Aprilia RSV4 Factory Vs Nissan GTR 2010

No Comments »

Aprilia

Aprilia RSV4 Factory

Apa jadinya jika dua kendaraan berkarakter sport dan punya tenaga yang hebat beradu cepat di sirkuit? Pasti seru! Apalagi yang diadu bukan berasal dari satu negara, yakni Aprilia RSV4 Factory melawan Nissan GTR 2010.

Kedua kendaraan punya kelebihan masing-masing di atas lintasan. RSV4 yang jadi tunggangan Max Biaggi merebut juara dunia ajang SuperBike 2010 bermodal tenaga 180 bhp, sedangkan GTR berbekal 530 bhp.

Keduanya bertemu di sirkuit “jamur” Monticello, New York, Amerika Serikat. Mau tahu seperti apa jalan ceritanya, simak video berikut ini!

MOTOR, OTO NEWS June 24th 2011

Wuih, Aprilia RSV4 Berteknologi Mobil

No Comments »

AUTOEVOLUTION

Pabrik sepeda motor Italia, Aprilia, sedang menjajal Aprilia Performance Ride Control yang dipasang pada model RSV4. Sepeda motor bergaya sport yang dilengkapi teknologi Launch Control (kontrol peluncur), Wheelie Control (kontrol roda terangkat), Traction Control (kontrol traksi), dan Quick Shift (perpindahan gigi cepat) tersebut dites di sirkuit.

Sistem ini lebih banyak dipakai pada kendaraan roda empat. Menariknya, tiap-tiap sistem bisa diprogram dan dinonaktifkan secara individual (oleh pengendara).

Launch Control (LC) menjaga putaran mesin tidak terbuka terlalu besar saat pengendara ingin melesat di awal (biasanya di balapan). Dengan begitu, ban tidak mengalami selip.

Selain ada LC, tambahan Wheelie dan Traction Control memudahkan pebalap melesat dengan mulus.

Tak cuma itu, Wheelie Control pun bisa melihat banyak data, termasuk akselerasi dan posisi gas. Seandainya terjadi roda mengangkat, tidak ada pemutusan arus listrik. Hanya, perangkat tersebut memodulasi ketinggian ban dan menjaga akselerasi maksimum sehingga pebalap aman ketika bermanuver di tikungan.

Lain lagi dengan Traction Control. Sistem ini punya delapan tingkat penyetelan pada sudut tikungan yang berbeda. Jadi, hal ini bisa mengurangi gejala selip di tikungan akibat tenaga mesin yang terlalu besar.

Adapun Quick Shift hanya berfungsi menaikkan tiap gigi persneling tanpa harus menutup gas. Pergeserannya berlangsung 40 milidetik dengan mengevaluasi kondisi perjalanan, posisi gas, posisi gigi, dan percepatannya.

MOTOR, OTO NEWS June 20th 2011

Versi Murah Superbike Aprilia

No Comments »

Aprilia akhirnya meluncurkan RSV4R terbaru yang merupakan versi murah dari Aprilia RSV4 Factory yang sebelumnya telah ada lebih dulu.

Seperti dikutip dari Topspeed, Senin (28/9/2009), prosesi peluncuran dilakukan oleh pembalap Superbike (SBK) Aprilia, Max Biaggi di sirkuit World Superbike Championship Imola, Italia.

Meski merupakan versi rendah dari RSV4, namun RSV4R masih sanggup menyemburkan daya sebesar 180 bhp pada 12.500 rpm dan torsi 85 lb-ft pada 10.000 rpm. Ini mungkin akibat RSV4R masih menggunakan struktur mesin yang sama dengan versi RSV4 Factory.

Mesin berkapasitas 999 cc V4 dual injector pada tiap silindernya, serupa masih tetap digunakan Aprilia SBK. Pun demikian dengan rangka dan lengan ayun yang yang dipilih keluaran Showa bukan Ohlin, namun dijamin agar kestabilan motor tetap mumpuni ditiap kondisi trek.

Demi menekan harga jual, Aprilia mengganti beberapa bagian dengan bahan lain. Seperti beberapa bagian body yang menggunakan serat karbon, diganti plastik, juga pelek yang aslinya berbahan magnesium kini menggunakan aluminium.

Akibatnya, motor yang hadir dengan hanya pilihan warna hitam dan putih ini lebih berat sekira 5 kg dari versi sebelumnya. Meski belum mengungkapkan berapa harga resmi Aprilia RSV4 versi jalan raya ini, namun kabarnya, motor sport ber DNA SBK tersebut dilepas lebih murah dari RSV4 Factory.

MOTOR September 29th 2009

Aprilia RS250 Lahir dari Jepang

No Comments »

Dari sisi tampilan, Anda pasti menyebutnya Aprilia RS250 karena ciri kental motor asal Italia itu, seperti model kerangka dan lampu depan, ada di kendaraan tersebut. Tapi, coba lirik sokbreker depannya, baru ngeh kalau basisnya dari motor lain.

Kesempurnaan yang layak diterima Rusdi karena ketelitian dan kesabarannya. Warga Depok itu enggak mau buru-buru memodifikasi motornya. Ia rela menunggu lebih dari satu tahun lantaran mengumpulkan bahan-bahannya. “Enggak mau setengah-setengah, biar hasilnya maksimal dan memuaskan,” ujarnya.

Pengumpulan bahan dimulai dari bodi orisinal. Pertama dapat fairing lengkap dengan lampu dan pembungkus tangki yang diburunya selama tiga bulan. Katanya, kurang puas jika dibikin dari pelat atau fiber.

Setelah itu, bagian kaki-kaki. Justru, kompartemen ini diraih tanpa susah payah. Semula, shock depan ingin pakai model upside down dan lengan ayun dari motor sejenis. “Eh, malah datang tawaran satu set rangka Aprilia 250,” bangganya. Rencana pakai kerangka asli bawaan motor jadi pupus dan sasis Aprilia RS250 ditempeli mesin. Keuntungannya, mengurangi bobot kendaraan karena terbuat dari aluminium.

Hampir tidak ada rangka asli yang terpakai. Kecuali, down tube yang terletak di bawah sasis utama sebagai pengikat mesin bagian depan. Bagian itu masih dipakai. Namun, karena bahan besi tak bisa disambung dengan aluminium (kerangka), maka down tube dibaut ke bagian bawah rangka komstir Aprilia.

Untuk urusan shock, Rusdi enggak ingin pakai limbah Aprilia. Gantinya, ia memakaikan kaki-kaki limbah moge 400 cc, seperti Suzuki GSX400. Sementara itu, lengan ayun diadopsi dari Honda Fire Blade. Pengubahan bergaya Aprilia RS250 ini, oleh Rusdi, dipercayakan pada Dave Motor Concept.

Anda pasti bingung, apa asli motor ini? Jawabnya, Honda MegaPro 2001

MOTOR July 24th 2009