Harley Luncurkan 3 Model & 1 LE 2012 di Indonesia

No Comments »
detail berita

F: salah satu varian Harley Davidson (Fetra Hariandja/Okezone)
JAKARTA – Anda pecinta motor besar, Harley Davidson? Kabar baik pasti menjadi milik Anda. Produsen motor asal Amerika Serikat (AS) akan meluncurkan model dan variannya di Indonesia pada 2012 mendatang.

PT Mabua Harley-Davidson selaku selaku penyalur tunggal di Indonesia akan memasarkan tiga model dan satu varian limited edition anniversary model untuk tahun depan.

Keempat model tersebut adalah All Road Glide Costum CVO, All New Softail Blackline, All New Dyna Switchback dan Limited VROD 10th Anniversary. Demikian disampaikan General Manager Country Sales and Marketing PT Mabua Harley-Davidson, Irvino Edwardly dalam acara Media Fun Day 2011 di Jakarta.

Menurut Irvino, model 2012 akan menerapkan powertrain Cam 103 engine. Motor anyar Harley-Davidson ini bermesin 1700cc atau 100cc lebih garang dibandingkan pendahulunya.

“Harley ingin mempersembahkan motor lebih kuat. Tapi Harley tidak menanggalkan kemudahan bagi para bikers. Salah satunya adalah handling yang jauh lebih mudah,” kata Irvino.

Selain itu, lanjut Irvino, Harley model terbaru akan menggunakan Anti-Block Breaking System (ABS). Dengan kapasitas mesin lebih besar, sistem pengereman menjadi hal vital. “Dengan tambah power, kapasitas pengereman harus diperhatikan. Fitur ABS akan membuat performance stabil. Kekuatan mesin sejalan dengan sistem pengereman,” paparnya.

Ketika ditanya mengenai model yang bakal diburu bikers, Irvino menjelaskan jenis touring atau road glide custom CVO. Bikers di Tanah Air lebih familiar dengan model tersebut.

“Model touring bisa mencapai 70 persen dari total penjualan untuk semua varian. Karena model ini yang pertama dikenal bikers Indonesia,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, PT Mabua Harley-Davidson sudah mencatat pesanan 100 unit dari berbagai varian. Jumlah tersebut belum memenuhi 50 persen target yang ditentukan. “Target kami tahun depan bisa menjual 650 unit. Tapi setidaknya 550 unit bisa terjual untuk 2012,” tandasnya.

MOTOR, OTO NEWS, Uncategorized October 10th 2011

Bagasi “Rahasia” buat Harley-Davidson

No Comments »

Dougz

Doug Wozney, seorang modifikator Harley Davidson, membuat sebuah body kit untuk Sportster. Tak sekadar ajaib dipandang mata, Doug mengutamakan faktor fungsi pada garapannya yang dinamainya Pro-Tour S Kit. Desainnya menarik karena tas pada bodi motor tersebut bukan buka samping seperti pada umumnya, melainkan berprinsip angkat dan lipat.

Hasilnya, ini seperti sebuah tas rahasia yang tidak ada pintunya. Di sisi lain, bodi berwarna hitam berkilau ini terlihat lebih seksi karena seakan menyatu kuat dengan motor sekaligus aerodinamis.

Di mana pintu tasnya? Angkat buntut Sportster itu dan di mulut kanan-kirinya akan terlihat semacam pintu kecil. Doug mengklaim bahwa volumenya hanya kurang sedikit dari apa yang ada pada tas standar untuk motor tersebut.

Klaim lainnya tak kalah menarik. Bodi tambahan pada motornya, khususnya tas itu, tidak akan mentok saat motor bermanuver karena dia sudah memperhitungkannya. Pada sudut rebah 45 derajat, justru pijakan kaki yang mengenai jalan. Selain itu, ia juga sudah menguji daya simpan pintu tas dan hasilnya oke. Bahkan, bobotnya diperhitungkan lebih ringan dari versi Touring aslinya.

Karena membutuhkan penyesuaian, ia mengubah sabuk roda V-Rod dengan yang lebih panjang supaya pas. Doug lantas menambahkan, paket bodi ini bisa untuk Sportster XL produksi 1986-2011.

Harga body kit yang terbuat dari campuran epoksi, lempengan logam, dan serat kaca ini diperkirakan 14.500 dollar AS (setara Rp 123 juta) di luar motor. Akan ada harga tambahan jika konsumen ingin motor dicat.

MODIFIKASI, MOTOR September 14th 2011

Tiga Model Terbaru Harley Davidson Siap Dipasarkan

No Comments »

Dealer resmi Harley Davidson akan memamerkan tiga model terbaru tahun ini, di Amerika Utara. Sebagai baris terdepan di tahun 2011, Harley Davidson merilis SuperLow Sportster, XR 1200X dan Road Glide Ultra.

Apabila anda sedang membutuhkan inspirasi, SuperLow Sportster mungkin dapat membantu anda. Melalui desain sport yang menonjolkan kemudahan berkendara dan ketinggian yang lebih rendah. Menawarkan 3 varian warna, yaitu putih, biru dan hitam, merek baru ini memiliki semua fitur sepeda motor yang anda inginkan. Tidak hanya mudah, sepeda motor ini ditawarkan dengan harga yang terjangkau. SuperLow dilengkapi Sportster tangki, suspensi belakang dan kenyamanan pengendara. Tangki Sportster adalah tangki Sportster klasik, dengan kapasitas 4,5 galon. Semua tangki SuperLow sudah didesain melalui gaya otentik. Luangkan waktu anda untuk mempelajari semua fitur styling dan penanganan karakteristik SuperLow yang didedikasikan dalam Harley otentik dan pengalaman berbeda dari Sportster lainnya.

Berikutnya adalah model XR 1200X yang diciptakan untuk mengasah kinerja Sportster, menawarkan suspensi adjustable standar, floating rotor rem depan dan versi kompresi tinggi melalui mesin 1200 cc dengan bahan bakar yang disuntik melalui kepala silinder untuk mengirimkan gelombang demi gelombang torsi mengesankan melalui gearbox 5 speed. Motor ini dibuat dengan 2 pilihan warna putih dan hitam serta dalam kemasan chassis XR dan sepasang ban Dunlop Qualifier. Motor yang mengambil isyarat dari salah satu mesin paling sukses di dunia balap yaitu XR 750 ikonik, rangkaian XR 1200X lahir untuk sebuah kinerja sepeda motor Harley Davidson yang pintar dengan menggabungkan desain motor balap Amerika dan gaya Eropa.

Model terakhir adalah Road Glide Ultra, dilengkapi dengan kokpit baru yang dilengkapi speaker sistem Audio melalui koneksi iPod, serta fitur cruise control dan kemewahan lainnya. Dibalut dengan 4 warna menarik, hitam, merah, biru dan abu-abu, membuat motor ini penuh inspirasi. Dengan fasilitas tersebut, Road Glide Ultra akan menjadi raja tour yang deilengkapi bagasi dan ABS standar. Fitur motor ini akan memberi anda kenyamanan touring jarak jauh, roda depan 17 inci, konektor output tinggi, cruise control dan kursi sepeda motor yang nyaman. Jika anda sedang mencari pilihan sepeda motor untuk touring, motor ini sangatlah tepat menemani perjalanan wisata anda

MOTOR, OTO NEWS July 30th 2010

Harley XR1200R untuk Pasar Amerika 2011

1 Comment »

Produsen sepeda motor Amerika Harley-Davidson mengumumkan bahwa diputuskan tahun depan akan membawa XR1200X Sportster untuk pasar Amerika. Model ini sebenarnya diperkenalkan untuk pasar ekspor.

Moge XR1200X 2011 ini sudah dipasangi garpu depan dan sokbreker belakang bikinan Showa yang bisa disetel. Trus, daya rem depan ditingkatkan, plus mesin 1.200 cc Evolution V-Twin dengan tampilan warna hitam.

Untuk dapur pacu dilengkapi dengan electronic sequential port fuel injection (ESPFI), high performance camshafts, kapasitas pendinginan oli yang besar, dan oil-cooled cylinder head yang presisi.

Khusus bagian tangki dan bagian buritan mengingatkan akan H-D XR750. Kemudian warna knalpot yang hitam, sama seperti mesin, begitu juga kedua velg menambah gahar tongkrongan. Velg palang tiga dari bahan ringan aluminium mempunyai ukuran 18 inci depan dan 17 inci belakang dengan finishing gloss black dipadu oranye di bibir velg.

Instrumen yang kompak terdiri dari tachomater analog, speedometer digital, dual trip, dan jam. Menariknya, motor ini dilengkapi dengan smart security system.

Tak disebutkan harganya, tapi buat H-D mania di Indonesia bisa pesan ke negeri Paman Sam.

MOTOR, OTO NEWS June 7th 2010

Sejarah Motor Harley Davidson

No Comments »

Siapa tak kenal Harley Davidson. Sejarah Harley Davidson awalnya dari sebuah ide sederhana. Yakni dari niat William Harley dan Arthur Davidson membuat motor yang bisa melahap tanjakan yang ada di daerah Milwaukee, Wisconsin, USA.
Terobosannya yang paling penting adalah mesin berkonfigurasi V, yang kemudian juga dikenal dengan Knucklehead, Panhead, Shovelhead, Evolution, sampai Twin Cam. Mesin ini belakangan menjadi acuan bagi perusahaan lain, khususnya dari Jepang, dalam membuat motor besar.
Mulai dengan Mesin 60 cc
HARLEY dan Davidson memulai perjalanan panjang ini pada 1903, ketika usia mereka masih di awal 20-an. Hasil perdana utak-atik dua anak muda ini adalah mesin satu silinder dengan kapasitas 60 cc. Bisa jalan dan berhasil melahap tanjakan dengan gampang. Belakangan, karena sukses ini, dua saudara Arthur, Walter dan William Davidson, ikut bergabung.

Dua tahun kemudian, mereka sepakat melembagakan usahanya itu ke dalam Harley-Davidson Motorcycles Co.
Ketika berdiri, perusahaan itu baru memproduksi tiga unit motor. Ketiga motor itu dihasilkan dari ”pabrik” di halaman rumah milik keluarga Davidson. Yang disebut pabrik itu adalah gubuk kecil di belakang rumah keluarga Davidson.

Pada 1906, perusahaan itu pindah ke Juneau Avenue, menempati ruangan lebih luas. Karena lebih leluasa, tahun itu Harley-Davidson bisa menghasilkan 150 unit motor. Kebanyakan motor mereka dibeli kepolisian setempat. Alasannya, motor Harley-Davidson bisa dipacu dengan kecepatan cukup tinggi, dan lincah.

Enam tahun setelah berdiri, Harley-Davidson memperkenalkan mesin dua silinder konfigurasi V dengan sudut 45 derajat. Kapasitas mesin itu 49,5 kubik inci (sekitar 790 cc) dan mampu menghasilkan sekitar tujuh tenaga kuda. Dengan mesin itu, kecepatan 60 mil per jam bisa dicapai. Ketika itu, Harley-Davidson tak mengira mesin model itu bakal jadi salah satu ciri khas produk mereka.

Tahun yang sama, Harley-Davidson berhasil menerobos angka produksi 1.000 unit, tepatnya 1.149 unit. Persaingan dari pabrik lain mulai terasa, dua tahun kemudian. Rupanya, sukses Harley-Davidson menjadi inspirasi bagi pabrik lain untuk memulai usaha. Pada 1911, paling tidak muncul sekitar 150 merek motor. Mereka tentu jadi pesaing Harley-Davidson, walaupun tak berat-berat betul.

Buktinya, Harley-Davidson tak sulit menambah produksi. Pada 1913, ketika pabrik sudah diperluas, produksi Harley-Davidson hampir mencapai 13.000 unit. Jumlah itu bertambah lagi selama periode 1916 sampai 1918, menjadi sekitar 20.000 unit. Ini terutama karena Pemerintah Amerika Serikat memesan kendaraan roda dua untuk keperluan Perang Dunia I.

Menaklukan The Great Depression
MEMASUKI 1920-an, Harley-Davidson menjadi pabrik motor terbesar di dunia, dengan jumlah produksi 28.189 unit. Untuk memasarkan produknya itu, Harley-Davidson punya agen di 67 negara. Pada dekade ini, Harley-Davidson memperkenalkan sejumlah inovasi. Kapasitas mesin V dikembangkan menjadi 74 inci kubik (sekitar 1.184 cc). Tangki bensin desain tetes air mata diperkenalkan pada 1925. Pada 1928, motor Harley-Davidson mulai dilengkapi rem depan.

Semua prestasi itu cukup menjadi modal Harley-Davidson dalam menghadapi The Great Depression, resesi ekonomi 1933. Walau jumlah produksi menurun sampai 3.700 unit, Harley-Davidson mampu bertahan. Pembuat motor lain yang juga bertahan adalah Indian. Perusahaan ini kemudian menjadi satu-satunya pesaing Harley-Davidson hingga 1950-an.

Ketika depresi selesai, Harley-Davidson langsung tancap gas. Mereka memperkenalkan model EL dengan mesin berkapasitas 976 cc. Model mesin seperti ini populer dengan sebutan Knucklehead. Dengan Knucklehead, Harley-Davidson perlahan bangkit. Pada 1936, jumlah produksi Harley-Davidson mencapai 9.812 unit.

Perang Dunia II membawa berkah tersendiri, sekaligus menjadi tonggak sejarah baru bagi Harley-Davidson. Setelah Jepang menyerang Pearl Harbour, seluruh kemampuan produksi Harley-Davidson dialokasikan untuk menghasilkan motor bagi kepentingan pasukan Sekutu. Kebutuhan konsumen sipil ditinggalkan sama sekali.

Selama 1941-1945, sekitar 90.000 unit Harley-Davidson seri WML dibuat. Untuk prestasi itu, Harley-Davidson mendapat medali ”E” dari Angkatan Laut Amerika Serikat.

Usai perang, Harley-Davidson kembali membuka keran produksi sipilnya. Eh, ternyata banyak veteran perang yang kepincut performa motor itu, dan ingin mengembalikan romantisme mengendarai Harley-Davidson. Ribuan unit Harley-Davidson, baik produksi sesudah perang maupun model lama, berpindah ke rumah para veteran, cikal bakal penggemar fanatik Harley-Davidson.

Bersaing dengan Indian
PADA 1948, produksi Harley-Davidson menjadi 31.163 unit. Tahun itu, Harley-Davidson kembali memperkenalkan inovasi barunya, yaitu mesin 74 inci kubik yang dilengkapi hydraulic valve lifters dan cylinder head aluminium. Mesin ini disebut The Panhead karena tutup kepala silindernya menyerupai penggorengan terbalik.

Memasuki 1950-an, generasi kedua keluarga pendiri mulai menjadi motor penggerak perusahaan itu. Ketika merayakan hari jadi ke-50, Harley-Davidson tinggal sendirian di pasar motor Amerika. Pesaing tradisionalnya, Indian, sudah gulung tikar.

Pada 1957, Harley-Davidson memperkenalkan The Sportster, yang disebut-sebut sebagai The Father of Superbikes, biangnya motor besar. Setahun kemudian, Harley-Davidson memperkenalkan Duo Glide, yang menggunakan suspensi belakang hidrolik untuk melengkapi suspensi depan yang menggunakan model garpu.

Berikutnya, pada 1963, Harley-Davidson mengadopsi penggunaan fiberglass ke dalam motor-motornya. Untuk keperluan ini, mereka membeli 60% saham Tomahawk Boat Manufacturing Co, produsen fiberglass di Wisconsin.

Tahun 1950-1960 juga ditandai dengan hadirnya komunitas bikers, yang memperkenalkan budaya pengendara motor. Mereka gampang dikenali karena menggunakan jaket kulit, penuh tato, dan berambut panjang. Citra Wild Ones ini diperkenalkan Marlon Brando lewat film berjudul sama.

Komunitas resmi Harley-Davidson sendiri baru didirikan pada 1983, dengan nama Harley Owner Group (HOG). Ini menjadi komunitas pemilik Harley-Davidson terbesar yang disokong langsung oleh produsen. Saat ini, jumlah anggota HOG mendekati satu juta orang di seluruh dunia.

Masa Gelap Akibat Merger
PADA 1965, Harley-Davidson masuk bursa. Empat tahun kemudian, American Machine and Foundry (AMF) melakukan merger dengan Harley-Davidson. Namun, masa merger ini dianggap sebagai masa paling gelap dalam sejarah Harley-Davidson. Pasalnya, pada 1970 dan 1980, motor buatan Jepang yang harganya sangat murah memasuki pasar.

Ketika Honda, Kawasaki, dan Suzuki masuk pasar Amerika Serikat, pangsa pasar Harley-Davidson turun drastis. Dari semula 80% pada 1969, menjadi 20% sepuluh tahun kemudian. Penurunan pangsa pasar itu membuat gerah sejumlah eksekutif Harley-Davidson. Mereka pun mencari jalan untuk menyelamatkan perusahaan.

Untuk mengembalikan Harley-Davidson ke khitahnya, mereka mengajukan proposal ke Citicorp. Dengan sokongan dana US$ 80 juta dari Citicorp, mereka membeli kembali saham yang dikuasai AMF (Citicorp menjual saham itu ke Heller-Financial Corporation pada 1986). Konsep dan filosofi produksi dan jualan Harley-Davidson pun diperbaiki.

Semula, motor Harley-Davidson adalah produk yang terjangkau dan mudah dipakai serta dimodifikasi. Itu diubah dengan menjadikan Harley-Davidson produk mahal dan onderdilnya sulit dicari. Untuk mengganti lampu belakang, misalnya, pemilik motor Harley-Davidson tak bisa cuma membeli batoknya. Tapi harus membeli keseluruhan sepatbornya.

Selain Marlon Brando, sejumlah selebriti menjadikan motor Harley-Davidson bagian dari penampilan mereka. Baik di layar lebar, layar kaca, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pada 1956, Elvis Presley, si Raja Rock ‘n’ Roll, dan sebuah motor Harley-Davidson menjadi sampul majalah Enthusiast.

Pertengahan 1990-an, Arnold Schwarzeneger tampil dengan Harley-Davidson di film Terminator. Aksi Lorenzo Lamas dan Harley-Davidson Softail bertangki bensin kuning dengan lidah api merah dalam film serial Renegade juga menjadi tontonan favorit pada akhir 1990.

Aktor Keanu Reeves juga sempat membagikan 12 unit Harley-Davidson, yang total harganya mencapai US$ 200.000, kepada semua pemeran pengganti film Matrix Reloaded. Menurut Reeves, ini merupakan tanda terima kasihnya kepada para stuntman itu.
(sumber: gatra.com)

Motor-motor Harley Davidson masa kini:



Sumber : http://indomodif.blogspot.com

MOTOR August 7th 2009