Tips Sharing Cara Teknik Parkir Yang Benar

No Comments »

Pertumbuhan angka kepemilikan mobil pribadi terus meningkat, kemacetan lalu-lintas makin merata di jalan-jalan saat jam sibuk. Begitu juga dengan masalah ruang parkir. Area parkir publik diatur sedemikian rupa dengan marka agar mobil diparkir dengan baik dan tertib. Memarkir mobil ada aturannya, kita harus mematuhi marka yang ada di area parkir.

Coba kita lihat kasus yang terjadi di area parkir..

(foto diambil dari kiriman teman2 di website maludong.com )

Foto di atas memperlihatkan mobil tidak parkir di marka yang ada, hal ini merugikan pengguna area parkir lainnya, karena tempat parkirnya tersita oleh mobil tersebut.

Foto di atas memperlihatkan mobil yang parkir tidak pada tempatnya…

[ www.saft7.com ]

BAGAIMANA PARKIR YANG BAIK?

Artikel ini akan menjelaskan cara parkir yang baik dan aman.

.

PARKIR BERJAJAR

Gunakan lampu sen (sign) saat akan memarkir di tempat yang dituju.
Setelah kondisi aman, pastikan tidak ada yang melintas.

PARKIR SERONG/MIRING

Gunakan lampu sen (sign) saat akan memarkir di tempat yang dituju.
Setelah kondisi aman, pastikan tidak ada yang melintas.

PARKIR PARALEL

Parkir paralel adalah posisi parkir yang dianggap cukup sulit untuk melakukannya oleh sebagian orang. Perlu trik khusus dan latihan untuk dapat melakukannya dengan lancar dan baik.

Perkirakan bahwa ruang untuk parkir lebih besar dari ukuran panjang mobil kita, majukan mobil hingga sejajar dengan mobil yang parkir tersebut.
Usahakan ada jarak sekitar satu meter dari mobil yang parkir dengan mobil kita.

Masukkan gigi mundur (R), kemudian putar stir ke sisi arah tempat parkir.
Mundurkan perlahan.. Perhatikan sudut bagian belakang mobil yang parkir.

Saat posisi mobil sudah miring/diagonal 45 derajat, luruskan stir sambil mundur perlahan.

Ketika hampir mendekati trotoar, putar balik stir ke arah luar, sambil mundur perlahan.

Pindahkan ke gigi 1 atau D (untuk transmisi otomatis), belokkan stir ke sisi dalam untuk meluruskan posisi mobil.

Bila perlu.. mundurkan kembali mobil hingga antara mobil depan dan mobil belakang sama jaraknya.

PARKIR DI TANJAKAN

Jangan anggap remeh parkir di tanjakan, kemungkinan rem tangan bermasalah bisa saja terjadi pada mobil kita. Agar mobil tidak meluncur ke tengah jalan, maka ikuti tips ini.

Posisi stir yang dibelokkan, tidak perlu hingga mentok, sehingga aman untuk power steering system yang masih menggunakan fluida/hidrolik (oli power steering).

PARKIR DI TURUNAN

Sama seperti parkir di turunan, kemungkinan rem tangan bermasalah bisa saja terjadi pada mobil kita. Agar mobil tidak meluncur ke tengah jalan, maka ikuti tips ini.

Posisi stir yang dibelokkan, tidak perlu hingga mentok, sehingga aman untuk power steering system yang masih menggunakan fluida/hidrolik (oli power steering).

Marilah kita tertib dalam memarkirkan kendaraan kita, dimulai dari diri kita sendiri.

MOBIL, MODIFIKASI, TIPS N TRICK January 2nd 2015

Tips Berkendara Yang Membuat Irit Konsumsi BBM

No Comments »

Pemerintah telah menaikan harga BBM sejak beberapa hari yang lalu. Harga premium yang semula Rp 4.500,- naik menjadi Rp 6.500,-. Sedangkan solar menjadi Rp. 5.500,-.

Bagi anda yang mengendarai mobil, anda bisa sedikit mengirit konsumsi bahan bakar dengan mengubah perlaku berkendara anda.

1. Injak pedal gas secara perlahan

Usahakan mencapai kecepatan 0-20 km/ jam dalam waktu 5 detik. Menginjak gas sebaiknya secara perlahan tanpa menyentak gas terlalu dalam.

2. Menjaga kestabilan kecepatan

Dalam berkendara, selalu atur kecepatan anda agar stabil. Jangan menyentakkan kecepatan mobil anda karena hal tersebut memakan konsumsi BBM yang besar.

3. Melepas pedal gas lebih awal

Melepas gas lebih awal untuk mengurangi kecepatan sebelum berhenti (melakukan engine brake). Engine Brake merupakan salah satu kiat agar penggunaan BBM tidak boros.

4. Kurangi pemakaian AC

Gunakan AC seperlunya, kalau sekiranya cuaca tidak panas lebih baik matikan AC dan buka kaca mobil anda.

MOBIL, OTO NEWS, TIPS N TRICK, Uncategorized November 26th 2013

Tips Cara Memilih Dan Memasang Alarm Mobil Yang Bagus

No Comments »

alarm mobilAlarm mobil yang banyak beredar saat ini, hanya berfungsi memperlambat kinerja maling. Rata-rata maling saudah menguasai bagaimana cara mengatasi alarm mobil tersebut. Namun ada beberapa pembuat alarm mobil yang sudah memiliki produk bagus untuk mengatasinya.

Para pemilik mobil sangat disarankan untuk membeli dan memasang alarm mobil dengan bermacam-macam fitur untuk menyulitkan kinerja maling. Usahakan jangan membeli alarm konvensional karena mudah dilumpuhkan maling.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam memasang alarm untuk kendaraan anda, diantaranya:

1. Carilah produk yang memiliki banyak fitur seperti GPS tracking, bisa mematikan mesin dari jarak jauh dengan internet/smartphone. Namun tentunya hal tersebut bukanlah sesuatu yang murah.

2. Letakkan sirine di tempat yang sulit dijangkau tangan(tersembunyi) sehingga maling akan kesulitan untuk melumpuhkan alarm.

3. Proteksi kabel di sekitar kepala aki agar tidak mudah dipotong.

Sekian tips tentang alarm mobil. Lain waktu akan saya berikan tambahan tips seputar alarm ini.

MOTOR, OTO NEWS, TIPS N TRICK July 1st 2013

Tips dan Cara Servis Rem Cakram

No Comments »
REM Cakram

REM Cakram

Hampir semua sepeda motor masa kini menggunakan rem cakram. Bisa dimaklumi karena kinerjanya lebih baik ketimbang rem teromiol (drum).

Salah satu faktor yang  membuat rem cakram bekerja lebih baik karena pengoperasian dilakukan secara hidraulik. Cairan rem menekan piston, selanjutnya menjepit cakram (piringan) menghasilkan daya cengkeram lebih baik. Nah, agar tetap prima, komponen rem harus diirawat. Di samping itu, juga untuk mencegah suara yang cukup mengganggu saat rem dioperasikan.

”karena cakram berada di luar, tentu saja ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya,  pendinginan rem lebih baik karena langsung berhubungan dengan udara luar. Kekurangannya, mudah kotor dan korosi,” terang Asep, salah satu mekanik AHASS Bintang Motor di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Bagi yang ingin merawat, berikut caranya.

1. Kaliper. Untuk membersihkannya jangan hanya bagian luar. Secara periodik, piston maupun baut yang mengikat kaliper pada garpu perlu dibersihkan. Kotoran yang berada di sela-sela dan sulit dibersihkan dikerok dengan kuas kawat halus. Baut kaliper yang dibiarkan kotor akan susah dibuka karena korosi.

2. Cairan rem. Penggantian dilakukan setiap 15.000 km atau 1,5 tahun sekali (dalam keadaan normal). Master juga dibersihkan untuk menjaga reservoir (tempat penampungan) cairan rem selalu bersih. Angin yang masuk ke sistem sirkuit rem, perlu di buang agar kinerjanya tetap maksimal.

3. Cakram. Khusus untuk pengendara dengan mobilitas tinggi, perlu memperhatikan kondisi cakram. Tidak ada pantokan jangka penggantian. Hanya kalau kampas (pad), aus harus diganti. Jangan sampai besi tempat kampa ditempelkan bergesekan dengan cakram. Kalau ini terjadi, dipastikan cakram akan lecet.

4. Selama mengganti atau servis, jangan sampai cairan komponen yang dibuat dari plastik.

5. Disarankan memakai cairan rem standar (DOT) sesuai rekomendari pabrik.

MOTOR, TIPS N TRICK, Uncategorized January 21st 2013

4 Tips & Trick Berkendara Saat Banjir

No Comments »

Saat ini, hujan dan banjir seakan-akan menjadi musuh utama para pengguna kendaraan, khususnya di kota-kota besar. Dapat dipastikan, apabila terjadi hujan, maka arus lalu lintas akan menjadi padat, terutama bila terjadi banjir.

Mungkin sebagian besar dari kita sudah pernah merasakan pengalaman terjebak kemacetan akibat hujan dan banjir.

Bahkan mungkin anda pernah mengalami kerusakan kendaraan pada saat melewati suatu daerah yang sedang tergenang banjir.

Berkendara di saat banjir menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan dengan berkendara saat hujan. Risiko dan hal-hal yang harus diantisipasi juga berbeda.

Berikut adalah beberapa tips untuk berkendara saat banjir.

Tips 1. Jangan Ngebut di Area Banjir

Hal utama yang perlu dilakukan adalah jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di area banjir. Banyak hal yang dapat terjadi kalau ngebut di area banjir, mulai dari kerusakan bemper, air yang menciprati kaca depan sehingga mengganggu pandangan, kerusakan mesin yang diakibatkan oleh masuknya air, bahkan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Mobil sekarang kebanyakan sudah menggunakan sistem injection. Mobil dengan sistem injection akan mempertahankan RPM-nya. Cukup lewati area banjir dengan santai hanya dengan gigi 1. Karena bila di gigi 2 dan selebihnya, RPM pada mobil justru menjadi lebih rendah.

Tips 2. Intake Lebih Penting dari Knalpot

Banyak orang ketika mengemudikan mobil di area banjir menginjak gas dalam-dalam ditambah dengan “setengah kopling”, dengan alasan untuk menjaga agar knalpot tidak kemasukan air.

Namun itu merupakan tindakan yang tidak tepat. Selama mobil masih digas, meskipun perlahan, air tidak akan masuk ke dalam knalpot, karena adanya udara yang keluar.

Udara yang dibuang melalui knalpot terjadi karena ada udara yang masuk, melalui intake atau air filter. Yang bisa mengakibatkan kerusakan fatal bukanlah air dari knalpot, namun intake yang kemasukan air.

Oleh karena itu, pengendara harus memperhatikan posisi intake kendaraan.

Jika posisi intake berada di posisi yang tinggi, tidak perlu khawatir dan cukup santai saja ketika membawa kendaraan melewati area banjir.

Namun, bagi yang posisi intake-nya ada di bawah, mereka harus berhati-hati karena semakin kencang digas maka mobil akan menarik udara semakin kencang juga.

Pada saat mobil menarik udara, maka katup intake pun semakin besar terbuka, sehingga kemungkinan masuknya air juga semakin besar.

3. Perhatikan Kondisi Rem

Ketika melewati area banjir sering kali rem terasa blong. Namun hal tersebut disebabkan karena mekanisme rem yang basah dan licin.

Pengendara mobil disarankan mencoba rem berkali-kali sampai normal kembali, ketika keluar dari area banjir, sebelum melanjutkan perjalanan dengan kecepatan normal. Terutama untuk mobil dengan mekanisme rem belakang tromol, karena, rem tromol perlu waktu lebih lama untuk kembali normal dibandingkan rem dengan mekanisme disc-brake.

Tips 4. Be Prepare!

Menyiapkan berbagai perlengkapan di mobil yang dapat membantu mengatasi keadaan darurat merupakan hal yang sangat disetujui.

Namun yang lebih penting daripada itu, para pengendara harus memahami fungsi kelengkapan mobil dan perlengkapan yang ada.

Pengendara dianjurkan untuk menyediakan lap di mobil, namun perlu dipisah antara lap yang digunakan untuk ban dan mesin dengan lap untuk bodi dan kaca.

Selain lap, air wiper yang mengandung sabun atau konsentrat untuk campuran air wiper yang saat ini banyak dijual di pasaran juga akan membantu membersihkan kaca dengan lebih bersih dan efisien, karena visibilitas merupakan hal yang penting.

Namun, yang jauh lebih penting daripada kesiapan peralatan dan teknis adalah sikap dan kesiapan mental si pengemudi.

Karena kita menggunakan jalan bersama dengan orang lain, maka perlu agar kita menjaga etika berkendara dan menjaga keselamatan. Pengemudi juga harus lebih sigap dan hati-hati karena grip pada ban jauh lebih lemah pada lintasan yang basah. Karena grip yang lemah, mobil memerlukan waktu dan jarak yang lebih untuk berhenti atau bermanuver.

MOBIL, TIPS N TRICK January 17th 2013

Mengenal Sistem Kerja Rem ABS

No Comments »
detail berita

F: Diagram ABS (team integra)
REM adalah nyawa saat kita berkendara. Bisa dibayangkan betapa fatalnya sebuah kendaraan apabila tidak memiliki rem saat berjalan. Seiring berkembangnya teknologi, fitur keamanan soal rem terus berkembang, termasuk penemuan sistem Anti-Lock Breaking System atau lazim disebut ABS.

Pengertian paling sederhana tentang ABS adalah sistem rem anti terkunci. Sistem ini bekerja pada pengereman mobil untuk mencegah terjadi penguncian pada roda saat situasi terjadi pengereman mendadak.

ABS akan bekerja menggunakan sensor saat roda mengunci setelah terjadinya pengereman mendadak. Saat sensor membaca ada roda yang mengunci, sensor akan memberi perintah kepada piston rem untuk mengendur dan mengencang kembali saat roda berputar. Proses itu berlangsung sangat cepat, mampu mencapai 15 kali setiap detik. Hasilnya, mobil dapat dikendalikan dan jarak pengereman makin efektif.

Sebelum ditemukan teknologi ABS, para pengemudi ataupun pembalap, sudah mempraktekan secara manual cara kerja dari ABS, dengan cara menekan pedal rem dan sesekali melepasnya (bahasa lainnya mengocok rem). Tapi, perlu jam terbang tinggi dari seorang pengemudi, untuk melakukan teknik ini. Sisanya, kebanyakan pengemudi menekan langsung pedal rem dengan harapan mobil akan berhenti.

Ada kesalahan persepsi pada fungsi rem menyebabkan rendahnya pemahaman soal manfaat ABS. Oleh karena itu, fungs rem ABS sama sekali tidak bisa dianggap remeh, terlebih saat kita berkendara di kondisi jalan licin.

Perlu diingat, fungsi utama rem adalah mengurangi putaran roda, bukan sebagai alat penghenti kendaraan. Alhasil, masih banyak ditemukan mobil tanpa fitur ABS akan tetap meluncur meskipun sudah menginjak rem. Ini bukan persoalan roda yang masih berputar, tapi adanya ganya gaya sentrifugal, yang berbanding lurus dengan kecepatan mobil (semakin cepat mobil, semakin besar gaya sentrifugal).

Bahaya yang ditimbulkan dari gaya sentrifugal akan melempar mobil lurus ke depan, dengan catatan kemudi juga dalam keadaan lurus. Tapi bila kemudi sedang dalam keadaan berbelok, hasilnya mobil bisa tak terkjendali dan terbalik. Disinilah ABS diciptakan untuk mengurangi gaya sentrifugal. (dari berbagai sumber)

OTO NEWS, TIPS N TRICK, Uncategorized September 12th 2011

Tips Aman dan Hemat Mengendarai Mobil Saat Mudik

No Comments »

img

JakartaMusim mudik sudah di depan mata. Selain kondisi fisik pengendara, yang perlu diperhatikan adalah kondisi mobil yang akan menyertai perjalanan mudik. Bagaimana persiapannya?

Head of Product & Price Division, PT Proton Edar Indonesia Robby Prakoso mau berbagi tips dalam menyiapkan kendaraan untuk perjalanan jauh. Safe and Save Driving pun diperlukan agar kendaraan bisa digunakan secara maksimal. Safe and save Driving ini terbagi dalam 3 bagian persiapan mengemudi (Prepare Driving), Selama perjalanan (During Driving), dan terakhir Apa yang dilakukan pengendara setelah sampai tujuan (After Arrived).

“Misalnya pada posisi badan disaat mengemudi, pengendara saya sarankan untuk memposisikan badan kurang lebih 75 derajat di saat berkendara, atau mungkin untuk pengendara yang telah mengganti pelek dengan ukuran yang lebih besar disarankan untuk mengganti kepada ukuran semula. Karena ini juga bisa membuat kendaraan lebih boros,” ujar Robby.

Persiapan Mengemudi (Prepare Driving).

  1. Cek kendaraan anda Bengkel Resmi secara tertib sesuai jarak tempuh 10.000 km atau sesuai Owner Manual.
  2. Cek kendaraan secara rutin dan sebelum dipakai luar kota dari sisi:
  • Oil system ( Engine, Transmission, Power steering, Brake and Clutch).
  • Cooling System (radiator & reservoir, kerja Fan/ kipas pendingin).
  • Wheel & Tire (Alignment, kondisi Wheel & Ban: ketebalan dan tekanan angin)


3. Setelah anda berada di dalam kendaraan :

  • Setel kaca spion dalam dan luar agar pandangan jelas dan tidak terhalang.
  • Setel posisi tempat duduk (Jarak antara tangan dengan setir sudut 75 derajat, dan posisi kaki dengan pedal serta posisi ketinggian setir terhadap pengemudi agar pandangan bebas).
  • Pasang sabuk pengaman sebelum menjalankan kendaraan.
  • Engine on dan cek fungsi indikator di panel instrument / dashboard.
  • Set up Hand Phone, GPS atau Peta jika tersedia sesuai tujuan.

Selama perjalanan (During Driving) : Aman dan Sehat

Tips Aman:
1. Posisi pengemudi saat mengemudi :
- Posisi tangan terhadap setir : 9 lewat 15 – jalan lurus (Straight).
- Posisi tangan terhadap setir : 10 lewat 10 – jalan sudut < 90 derajat (Chicane).
- Posisi tangan terhadap setir : 12 lewat 30 – jalan sudut > 90 derajat (hairpin).
- Posisi kaki terhadap pedal : Posisi di pedal dan di foot rest.
2. Jaga kecepatan kendaraan : dalam kota dan luar kota (jaga batas kecepatan minimal).
3. Mematuhi jalur dan marka jalan : terutama pada kondisi jalan macet.
4. Penggunaan sabuk pengaman dan jika ada anak menggunakan baby seater.
5. Cara membawa kendaraan:Kecepatan dan Putaran mesin (Sinkronisasi Speed vs Rpm).

Perlambatan (Engine Brake) dan Percepatan (Gradually & smooth).

6. Menghadapi banjir : cek airduct, tahan putaran mesin serta test rem.

7. Jadwal istirahat : jaga waktu tidak melebihi 3 jam & olahraga ringan/ peregangan.

8. Konsumsi : bawalah minuman Mineral water non soda, buah, makanan ringan

9. Perlengkapan perjalanan : P3K, Payung, Jacket, Topi dan tool kit.

10. Silahkan berkunjung ke POSKO Mudik PROTON untuk santai sejenak.

B. Tips Hemat BBM

  1. Kendaraan dalam kondisi prima – Perawatan berkala & Uji Emisi sesuai periode.
  2. Rencanakan route perjalanan – Hindari rute yang berpotensi macet.
  3. Kendaraan yang fungsional – hindari barang yang berat dan aksesoris kurang bermanfaat.
  4. Sesuaikan tekanan ban dan sudut keselarasan roda – sesuai standard pabrikan.
  5. Pemanasan mesin kendaraan yang efektif – temperatur mesin ideal.
  6. Menyiasati kondisi jalan – mengatur sesuai kontur jalan (Stop & Go, UP & DownHill).
  7. Gunakan Fitur Effisiensi – Mode di Transmisi, pantau tekanan pedal gas. Bila di mesin anda terdapat Average or Current Fuel Consumption dan Cruise control.
  8. Gunakan bahan bakar yang sesuai spesifikasi.
  9. Menjaga putaran mesin ( Rentang Torsi Maximum mesin) – perpindahan gigi.
  10. Menjaga Kecepatan kendaraan dan jarak dengan kendaraan di depan (Convoy & Passing).

Setelah sampai tujuan

  1. Cek kembali kondisi kendaraan setelah perjalanan, meliputi : Body, engine, transmission , brake, undercarriages, ban dan velg.
  2. Periksa dan apakah ada kemungkinan penggantian spareparts / material.
  3. Cuci kendaran bagian luar dan dalam.
  4. Lebih baik lakukan detailing terhadap body.
  5. Dapat dilakukan rotasi roda termasuk balancing & spooring jika ada kelainan.
  6. Jika diperlukan bawa kendaraan kembali ke Bengkel.
MOBIL, MOTOR, TIPS N TRICK August 19th 2011

Tips Hemat BBM Saat Macet

No Comments »

Kemacetan lalu-lintas terjadi di mana-mana, apalagi kota-kota besar. Bertambahnya kendaraan di jalan tidak sebanding dengan ketersediaan dan kualitas jalan itu sendiri.

Jadi tidak hanya jumlah atau lebar jalan yang kurang, tetapi juga kondisi jalan itu sendiri juga berpengaruh terhadap kelancaran lalu-lintas. Jalan yang berlubang, membuat kendaraan harus melalui dengan perlahan, sehingga menyebabkan kemacetan yang panjang hanya karena lubang di jalan.

Pemerintah Daerah DKI Jakarta juga berusaha mengatur pola waktu penggunaan jalan raya, seperti contohnya di Jakarta, seluruh sekolah dihimbau untuk memajukan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.30 pagi.

Sehingga porsi penggunaan jalan bisa teregulasi, hasilnya memang terlihat terjadi pengurangan kemacetan pada daerah-daerah yang biasanya macet di sekitar jam 7-8 pagi.

Melalui artikel ini saya mencoba berbagi pengalaman mengenai dampak kemacetan lalu-lintas terhadap konsumsi BBM pada kendaraan kita, berlaku untuk mobil maupun motor. Jika macet, Konsumsi BBM akan boros. Mengapa?

Stop and Go, Boros BBM

Ibarat kita mendorong mobil yang mogok, mendorong, kemudian berhenti, kemudian mendorong lagi, berhenti lagi, mendorong lagi. Tentunya akan lebih banyak mengeluarkan tenaga dan keringat, kita akan sangat kehausan.

Beda dengan mendorong mobil yang mogok hingga si mobil bergerak. kita terus mendorong hingga kemudian beberapa saat mesin mobil hidup. Tenaga kita tidak banyak terkuras.
Kurang lebih sama analoginya dengan mobil/motor kita saat melalui jalan yang macet.

Mobil/motor memerlukan banyak energi untuk mulai bergerak dari kondisi diam. Jauh lebih banyak energi yang diperlukan daripada untuk menambah kecepatan saat sudah bergerak. Dalam hal ini energi didapat dari bahan bakar/BBM.

Jadi semakin banyak Stop and Go, konsumsi bensin akan lebih boros, ketimbang melalui jalan yang lancar.

Analisis Rute Harian

(dibantu unit BlueTooth GPS Logger – Holux M1000C sebagai pencatat aktivitas perjalanan)

Gambar di bawah ini adalah rute perjalanan saya dari rumah ke kantor..


Garis Rute Warna HIJAU
Rumah > Kantor = 07.40 – 08.20 (40 menitan)
Rute : Legoso (Ciputat) – Ciputat Raya – Pondok Pinang – Pondok Indah – Marga Guna – Hidup Baru – Fatmawati Raya

Garis Rute Warna BIRU
Kantor > Rumah = 18.00 – 18.50 (50 menitan)
Rute : Fatmawati Raya – Arteri TB Simatupang – Terminal Lebak Bulus – Ciputat Raya – Legoso (Ciputat)

Berangkat ke Kantor

Dari grafik kecepatan di atas, terlihat bahwa saya mengalami banyak Stop and Go di sekitar Legoso akibat banyaknya polisi tidur, dan juga di daerah setelah Pondok Indah Mall, karena jalan Marga Guna yang sempit dan juga jalan Hidup Baru.

PULANG DARI KANTOR

Melihat grafik di atas, 15 menit lebih waktu yang habis untuk macet dari kantor sampai perempatan ITC Dutamas Fatmawati – Haji Nawi (hanya 400 meter saja).

Setelah perempatan itu bisa sedikit ngebut, hingga terhambat lagi di sekitar Cilandak 10 mendekati Perempatan Fatmawati – TB Simatupang, Macet lagi memasuki depan terminal Lebak Bulus dan Ciputat Raya… dan kembali lagi.. di Legoso bertemu para polisi tidur.

KONSUMSI BBM

Mobil saya termasuk boros, untuk kondisi di atas, konsumsi BBM nya hingga 1 Liter untuk 5 km perjalanan.

Bahkan pernah saat lagi musim macet, bisa tembus ke 1 Liter untuk 3 km!


SEDIKIT STOP AND GO, HEMAT BBM

Saya mencoba melakukan perjalanan dengan rute:

Ciputat Raya – Toll TB Simatupang – Toll Jagorawi (menuju ciawi) – Macet 40menit saat keluar Pintu Toll Ciawi – puter balik kembali ke Jakarta – Toll Jagorawi – Toll Dalam Kota – Kpt.Tendean – Wijaya – ITC Dutamas – Fatmawati Raya – Cirendeu Raya – Legoso (rumah).

Dengan kondisi sedikit terjadi Stop and Go, konsumsi BBM menjadi sangat irit, didapat sekitar 1 liter untuk 11 km!

SOLUSI:

Dari tulisan di atas, di dapat kesimpulan bahwa sebisa mungkin kita hindari terjadinya Stop and Go. Sulit memang untuk mengelak dari kenyataan tersebut. Namun ada beberapa tips yang bisa membantu menghemat bahan bakar kendaraan kita.

1. Selalu Pantau Konsumsi BBM
Setiap mengisi bensin full tank, kita bisa mereset tripmeter pada dashboard agar terukur berapa konsumsi BBM. Apakah minggu ini boros atau lebih irit? dan seterusnya. Tips menghitung konsumsi bbm bisa dibaca di sini

2. Injak Pedal Rem Seperlunya Saja
Manfaatkan gaya luncur mobil/motor hingga diperlukan untuk berhenti barulah kita injak pedal rem. Hal ini cukup membantu untuk menghemat bahan bakar, karena saat kendaraan di depan yang tadinya berhenti, kemudian jalan, kita tidak sampai berhenti total, sehingga mesin tidak terlalu berat untuk mendorong mobil/motor ber akselerasi.

3. Selalu Waspada
Untuk menerapkan point nomor dua di atas, mengharuskan kita selalu waspada dengan kondisi di sekitar kendaraan kita agar tidak terjadi kecelakaan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas termasuk lampu lalu lintas. Keasikan meluncur, hingga menerobos lampu merah, bisa fatal akibatnya.

4. Seakan Naik Sepeda
Saat akan melalui suatu tanjakan, sebisa mungkin tingkatkan kecepatan, saat di tanjakan, biarkan mobil/motor meluncur hingga perlahan kecepatan akan berkurang, bila perlu barulah tekan gas lagi untuk menyelesaikan rute tanjakan tersebut. Dengan cara demikian, mengurangi konsumsi BBM sebab mesin tidak dipaksa mendorong mobil dengan kondisi beban yang lebih berat (jalan menanjak).

5. Kondisi Kendaraan yang Prima
Tekanan ban yang tepat, mesin selalu di Tune-Up secara berkala, Menggunakan bensin dengan oktan yang sesuai dengan kebutuhan mesin, membantu menghemat konsumsi BBM.

6. Rencanakan Rute Perjalanan
Rencanakan Rute Perjalanan perlu dilakukan khususnya jika kita akan bepergian ke beberapa tempat. Juga menentukan jalan mana yang akan dilalui, untuk dipilih jalan yang tidak macet.

7. Rencanakan Waktu Perjalanan
Bepergian di waktu yang padat, misalnya jam pergi dan pulang kantor akan memperbesar kemungkinan kita berhadapan dengan macet dan stop and go.

8. Kaca Pintu Tertutup Rapat
Dengan menutup rapat kaca pintu, akan mengurangi hambatan angin selama mobil bergerak / meluncur, dengan demikian akan mengurangi beban kerja mesin.

9. Tinggalkan Barang yang Tidak Perlu
Kurangi berat kendaraan dengan meninggalkan barang-barang yang tidak perlu di bagasi mobil.

10. Akselerasi Halus
Lakukan akselerasi secara perlahan / halus (tidak langsung gaspol apalagi hingga spin / burnout)

12. Pilih Kendaraan Hemat BBM
Jika berencana untuk membeli mobil/motor, pilihlah yang hemat BBM dan sesuaikan dengan kebutuhan.

13. Selalu Uji Emisi
Jangan lupa untuk selalu Uji Emisi, dan setel hingga didapat hasil emisi yang terbaik, yaitu nilai CO: 1%-1.4% dan nilai Lambda 1.000 – 1.050 untuk hasil optimal.

KESIMPULAN AKHIR

1. Kemacetan Lalu-Lintas, membuat konsumsi BBM menjadi tinggi (boros)
2. Polisi Tidur di perumahan atau jalan umum, turut membuat Konsumsi BBM menjadi tinggi
3. Perlu menjaga kondisi kendaraan agar tetap prima
4. Mengendarai mobil/motor dengan sabar, tidak agresif
5. Memilih kendaraan yang hemat BBM.

TIPS N TRICK, Uncategorized July 22nd 2011

Tips Membeli Motor Dengan Cara Kredit |Sepeda Motor & Mobil Bekas

No Comments »

Tips Membeli Motor Dengan Cara Kredit

Tip #1. Disinilah kita musti waspada dan teliti saat memilih di mana kita mesti beli. Carilah dealer yang mempunyai list cicilan termurah.

Tip#2. Mintalah diskon/hadiah. Jangan hanya menuruti list yang ada. Diskon? Bagi Anda yang terbiasa, mungkin tahu kalau ada diskon. Tapi ada juga lho orang yang percaya begitu saja dengan list yang disodorkan dan tidak mau menawar. Bukan karena mereka “legowo”, tetapi lebih karena tidak tahu. Saya juga punya temen yang demikian. Dia ikuti aja apa kata sales dealer. Nah bagi Anda yang belum tahu, saya kasih tahu ya. Pernah nggak Anda ditawarin dealer untuk bawa orang beli ke dia, dan nanti Anda akan mendapat komisi? Nah ini yang disebut uang calo. Itulah kenapa kita sebaiknya minta diskon atau kalau nggak minta bonus/hadiah. Besarnya diskon ini tergantung pada merk motor, type, dan jenis pembelian kita cash apa kredit. Kalau Cicilan Sepeda Motor & Kredit Sepeda Motor, maka diskonnya lebih besar daripada cash.

Tip#3. Jangan terpancing dengan iming iming diskon tinggi
Biasanya kalau yang list Kredit Motor Murah & Cicilan Motor Murah murah diskonnya kecil, tapi kalau cicilannya mahal, biasanya diskonnya juga besar. Nah hitunglah mana yang paling menguntungkan bagi Anda. Jangan terjebak dengan diskon yang besar. Kadang ujung ujungnya kita justru membayar lebih mahal. Saya pernah membandingkan untuk dealer yang satu memberi diskon 100ribu doang. Sementara untuk dealer yang lain berani memberi diskon 600ribu. Ada selisih 500ribu. Tapi ternyata untuk tenor 2 tahun, Kredit Motor Murah & Cicilan Motor Murah keduanya terpaut selisih sekitar 80ribu.

Tip#4 Pilihlah leasing yang memberikan hak kita secara konsisten.
Saya pernah punya pengalaman kurang mengenakkan dengan leasing W*M. Jadi ceritanya setelah saya mulai Cicilan Motor & Kredit Motor beberapa kali ternyata kopi kontrak kredit saya tidak juga dikirimkan kepada saya, juga bukti polish asuransinya. Akhirnya dengan usaha komplain sana sini dari kantor cabang sampai kantor pusat, akhirnya kopi kontrak kredit bisa saya dapatkan plus bukti polish asuransinya. Bayangin aja kalau kita nggak punya kopi kontrak Cicilan Sepeda Motor & Kredit Sepeda Motor,

Tip#5 Pilihlah leasing yang sanksi keterlambatannya kecil
Dalam pembayaran Cicilan Motor & Kredit Motor /angsuran ke leasing, kadang karena lupa atau keadaan yang memaksa kita bisa saja terlambat membayar. Nah karena keterlambatan ini kita akan dikenai sanksi keterlambatan. Besarnya sanksi berbeda beda tiap tiap leasing.

Tip#6 Pilihlah leasing yang benar-benar memperhatikan hak hak nasabah. Jangan terkecoh oleh promosi.
Saya juga setiap bayar angsuran akan mendapat kupon yang nantinya bisa saya tukarkan dengan hadiah hadiah yang disediakan. Nah masalahnya ketika saya membayar angsuran terakhir dan sekaligus bermaksud menukar hadiah, ternyata program Kredit Mobil & Kredit Murah tersebut sudah berakhir tanpa pemberitahuan kepada nasabahnya yang membayar lewat ATM. Jadi yang tahu ya cuma yang bayar ke kantor leasing tersebut. Ini kan tidak adil. Justru saya bayar pakai ATM itu menguntungkan leasing.

Tip#7 Pilihlah Leasing yang besar, bonafide dan terpercaya
Pada saat kita akan mengambil BPKB nantinya, pastikan bahwa BPKB kita benar benar ada di tangan leasing tersebut. Kok begitu? Kadang dana Kredit Mobil & Kredit Murah yang dimiliki leasing itu terbatas. Maka dia pun mengagunkan lagi BPKB kita kepada pihak lain untuk mendapat pinjaman demi mendapat tambahan modal.

Temukan informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Cicilan Motor – Kredit Motor – Kredit Mobil – Kredit Murah – Cicilan Sepeda Motor – Kredit Sepeda Motor – Kredit Motor Murah – Cicilan Motor Murah pada 88db.com

TIPS N TRICK May 27th 2011

tips merawat Jupiter MX dengan praktis & hemat biaya

No Comments »

Sebenarnya merawat motor tidak rumit dan semahal yang dibayangkan sebagian orang. Pemeliharaan dan service rutin sudah tentu dibutuhkan. Buat para bikers penunggang jupiter MX yang ingin motornya selalu tampil prima, ada beberapa jenis perawatan rutin yang dapat kita kerjakan sendiri dirumah. Selain hemat, juga nggak mesti sering-sering mampir kebengkel.  Berikut tipsnya  :

1. Cek oli mesin
Jupiter MX memerlukan kondisi oli mesin yang lebih intens daripada jenis motor 2 tak. Hal ini dikarenakan hampir semua komponen penggerak di blok mesin terendam oli. Kurangnya kekentalan apalagi volumenya didalam mesin dapat menyebabkan keausan. Buntutnya mesin bisa rontok akibat pelumasan yang tidak sempurna. Kekentalan dan volume oli dapat kita periksa dengan membuka tutup oli mesin dan melihat indikatornya dibatang tutup. Ganti oli mesin maksimal jika jarak tempuh mencapai 2000 km.

2. Cek busi
Busi sangat vital bagi mesin motor. Komponen ini yang memicu nyala mesin. Perhatikan warna kepala busi, bersihkan dengan amplas halus kalau udah kecoklatan atau ada karat. Seandainya masih layak pakai, dapat dipergunakan kembali. Jika ada lengket kaya bekas oli, segera bersihkan bonggol tutup busi dengan lap kering. Sebaiknya busi diganti kalau sudah mencapai 12 ribu km. Perhatikan juga keadaan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi, bila udah uzur  terlihat ada retak-retak dan keras, sebaiknya segera diganti.

3. Cek Filter Karburator
yamaha jupiter MX menggunakan karburator tipe kering. Cara perawatannya cukup mudah, yaitu tinggal disemprot dengan kompresor. Filter model ini diganti paling telat 25 ribu km dan tidak boleh terkena oli atau minyak. Filter oli pun harus diperhatikan. karena jupiter MX menggunakan filter oli dan wajib diganti setiap kurang lebih 10 ribu km.

4. Cek Setelan Rantai dan Gir
Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau terlalu kencang. Bila rantainya kendor, cukup disetel. Tapi kalau kering, cukup diolesi dengan oli khusus rantai (chain lube). Biasanya, rantai harus diganti kalau sudah mencapai 25 ribu hingga 35 ribu km. Jangan lupa memeriksa kondisi gir. Jika sudah terlihat tajam, lekas ganti, karena bisa bikin rantai copot bahkan putus mendadak.
Tapi kalau yang kita pakai jenis motor Matic semisal Yamaha Mio yang menggunakan V/Belt, rantainya tidak dapat disetel dan wajib diganti setiap 25 ribu km. Bila rantai dan gir sudah beres, sekalian periksa kampas rem depan dan belakang, ganti bila sudah terlihat menipis.

5. Membersihkan Karburator
Bersihkan bagian pilot dan main jet motor. Yamaha jupiter MX menggunakan tipe Vakum sehingga maksimal putarannya 2 ½ berlawanan arah jarum jam. Untuk penyetelan klep motor dapat dilakukan setiap 12 ribu hingga 18 ribu km.

6. Cek Kondisi Aki
Accu atau aki juga ada 2 jenis, kering dan basah. Untuk jenis aki kering yang tak memerlukan perawatan khusus. Tapi setiap tiga tahun, maksimal, harus diganti. Sedangkan motor yang menggunakan aki basah, lakukan cek air aki setiap 10 ribu km. Bila air akinya kering, segera diisi. Ciri-ciri aki basah yang kondisi sudah lemah adalah motor tidak kuat starter. Nggak usah maksa motor menyala dengan cara didorong karena dapat merusak gigi transmisi.

7. Panaskan Mesin Motor
Selalu panaskan mesin sebelum dijalankan. Hal ini amat dianjurkan agar sirkulasi oli dapat melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Nggak usah lama-lama, cukup 1-2 menit saja. Kalau kelamaan bisa-bisa pipa knalpot menguning.

8. Gunakan Sparepart (Suku Cadang) Asli
Memang, suku cadang asli sedikit lebih mahal. Namun lebih tahan lama dan kualitasnya pun terjamin di banding yang palsu.

Selain beberapa hal di atas, penting juga untuk selalu memeriksa tekanan ban. Ban yang terlalu keras atau kurang angin bisa mengakibatkan kembang ban menjadi rusak.

Jika rutin mengerjakan pemeriksaan dan perawatan tadi, dijamin motor kita berumur panjang, ngga ngerepotin dan selalu siap tempur… semoga beberapa tips diatas dapet membantu para bikers agar lebih mudah merawat motor anda..

Sumber : blueracer.wordpress.com

MOTOR, TIPS N TRICK October 11th 2010