beberapa waktu lalu menjadi saksi aksi gila Edwin.

“Untuk urusan modifikasi bodi gwe tidak sendiri, memang ada beberapa bantuan dari teman untuk sektor tertentu. Ada beberapa rumah modifikasi seperti Auto Wins, DA concept Rev Eng, SS Performance, Auto Style Tomi airbrush,” kata Edwin kepada detikOto.

Dan karena konsepnya Street Racing, untuk urusan mesin harus benar-benar hebat. Oleh sebab itu Edwin mengaku mendatangkan ahli mesin mobil dari Jakarta ke Manado.

untuk urusan mesin, Edwin mencangkokkan turbo Zage serta unichip dastel, oil catch, works engineering header, dan knalpot khusus.

Honda Civic berkelir kuning tersebut mulai diubah pada bagian eksteriornya. Secara keseluruhan bodi luar hampir tak banyak perubahan, namun Edwin menggunakan racing Type S custom karbon pada depan bodi kit samping hingga bagian sayap untuk memperkental tampilan raja jalanan.

Dan untuk hidung mobil disematkan spoiler custom berwarna hitam. Tak luput 1 unit sunroof menghiasai kabin penumpang.

Pada bagian kaki-kaki Edwin memanfaatkan pelek warna hitam BC forged ukuran 19/8,5/9,5 yang dibalut dengan ban accelera 225/35 ring 19 depan dan belakang.

Selesai urusan eksterior, saatnya melongok ke kabin penumpang. Edwin yang berpenampilan klimis ini sepertinya tahu benar mana yang harus dimodifikasi agar mobil tampil sempurna. Formasi bawaan pabrik hampir tidak berubah, hanya ia menambahkan roll bar 9 inci dari depan hingga kabin penumpang belakang.

Sementara kursi bawaan pabrik dilucuti dan diganti dengan kursi balap Bridge hitam sesuai dengan teman kabin penumpang yang hitam.

Ide Edwin semakin liar. Untuk memanjakan telinganya, ia memasukkan audio system Alpine 502 double DIN, DXA H701 dan RVX, speaker cube accoustic depan dan belakang yang terintegrasi dengan Alpine kompetisi di bagasi. Selain itu diperkuat juga dengan power cerafin monoblock DD.

Secara keseluruhan Edwin menghabiskan dana sebesar Rp 150 juta dengan lama pengerjaan sekitar 2 bulan. Dan ide kreatifnya pun tidak sia-sia. Di ajang CMAAC di Manado, Edwin dan mobilnya berhasil menggondol titel King of Street Racing.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized June 12th 2012

Yamaha Jupiter MX 135 LC, Pesona Lampu

No Comments »

Sejak kehadirannya 5 tahun yang lalu, sudah banyak sekali Yamaha Jupiter MX 135LC dimodifikasi seperti karya modifikator M1 dari Bali ini. Acuannya mengganti beberapa bagian bodi dengan tipe sama yang edar di Thailand. Misal setang dan lengan ayun.

“Memang pasaran sekali yang ganti setang pakai Yamaha X1 seperti ini,” buka Made Ambhara, sang modifikator. Begitu juga swing arm yang menggunakan punya Yamaha Spark, sudah sesuatu yang sangat lumrah.

“Tapi, saya enggak mau terjebak tampilan biasa seperti itu. Untuk itu, harus ada inovasi atau hal baru yang dilakukan,” kata pria bertubuh subur ini. Dengan spesialis bengkelnya yang menggunakan fiber glass, tentu saja gampang mewujudkan ide liar yang ada di benaknya.

Misalnya untuk lampu utama. Dengan cukup berani dia coba pasang lampu variasi trail ke bodi depan. Tentu ini hal bisa dibilang baru terjadi.

“Saya lihat lampu yang banyak dipakai pengguna Kawasaki KLX itu berkesan sangat modern dan juga futuristik, karena itu kepikiran untuk nempelin di MX,” cerita pemilik bengkel dari Jl. Gunung Muliawan Timur No. 15X, Denpasar.

Karena seluruh bodi merupakan buatannya sendiri, Made bisa langsung mengatur penempatannya. “Bentuk lampu yang serba runcing seperti itu cocok dengan konsep Jupiter MX yang sudah dandan racing style seperti ini,” tambahnya.

Tidak hanya untuk depan, bengkel yang rajin ikut contezt modifikasi ini juga menemukan desain stop lamp yang baru untuk detail modifikasi. Kali ini dia menggunakan lampu Honda Scoopy.

“Bentuk lampu Scoopy sudah menarik, tapi supaya orang tambah penasaran, posisi lampu sengaja dibalik. Dengan begitu tampilan belakang menjadi tidak biasa lagi,” bangga pria yang juga berbisnis di bidang ekspedisi ini.

Modifikasi seperti ini memang tergolong ringan. Karena enggak perlu rombak rangka segala macam. Dengan adanya inovasi di bagian detail, maka hal yang biasa tadi bisa menjadi luar biasa.

Source : http://motorplus.otomotifnet.com
MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized May 31st 2012

Ford Fiesta WRC Berkeliaran di Jakarta

No Comments »
Pekan lalu KompasOtomotif melihat sesuatu yang menarik, yaitu Ford Fiesta bergaya World Rally Cahmpionship (WRC) lengkap dengan Monster Energy yang diparkir pada salah satu rumah mewah, di Jakarta Selatan. Setelah diusut, ternyata, aslinya adalah Ford Fiesta 2011. Mobil kompak ini telah dimodififkasi dan dijadikan simbol bukti kecintaan Ucok – sapaan akrab Rachmat Harahap – terhadap reli dan mengaku (juga mengaku sebagai mantan pereli).”Perombakannya banyak. Termasuk penambahan bodi kit,” ungkap Ucok. Bemper dan kap mesin plus 4-lampu xenon telah membuat wajah Fiesta ini berbeda dari asli atau standarnya. Begitu juga  tambahan ornamen di sepatbor (fender) depan dan belakang  yang berukuran besar. Sosok hatchback ini pun  semakin kokoh. Perombakan di bagian belakang termasuk ekstrim, khususnya bemper dan tambahan sayap.

Interior juga dirombak untuk menciptakan ciri khas mobil reli. Untuk itu, dipasang roll bar, kursi model bucket dari Recaro dan pedal-pedal Sparco. Perangkat hiburan juga diganti dengan memilih satu set audi dari Kicker. ”Yah, ini mobil kan untuk gaya. Audionya kudu di upgrade juga,” imbuh Ucok.

Di bawah kap mesin, juga terjadi perombakan tak kalah ganas. Mesin mobil kompak ini mengalami cangkok turbo disertai kelengkapannya antara lain HKS intercooler, wasegate turbo smart, saluran buang dan injektor tambahan.

Untuk mempertegas sosok Fiesta World Rally, dipasang pula pelek 18 inci hijau ala Monster Energy dari Volrace. Mobil ini semakin macho dengan kaliper rem merah di depan bersama piringan buatan Brembo.

Sayang, Ucok tidak merinci, biaya yang telah dihabiskan untuk mempermak penampilan Fiesta ini!

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized May 24th 2012

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 “Telanjang” yang Seksi

No Comments »

detail berita

Kawasaki Ninja 250 memiliki tampilan sport yang sangat kental sejak keluar dari pabriknya. Maka tidak heran jika banyak pembesut motor sport asal Jepang ini meningkatkan tampilannya dengan cara memodifikasi ala motor MotoGP.

Pertimbangannya, selain mudah untuk dimodifikasi model tersebut, aksesoris penunjangnya juga sudah banyak tersedia dipasaran. Namun Studio Motor Custom Bike mencoba menyuguhkan sesuatu yang berbeda lewat Kawasaki Ninja 250 berjuluk Flat Traker.

Modifikasi yang diusung tidak terlalu ekstrim namun membuat Ninja memiliki karakter naked bike yang sangat kuat dan terlihat seksi. Seluruh bodi asli “pelet dari Jepang” ini ditanggalkan dan diganti baju baru. Siapa pun yang melihat motor ini pastinya tidak akan menyangka kalau ini Ninja 250.

Tangki asli Ninja yang gendut pun diganti dengan tangki lebih kecil model peanut. Tidak diketahui berapa isi kapasitas BBM pada tangki ini. Buritan Flat Traker pun sangat terlihat berbeda. Model meruncing yang mencirikan motor sport masa kini berubah dengan model mendatar khas Cafe Racer.

Tampilan luar kian terlihat sangar dengan balutan warna hijau doff. Sementara sektor rangka dilabur warna kuning emas untuk menunjang tampilan luar.

Nampaknya motor ini hanya diperuntukkan bagi sang penunggang saja. Hal tersebut dapat dilihat dari jok model single seater yang dianut. Hal menarik terlihat pada sektor penerangan, Ninja telanjang ini menggunakan lampu HID yang dicomot dari Toyota Rush. Lampu tersebut ditempatkan di shockbreaker sebelah kanan.

Agar tampilan luar kian maksimal, maka part berbau racing pun coba untuk dianut seperti foot step X-Race, filter udara K&N dan knalpot racing lansiran Leovince SBK.

Ubahan pada sektor kaki-kaki pun tidak nampak nyeleneh dan disesuaikan dengan postur Flat Traker. Velg palang enam disektor depan dibalut ban depan Bridgestone Battlax 120/70-17, sementara sektor belakang mengusung ban Bridgestone Battlax 150/70-17.

Spesifikasi
Setang: Fatbar
Spion: Koso
Lampu depan: Toyota Rush + HID
Lampu Belakang: After market
Knalpot: Leovince SBK
Footstep: X-Race
Filter udara: K&N
Ban depan: Bridgestone Battlax 120/70-17
Ban belakang: Bridgestone Battlax 150/70-17
Custom: Studio Motor custome Bike
Painting: Komet Studio

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized May 16th 2012

Pajero Sport Berkaki Besar dan Suspensi Udara

No Comments »

Mendandani mobil dengan mengganti pelek dengan diameter  lebih besar bukanlah hal yang spesial. Hanya, menjadi tidak lazim bila diameter yang dipilih paling maksimal. Nah, ketidaklaiman itulha yang dilakukan Agus Budiono dengan menggunakan pelek asal Amerika Serikat, Limited, berdiameter 26 inci dan lebar 10,5 depan-belakang.

Rp80 Juta
Pemilik Pajero Sport ini paham benar tingkat kesulitan yang dihadapi ketika memutuskan memakai pelek berdiameter besar. Beberapa modifikasi harus dilakukan agar lingkar roda ini bisa dipasang  dengan baik dan aman digunakan.

Inner fender bawaan pabrik yang dibuat dari plastik diganti. Pelat yang berada di dalamnya ikut disesuaikan agar tidak mentok. Setelah itu lapisan spakbor diganti dengan menggunakan  plastik dengan  ukuran yang sudah disesuaikan untuk menjaga bagian dalam tetap bersih.

Kendala lain muncul saat pelek dan ban seharga Rp80 juta itu akan dipasang. Saat setir diputar, ban Kumho menyentuh motor penyemprot air wiper. Alhasil, perangkat tersebut  harus dimodifikasi.

“Pemasangan suspensi udara (air suspension) pun tak kalah rumitnya dibandingkan dengan  pemasangan pelek,” ungkap pemuda asal Solo ini. Pemasangan dipercayakan ke Bengkel Catalunya dan langsung dipantau oleh pemuda 29 tahun ini.

Untuk mendapatkan hasil maksimal ketika mobil diaktifkan ke posisi paling rendah, dudukan per dipindahkan ke bagian bawah dari posisi awal. Begitu pula posisi peredam kejut (shock absorber) Koni – aslinya untuk Honda Genio – dipisahkan dari balon suspensi udara. Proses pemindahan dudukan per dan peredam kejut butuh 4 hari agar semua berfungsi dengan baik saat mobil melaju.

Ganti Lampu
“Bodi mobil juga ikut dimodifikasi agar terlihat berbeda dan lebih oke,” ujar pengusaha showroom Budi Agung Motor ini. Beberapa aksesoris menempel di eksterior depan dan belakang plus stiker di samping. Penerangan ditukar dengan HID untuk lampu utama dan lampu kabut (foglamp) serta lightbar di atap dari Landun.

Bagian interior yang diganti adalah bahan pelapis jok, kini menggunakan kulit. Untuk hiburan, dipasang baru sebuah monitor LCD bersama DVD player di plafon, baris depan dekat spion tengah.

Untuk mencegah penurunan performa saat akselerasi, ECU ditemani piggy back yang dklaim bisa menaikkan tenaga 30%.

“Kalau tenaga nggak di-up grade, saat konvoi bisa jadi saya tertinggal dengan yang lain. Pasalnya bobot kendaraan bertambah karena pelek diganti serta komponen suspensi udara bersama tabung dan motornya,” tutup Agus.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized May 15th 2012

Honda Sabre Switchblade Pro Drag Konsep

No Comments »
detail berita

F: Honda Sabre Switchblade Pro Drag Konsep (Topspeed)

TOKYO – Sabre Switchblade Pro Drag, itu adalah nama untuk motor konsep yang dikembangkan oleh produsen motor Honda. Motor ini memiliki aura motor balap jalanan yang kuat, terlihat pada desain serta dapurpacu yang menggunakan kapasitas besar.

Desain motor yang berbasis Honda Sabre ini terispirasi dari gaya yang melekat pada kendaraan Formula 1 dan MotoGP. Guna membungkus rangka, maka digunakan bodi berbahan karbon fiber. Kesan motor drag semakin kuat dengan pemasangan setang jepit sabagai alat pengendali motor.

Untuk suspensi, motor ini menggunakan shock tipe sport dengan pengaturan tiga pilihan dan monoshock dibagian belakang. Sistem suspensi ini dinilai mampu meredam getaran dan guncangan.

Guna mendukung segi keamanan, pada sistem pengereman Sabre Switchblade Pro Drag menggunakan kaliper rem dan piringan cakram dengan spesifikasi balap. Melengkapi kesan balap, velg menggunakan serat karbon yang terkenal ringan namun sangat kuat. Bagian depan berukuran 21 inci sedangkan belakang 18 inci.

Motor konsep ini dikabarkan menggunakan mesin VT1300cc yang dikenal sangat bertenaga. Sabre Switchblade Pro Drag juga telah dilengkapi GPS dengan data unit yang telah diakuisisi.

Sayangnya belum ada keterangan resmi apakah motor ini akan masuk tahap produksi dan menjadi salah satu penghuni dealer.

MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS May 11th 2012

Honda S2000 Anti Komponen Replika

No Comments »

Idealisme Irvan dalam memodifikasi Honda S2000 miliknya patut ditiru. Bukan karena pilihanya menggunakan barang asli aftermarket ternama produk Jepang, melainkan keteguhan mempertahankan idealisme aliran yang jadi pilihannya, Japanese Domestic Market (JDM) Street Racing.

Bapak dari tiga anak ini melakukan perubahan secara bertahap dan benar-benar terarah. Tak heran ketika memodifikasi memakan waktu 6 tahun. “Irvan seorang yang perfeksionis. Dia membangun mobil menggunakan insting seniman dan menjaga sekali konsep yang dia inginkan,” ujar Teddy Jusman, Kepala Bengkel SS Performance yang dipercaya Irvan untuk merubah tampilan mobil roadsternya.

Sebenarnya tampilan eksterior yang ada saat ini merupakan desain kedua setelah adanya pengantian beberepa bodi kit produk Ings. Masih menggunakan barang after market asli Jepang, kini beberapa komponen yang melekat memakai merek J’s Racing. Seperti di antaranya bemper depan-belakang, body kit, side skirt, sirip samping, kap mesin, kap bagasi belakang, GT Wing, dan diffuser yang semunya terbuat dari bahan serat karbon agar bobot lebih ringan. Setelah semua terpasang dengan rapi, mobil dilapis pernis wet gloss agar mengeluarkan kesan ‘wet look’.

Jika eksterior menggunakan konsep single tuner (satu merek produsen after market), ruang kabin justru bervariasi untuk penyesuaian gaya. Seperti roll cage 6 titik Cusco safety 21, setir MOMO, jok Bride type Stradia II, sabuk keselamatan Takata, panel meter DEFi Advance dan tuas persnelling J’s Racing. Meski beragam merek namun semua menggunakan barang asli bukan buatan ataupun replika.

Tak kalah ekstrem, Irvan yang juga doyan kecepatan merasa kurang ‘greget’ kalau penghasil tenaga tidak ditingkatkan. Alhasil, jeroan disesaki komponen balap seperti piston kompresi rendah Wiseco dan setang piston Eagle agar mampu bersinergi optimal dengan penggunaan supercahger Vortech V3. “Pemilihan superchager ini untuk tetap menyajikan khas jeritan mesin konvensional Honda pada putaran atasnya,” papar Teddy. Terbukti, dari hasil dyno mampu mencetak angka 330 PS dari 239 PS asli pabrikan.

Guna mendapatkan stabilitas yang optimal, kaki-kaki pun ikut diubah seperti coil over kit TEIN super street, strut tower depan dan arm bawah depan produk J’s Racing. Sedang untuk meredam tenaga besar tersebut sistem pengereman dipercayakan pada kaliper kit rem depan 4 piston 4 pad dan brake line produk Project Miu. Sedang untuk rem belakang memakai brake pad Project Miu HD Titan Kai.

Semua ubahan yang menghabiskan dana seharga Honda Jazz baru ini ternyata tak sia-sia. Meski diliputi rasa kurang percaya diri, atas desakan Teddy sebagai modifikator akhirnya S2000 ikut dalam sebuah kontes lokal. Hasilnya, piala kehormatan The King JDM bisa dibawa pulang atas ketekunan dan keteguhan yang dianutnya.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized May 7th 2012

Review BMW F650GS Siap Taklukkan Medan Off-road di India

No Comments »

BMW Motorrad, anak perusahaan dari produsen mobil premium BMW yang membidangi sepeda motor, berencana memperkenalkan F650GS di India. Motor yang mempunyai model sejenis trail dan cocok untuk turing jarak jauh, diperkirakan tiba Mei ini.

Seperti dilaporkan Autocar India, hari ini (29/3), F650GS bermesin 798 cc parallel mempunyai bobot 200 kg, cukup berat untuk melibas medan off-road yang butuh kelincahan dalam bermanuver. Sadar akan bobot yang lebih, BMW pun memasang mesin 4-Tak, dua silinder dengan 4 katup per silinder yang mempunyai tenaga maksimum 71PS pada 7.000 rpm dengan torsi 75Nm di 4.500 rpm.

Hasilnya, motor yang berpendingin air ini mampu melejit dengan kecepatan maksimum 185 km/jam. Tak usah khawatir dengan laju motor yang kencang dapat dijinakkan dengan mudah. Karena, pada kedua roda yang menggunakan pelek ukuran 2.50×19 depan dan 3.50×17 belakang telah dilengkapi rem cakram berdiameter 300 mm dengan piston ganda (depan) dan 265 mm (belakang) berpiston tunggal.

Bahkan, ketika pedal rem diinjak keras, motor yang memiliki dimensi panjang 2.280 mm, lebar (termasuk ujung spion) 890 mm dan tinggi 1.240 mm tak akan sliding. Pasalnya, BMW teleh melengkapi sistem rem dengan ABS sebagai opsional tambahan yang bisa dimatikan (switched off).

Satu-satunya masalah dari F650GS ketika dipasarkan di India, tinggi tempat duduk yang 820 mm (dari permukaan tanah tanpa muatan) dan terendah 765 mm (suspensi disetel terendah) menjadi kendala bagi mereka yang berpostur pendek. Motor ini direncanakan akan dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp145 juta sampai Rp180 jutaan.

MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS, Uncategorized April 30th 2012

Modifikasi Honda Scoopy Ala BMS

No Comments »

detail berita

Bengkel modifikasi BangkyMotorSport (BMS) yang berada di jalan Ir. H Juanda No.9 Depok, selain memodifikasi motor sport seperti Honda CBR 150, 250R dan Kawasaki Ninja 150 dan 250R, BMS juga melayani modifikasi motor matik, salah satunya Honda Scoopy yang sedang dalam tahap modifikasi.

Menurut Fajar Kurniawan, mekanik dari BangkyMotorSport (BMS) Honda Scoopy merupakan motor yang paling gampang untuk dimodif, baik dengan gaya retro, low rider, hot rod hingga Thai look. Namun, kali ini BMS sedang melakukan modifikasi Honda Scoopy dengan gaya Trend.

Dalam modifikasi itu, Honda Scoopy dirubah dari segi mesin dengan meningkatkan kapasitas mesin dan peningkatan volume silinder yang menjadi 145,2 cc. Untuk menyesuaikan perubahan tenaga, biar transfer daya ke roda belakang masin optimal. Mulai dari V-belt, roller, kampas sentrifungal, klep dan Noken as.

Untuk mesin tidak terlalu banyak mengalami perubahan. Kini tiba saatnya memasuki modifikasi bodi yang warna aslinya sudah tidak terlihat. Scoopy ini dibalut dengan berbagai macam warna seperti, biru muda, kuning, putih dan merah. Semua warna tersebut dikombinasikan menjadi satu di bodi belakang, samping hingga depan, sehingga terlihat seperti pemen nano-nano.

“Untuk modifikasi motor matik di BMS, kebanyakan dari konsumen yang meminta untuk dirubah dari segi bodi dan untuk mesin tidak terlalu banyak. Bodinya kebanyakan dicat dengan kombinasi warna yang ngejreng sehingga terlihat kesan ciamik,” beber Fajar kepada Okezone.

Sementara itu, untuk pengerjaan modifikasi mesin tidak jauh beda dengan pengerjaan pada motor sport, yakni tiga hari, sedangkan untuk bodi satu hari. Namun, ada perbedaan harga, untuk modifikasi motor matik terutama untuk mesin konsumen dapat merogoh koceknya hingga Rp3 jutaan dan untuk bodi hanya Rp1,5 jutaan.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized April 24th 2012