Honda Civic Type R Mugen Lebih Bertenaga

No Comments »
detail berita

F: Honda Civic Type R Mugen (autocar.co.uk)

LONDON – Mugen kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam hal meningkatkan performa mobil Honda. Anak perusahaan Honda yang menaungi divisi aksesoris dan spare part kendaraan berperforma tinggi ini mencoba mendongkrak tenaga Honda Civic Type R. Hasilnya tenaga Civic kini melonjak cukup hebat.

Seperti dilansir Autocar Mugen Eropa yang berbasis di Northampton, Inggris ini melakukan perubahan pada silinder dan stroke dari mesin berkapasitas 2156cc tersebut. Alhasil, terjadi peningkatan tenaga sebesar 20 hp menjadi 260 hp dengan torsi maksimum 177 lb-ft pada putaran 6000 rpm.

Ubahan yang dilakukan Mugen tidak hanya diseputaran mesin. Seperti model-model terdahulu, Mugen juga mengasup suspensi sport, sistem pengereman yang telah ditingkatkan dan body kit untuk menunjang tampilan luar agar terlihat lebih agresif.

Dibangunnya Civic Type R Mugen 2,2 ini sebagai penghargaan mesin Honda K20 2.0 liter yang telah berhenti diproduksi di Jepang.

Hingga saat ini Honda belum mengetahui Civic Type R Mugen 2,2 akan dijual dimana. Pasalnya 4 unit dari 20 unit edisi terbatas Civic 2.0 liter belum terjual. Hal ini memungkinkan Mugen Eropa untuk menjejalinya dengan mesin terbaru seperti saat ini.

MOBIL, OTO NEWS, Uncategorized October 29th 2012

Review Spesifikasi dan Harga Honda Brio

No Comments »

Honda Brio yang akan dilaunching tidak lama lagi untuk market Indonesia mempunyai 4 Varian.

- Honda Brio S Manual
– Honda Brio S Matik
– Honda Brio E Manual dan
– Honda Brio E Matik

Honda Brio merupakan line up honda yang mempunyai isi silinder paling kecil di Indonesia. Bermain mobil Hatch Back dengan 1200 cc secara tidak langsung akan berhadapan head to head dengan Suzuki Splash, Nissan March, Hyundai i10 dan Chevrolet Spark. Sepertinya pihak Honda Indonesia mulai mencium pasar potensial dikelas mobil hatch back ber-cc kecil yang selama ini dihuni  Suzuki Splash, Nissan march , Hyundai i10 dan Chevrolet Spark. Semua ini tidak lepas dari demand pasar yang tinggi untuk mobil mobil yang mempunyai efisiensi bahan bakar, lincah dijalan dan tentu saja dengan harga yang terjangkau. Isu pemerintah yang akan memberikan pajak yg ringan untuk mobil mobil yang ber-cc kecil ikut andil memanaskan Segmen mobil hatch back 1200 cc ini ditambah lagi semakin melangitnya harga BBM setiap tahunnya.

Mampukah Honda brio menyalip atau bahkan menjadi leader dikelas hacthback 1200 cc seperti kakaknya Honda Jazz yang menjadi leader dikelasnya. Honda Brio  sebagai follower dikelas 1200 cc yg sudah di dominasi Splash dan March sepertinya akan mampu bermain dikelas ini mengingat Customer Honda adalah Customer Customer loyal. Nama besar Honda akan menjadi backbone penjualan Honda Brio ini.

Strategi apa kira kira yang akan dipakai Honda Indonesia untuk memenangkan kompetisi segmen ini. bermain di harga yang terjangkau dan bersaing atau tampil exclusif  dengan memberikan segudang fitur fitur dan tehnologi yang selama ini diterapkan disemua Line Up Honda yang pastinya akan melambungkan Harga honda brio di tanah air. Bila dilihat dari marketnya pastilah menginginkan Harga yg bersaing dengan fitur yang melimpah serta efisien BBM dan biaya perawatan yang ringan…  :) Jika Honda  bisa menjawabnya pada Honda Brio , bisa jadi Honda Brio akan menjadi lawan yang ditakuti di Segmen hacth back 1200 cc dan gelar The Best Hacth back serta leader kelas 1200 cc akan mudah diraihnya.

Berdasarkan informasi dari marketing Honda harga Brio sbb :

Brio S M/T :149jt
Brio S A/T : 159jt
Brio E M/T :160jt
Brio E A/T : 170jt

MOBIL, OTO NEWS August 3rd 2012

Honda Brio vs Hyundai i10: Comparison

No Comments »

Even though both cars can be looked upon as serious competitors in a very demanding small car category, on paper the Honda Brio is a step ahead of its Korean rival in several departments

Hyundai i10

Exactly a year after the introduction of the latest generation Hyundai i10, Indian small car buyers have indeed been charmed by the arrival of a hatchback that finally possesses the true characteristics of a quintessential small ‘city car’ for Indian roads. The Honda Brio (Read : First Drive), which marks the Japanese car maker’s foray into India’s entry level hatchback space holds the potential of becoming a segment leader.

Even while the future of the Honda Brio here in India seems to look bright, Hyundai’s commanding presence in India’s automobile market cannot be ignored. With a few years head start over its Japanese competitor, the Hyundai i10 (Read : First Drive) has certainly built a strong reputation for itself as a maker of trendy looking, reliable small cars with all the necessary gadgetry that one can expect from a value for money segment that they represent.

Features like a Tilt Steering, Rear View Mirror mounted indicators, an In-Car Entertainment System with all possible connectivity options (USB, AUX, CD player) and even the option of a Sunroof makes the Hyundai i10 a very desirable small car. But being a fresh entrant in a segment well evaluated by its maker, the Honda Brio offers you most of these features, but in a far more unconventional, but rather fresh, layout. It’s ultimately up to the end user to decide which interior ‘look and layout’ among the two suits his driving needs and choose accordingly.

Moving on to performance, the Hyundai i10 with its 1197cc petrol engine produces a healthy 80 PS of power and 114 Nm of torque. But despite being the heavier of the two, the 1198cc i-VTEC petrol engine on the Honda Brio (same as the one on the Honda Jazz) gives it that extra bit of muscle, which at 88 PS of power and 109 Nm of torque makes it one of the most powerful hatchbacks till date in India.

While seating and luggage capacities are closely matched on both cars, the transparent boot lid on the Honda Brio appears to be a nice touch at first glance, but may invade privacy when over inquisitive peeping toms are in the vicinity.

Probably the only major drawback as we can see with the Hyundai i10 are its fuel efficiency figures, which runs as low as 9.37 km/ltr in the city, but shoots up to 17.27  km/ltr on the highway. The Honda Brio on the other hand returns an overall fuel efficiency in excess of 18 km/ltr, and this is where the neat packaging and overall dynamics of this new small car trump all others in the game.

Finally, in the safety department, the Hyundai i10 provides for all the basics like an ABS system and two Airbags that come as standard. While, the Brio offers all of the above, the addition of an EBD (Electronic Brake-force Distribution) system to its neatly cut body makes it an even safer car in motion.

Verdict:

The Hyundai i10 has many years behind its name, and the Honda Brio will have to do a lot of things right to establish its outright superiority as a product that offers customers more than they already have. The facts and figures are all in favour of the stunning new Honda Brio, but the experience of the i10 model and the familiarity of the Hyundai badge in India will be hard to checkmate in a single move.

MOBIL, OTO NEWS August 3rd 2012

Honda Civic Street Racing, Tak Malu Lagi Digeber

No Comments »

img

Bagi sebagian orang, memiliki mobil yang terlalu standar membuat malu untuk mengendarainya. Karenanya banyak pemilik mobil langsung menyerahkan mobil kesayangan ke modifikator handal untuk tampil mentereng.

Seperti halnya Edwin. Demi kepuasan batin dia pun tak ragu lagi memodifikasi Honda Civic tahun 2006 miliknya.

Pria kelahiran September 1981 itu pun mengeluarkan kreativitasnya agar hasil modifikasi menjadi spesial dan berbeda dari mobil modifikasi kebanyakan. Mobil Honda Civic 2006 itu pun dimodifikasi bergaya Street Racing.

Dan kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest di Manado beberapa waktu lalu menjadi saksi aksi gila Edwin.

“Untuk urusan modifikasi bodi gwe tidak sendiri, memang ada beberapa bantuan dari teman untuk sektor tertentu. Ada beberapa rumah modifikasi seperti Auto Wins, DA concept Rev Eng, SS Performance, Auto Style Tomi airbrush,” kata Edwin kepada detikOto.

Dan karena konsepnya Street Racing, untuk urusan mesin harus benar-benar hebat. Oleh sebab itu Edwin mengaku mendatangkan ahli mesin mobil dari Jakarta ke Manado.

untuk urusan mesin, Edwin mencangkokkan turbo Zage serta unichip dastel, oil catch, works engineering header, dan knalpot khusus.

Honda Civic berkelir kuning tersebut mulai diubah pada bagian eksteriornya. Secara keseluruhan bodi luar hampir tak banyak perubahan, namun Edwin menggunakan racing Type S custom karbon pada depan bodi kit samping hingga bagian sayap untuk memperkental tampilan raja jalanan.

Dan untuk hidung mobil disematkan spoiler custom berwarna hitam. Tak luput 1 unit sunroof menghiasai kabin penumpang.

Pada bagian kaki-kaki Edwin memanfaatkan pelek warna hitam BC forged ukuran 19/8,5/9,5 yang dibalut dengan ban accelera 225/35 ring 19 depan dan belakang.

Selesai urusan eksterior, saatnya melongok ke kabin penumpang. Edwin yang berpenampilan klimis ini sepertinya tahu benar mana yang harus dimodifikasi agar mobil tampil sempurna. Formasi bawaan pabrik hampir tidak berubah, hanya ia menambahkan roll bar 9 inci dari depan hingga kabin penumpang belakang.

Sementara kursi bawaan pabrik dilucuti dan diganti dengan kursi balap Bridge hitam sesuai dengan teman kabin penumpang yang hitam.

Ide Edwin semakin liar. Untuk memanjakan telinganya, ia memasukkan audio system Alpine 502 double DIN, DXA H701 dan RVX, speaker cube accoustic depan dan belakang yang terintegrasi dengan Alpine kompetisi di bagasi. Selain itu diperkuat juga dengan power cerafin monoblock DD.

Secara keseluruhan Edwin menghabiskan dana sebesar Rp 150 juta dengan lama pengerjaan sekitar 2 bulan. Dan ide kreatifnya pun tidak sia-sia. Di ajang CMAAC di Manado, Edwin dan mobilnya berhasil menggondol titel King of Street Racing.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized June 12th 2012

Honda Sabre Switchblade Pro Drag Konsep

No Comments »
detail berita

F: Honda Sabre Switchblade Pro Drag Konsep (Topspeed)

TOKYO – Sabre Switchblade Pro Drag, itu adalah nama untuk motor konsep yang dikembangkan oleh produsen motor Honda. Motor ini memiliki aura motor balap jalanan yang kuat, terlihat pada desain serta dapurpacu yang menggunakan kapasitas besar.

Desain motor yang berbasis Honda Sabre ini terispirasi dari gaya yang melekat pada kendaraan Formula 1 dan MotoGP. Guna membungkus rangka, maka digunakan bodi berbahan karbon fiber. Kesan motor drag semakin kuat dengan pemasangan setang jepit sabagai alat pengendali motor.

Untuk suspensi, motor ini menggunakan shock tipe sport dengan pengaturan tiga pilihan dan monoshock dibagian belakang. Sistem suspensi ini dinilai mampu meredam getaran dan guncangan.

Guna mendukung segi keamanan, pada sistem pengereman Sabre Switchblade Pro Drag menggunakan kaliper rem dan piringan cakram dengan spesifikasi balap. Melengkapi kesan balap, velg menggunakan serat karbon yang terkenal ringan namun sangat kuat. Bagian depan berukuran 21 inci sedangkan belakang 18 inci.

Motor konsep ini dikabarkan menggunakan mesin VT1300cc yang dikenal sangat bertenaga. Sabre Switchblade Pro Drag juga telah dilengkapi GPS dengan data unit yang telah diakuisisi.

Sayangnya belum ada keterangan resmi apakah motor ini akan masuk tahap produksi dan menjadi salah satu penghuni dealer.

MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS May 11th 2012

Wow CBR1000RR Ini Seharga Jazz

No Comments »

Wah, ini terinspirasi superbike atau memang mau ikut ajang World Super Bike 2013? Itu pertanyaan yang muncul saat Bilcyber Otomotif menyambangi kediaman pengusaha muda, Roy Andreas Hanjaya (24), pekan lalu, dan melihat nongkrong Honda CBR1000RR bertampang superbike ini. Setelah dicermati, ternyata basis standar moge tersebut telah dinaiki derajatnya oleh pria asal Surabaya lantaran  tampil standarnya belum mumpuni.

Sentuhan pun dimulai dari bodi yang memakai model HRC Superbike series buatan rumah modifikasi Baru Motor Sport (BMS). Tidak puas sampai di situ, pria yang mengaku baru 5 bulan bisa kembali mengendarai motor setelah kecelakaan 8 tahun lalu, ini memasang cover karbon pada frame, arm, sprocker, sepatbor belakang sampai pada cover engine dari PUIG untuk menegaskan kesan sport. Agar lebih terlihat mewah, aksen Gold tampak melekat pada CBR1000 melalui aksesoris Rizoma pada handgrip, footstep, tabung oli rem (reservoir) depan dan belakang.

“Karena udah naik level, tentu saya juga mau tingkatkan akselerasinya,” ujar pemuda yang maniak kecepatan ini dan sebelumnya punya CBR250R. Maka itu, untuk mendongkrak kinerja dipasanglah Bazzaz fuel controller (stage 1), Boom Bazzaz injection controller (stage 2), serta knalpot MGP karbon.

Untuk menyelaraskan performa dan penampilan, kaki-kaki pun mendapat ubahan. Pada garpu depan model up-side down dan monoshock belakang menggunakan Ohlins TTX. “Nah, bagian pelek ini, spesial selain harga yang fantastis juga cukup susah didapatnya,” jelas anggota CBR Club Indonesia itu.

Roda depan menggunakan pelek full carbon BST Limited 3.5×17, lalu 6.25×17 untuk belakang, serta dibalut oleh ban Mettzeler Raceteck slick 120\70-17 depan dan 190\55-17 belakang. Untuk mengurangi kecepatan, CBR1000 mengandalkan  caliper rem Brembo cadmium nickel untuk depan dan Brembo hp billet di belakang.

Wajar jika dikatakan untuk semua perubahan pada motor ini memakan angka yang mencengangkan. “Untuk dapat penampilan kayak gini, kira-kira budget-nya Rp 200 jutaan. Pembuatannya sih hanya 1 bulan karena semua part-nya cukup mudah didapat,” ulas pemilik salah satu dealer kendaraan di Sidoarjo.

MOBIL, OTO NEWS March 19th 2012

Honda CB1000R 2012 Lebih “Blink-Blink”

No Comments »

Honda Jerman mengeluarkan CB1000R 2012 edisi khusus sebagai perangsang buat pencinta moge. Seperti yang dilansir Automotto.com, akhir pekan lalu, sepeda motor model naked bike yang dikenal dengan citra kenyamanan serta performa, tampil dengan warna baru keemasan dipadu  abu-abu Cynos metalik (warna dasar), membuat karakter macho semakin kuat.

Kelir emas tampak di pelek, shock depan, dan grafis mulai dari sepatbor depan, tangki hingga ke belakang. Bahkan, jok pun dibikin senada, keemasan dipadankan dengan hitam.

Selain warna, penataan ulang dilakukan pada sasis yang dibangun berdasarkan teknologi Gravity Die-Cast sehingga membuatnya lebih ringan dan kuat. Lalu,  suspensi depan dan belakang disesuaikan, sehingga menjamin motor berkapasitas mesin 998 cc, inline 4-silinder dengan transmisi 6-percepatan mempunyai handling lebih halus. Tentu hal tersebut penting, mengingat mesin tersebut menciptakan tenaga 126,74 PS dan menyentuh kecepatan tertinggi 241,40 km/jam.

Harga ritel Honda CB1000R 2012 dibandrol 11.000 dolar AS atau Rp 99 juta. Sebagai tambahan tersedia juga warna lain putih mutiara dengan tiga kombinasi warna merah, putih dan biru yang tampaknya ditargetkan untuk konsumen Amerika Serikat.

MOBIL, MOTOR February 16th 2012

Modifikasi Honda CS-1 2008 Trial Style

No Comments »

Modifikasi Honda CS-1 2008.Untungnya Dito punya banyak teman diskusi di Csyers Chapter Surabaya, klub tempatnya bergabung.Dari hasil obrolan dipadu keinginan membangun Modifikasi Honda CS-1 2008.dengan konsep kuat akhirnya diputuskan merujuk gaya trail adventure. Sebagai acuan dipilih BMW R1200GS yang akrab dikebut di medan reli Dakar, imbuh penggemar turing ini.

2011 11 26 13 08 52 0004 300x288 Modifikasi Honda CS 1 2008 Trail Adventure

Modifikasi Honda CS-1 21 2008.Menurut Yoyok, punggawa CB Modified yang menangani Modifikasi Honda CS-1 2008. yang berjenid crossover sangat mengakomodir gaya tersebut. Praktis Yoyok tinggal mengganti  beberapa tampilan trail adventure.Komponen-komponen itu terutama setang, pelek dan ban. Setan dipilih model telanjang yang dibekali batang stabilizer. Aplikasinya memerlukan adaptor. Sementara pelek sengaja dipilih yang berbahan aluminium dan dibalut ban berprofil kembang tahu Menegaskan aliran trail adventure komponen-komponen penunjang aksesoris beraroma trail seperti spion, handguard dan grip gas tak ketinggalan disematkan.Ditto pun pede menambahkan kata Adventure di belakang nama CS-1.

DATA MODIFIKASI HONDA CS-1 2008

Spion                                                    : Costom

Grip gas                                                : Bungbon

Sok depan                                           : Upside down LHK

Teromol depan                                 : New Supra X 125

Ban depan                                          : Mizzle moto cross 2,75-17

Ban belakang                                     : Swallow moto cross 3,00-17

Pelek depan                                      : Rossi 185 x 17

Pelek belakang                                 : Rossi 215 x 17

Slang rem depan dan belakang : Kitaco

Sepatbor depan                                               : Custom

Modifikator                                     :  CB modified, jl. Griya Kebraon Tengah, CB-11, Surabaya.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized December 7th 2011

Honda GL 100 Bratstyle dari Bandung

No Comments »

img

BandungPunya motor keluaran lama paling asyik kalau dimodifikasi. Sudah pasti pemilihan konsep yang menarik baik dalam pemilihan warna hingga aksesoris tidak bisa asal-asalan juga.

Hal ini yang coba diwujudkan lelaki asal Bandung, Abdullah Husein yang mengubah tampilan kuno Honda GL 100 tahun1989 menjadi bergaya Bratstyle yang elegan.

Akhirnya pemilihan warna ungu pun ditempelkan kepada motor lahiran 1989 kali ini. Sebagai ciri khas bratstyle pemilihan kaki-kaki pun menjadi unsur penting, oleh sebab itu lelaki berambut gondrong ini pun menggunakan Velg TDR depan berukuran 2.5 inci yang diselimuti Ban swallow 100/80-17. Dan velg belakang berukuran 3.5 inci yang juga ditutup Ban swallow 120/80-17.

Begitu pun pada bagian Arm yang ikut diubah dengan menggunakan milik Thunder 125. Sedangkan bagian suspensi Husein pun shock depan Honda Tiger dan belakang shock belakang milik Yoko.

Ciri Bratstyle yang tidak boleh ditinggalkan pun terlihat dengan berubahnya setang dengan grip variasi yang dimodifikasi ulang untuk mengendalikan laju saat berkendara dan begitu juga pada segitiga setang milik Thunder 125.

Sentuhan frame pun tidak ditinggalkan Husein yang mengubah lekukan frame yang dicustom abis dengan lebih menonjolkan kekuatan dari Bratstyle. Dan untuk jok Husein pun ikut mengcustomnya agar lebih menambah manis honda 1989 bergaya bratstyle ini.

Bagian tangki yang diseprot air brush berwarna ungu kali ini juga dipastikan mampu menarik perhatian setiap pengendara lain. Begitu pun dengan bagian tutup tangki yang diubah membentuk layaknya mahkota sang raja.

Sentuhan terakhir pun dengan mengubah knalpot dengan menggunakan Knalpot supertrap serta lamp head pun dengan menggunakan Lampu depan custom mobil dan spakboard belakang yang dicustom.

Setelah puas bermain pada bagian penampilan tak lengkap rasanya bila tidak ikut mengubah isi jeroaan mesin untuk menambah performa tentunya.

Langkah pertama Husein mengubah mesin dengan cara melakukan born up 150cc. Selanutnya Husein pun mengubah Cylinder dengan menggunakan head Tiger (Noken as, kamrat, stut rante kamrat, lidah kamrat semua ori New). Tidak lupa saringan karbu pun diganti dengan menggunakan milik suzuki A100.

Karburator pun diubah dengan menggunakan karburator milik GL Pro. Dan untuk pengapian Husein pun mengubah dengan menggunakan honda tiger (Pulser dalam, CDI tiger, Magnet GL pro, Spul Supra ). Sedangkan untuk saklar kiri RX King dan kanan Honda GL Max.

MODIFIKASI, MOTOR November 16th 2011

Honda Civic Terinspirasi Film Fast & Furious

No Comments »

Tidak bisa dipungkiri kalau ide memodifikasi sebuah mobil bisa datang dari mana saja bahkan dari sebuah film sekalipun. Ya, film-lah yang menginspirasi Diki ketika memodifikasi Honda Civic miliknya hingga menjadi mobil jawara modifikasi.

“Saya terinspirasi film Fast & Furious ketika mulai memodifikasi mobil ini,” aku pemuda Palembang ini.

Dilihat dari tampilan luarnya aura sebuah mobil street racing memang terpancar dengan kuat. Dan berkat tampilan gaharnya ini, The King Street Racing kota Palembang dalam gelaran Clas Mild Accelera Auto Contest 2011 pun berhasil dia sabet.

Di sektor eksterior, Diki merombak total tampilan mobil asal Jepang ini. Bodykit Type-R yang kemudian dipadu dengan lips spoiler, diffuser, grille, spoiler depan dan wing bermotif karbon.

Tak ayal, nuansa sporty pun langsung tersemburat kencang. Terlebih Diki mengaplikasi cutting stiker yang turut membantu penciptaan kesan itu.

Apalagi, mobil ini kemudian disokong oleh kaki-kaki yang tidak kalah mumpuni. Pelek Volk Ray TE.37 berukuran 19 inchi yang dipadu dengan suspensi Tanabe pun terlihat serasi dengan gaya tubuh mobil ini. Sebagai piranti penghenti laju tampil rem Brembo yang berukuran lumayan besar.

Tapi tidak klop rasanya bila hanya tampilan saja yang menunjukan kegarangan tanpa mengoprek sektor dapur pacu. Untuk itu, Diki pun memberi sentuhan di mesin yang terselip di bawah bonnet mobilnya agar bisa lebih bertaji lagi.

Turbo kit Zage yang dipadukan dengan turbo timer keluaran Z-VOX, blow off HKS, intercooler ZAGE, Dastek-Q+ sampai dengan penggunaan kabel dan busi Bosh pun ikut membantu mobil ini menunjukkan jati dirinya yang baru sebagai mobil balap jalanan.

Sudah selesai sampai disitu? Ternyata tidak. Sebab Diki seolah tidak puas bila hanya bermain di eksterior dan mesin, bagian kabin Honda Civic FD.1 pun juga ikut ‘diacak-acak.’

Nuansa balap terlihat di berbagai piranti yang ada di kabin. Disini Diki dengan cerdik menempatkan berbagai piranti berbahan karbon untuk menemaninya ketika berkendara dan duduk di jok balap Bridge Low Max yang sudah dilengkapi dengan safety belt Takata.

Namun meski ini adalah sebuah mobil balap, jangan pikir Diki akan kekurangan hiburan ketika mengendarainya. Sebab piranti perangkai nada mobil ini sudah di up grade Diki dengan memadukan head unit Kenwood 4036 dengan dan subwoofer dari Ameron. Untuk mendukung sistem audio ini, Capasitor bank intersys, power Performa Ameron pun tidak lupa diboyong masuk.

Mulai dari pemasangan turbo kit ZAGE yang diramakan dengan turbo timer keluaran Z-VOX, blow off HKS, intercooler ZAGE, Dastek-Q+ sampai dengan penggunaan kabel dan busi Bosh turut dicaplok mengisi sektor dapur pacunya, dan membuat Civic ini benar-benar memiliki performa yang tak kalah saing dengan tampang sangarnya.

“Pengerjaannya sekitar 3 bulan. Sedikit lama sebenarnya, karena agak ribet. Soalnya banyak part dibuat di Jakarta. Jadi ketika dirasa tidak cocok harus dipulangkan ke Jakarta lalu tunggu lagi,” bukanya.

“Total habis sekitar Rp 150 jutaan untuk jadi seperti ini,” tuntasnya.

MOBIL, MODIFIKASI November 1st 2011