Daftar Mobil Paling Irit Bensin

11 Comments »
Gambar

Washington – Ingin tahu mobil-mobil yang bensinnya paling irit? Rupanya mobil-mobil yang diproduksi pabrikan Jepang mendominasi daftar itu.

Dalam 10 daftar mobil paling irit versi badan lingkungan pemerintah AS yakni Environmental Protection Agency (EPA), yang dirilis Jumat (16/10/2009, mobil hybrid Toyota, yakni Toyota Prius kembali menjadi mobil yang teririt.

Toyota Prius memimpin di daftar itu dengan konsumsi bahan bakar 21 km per liter di jalan perkotaan dan 20,4  di jalan luar kota.

Mobil-mobil asal Jepang mendominasi ranking mobil teririt dengan menempatkan 8 model mobil dalam daftar 10 mobil teririt.

Sedangkan di tempat kedua bertengger Ford dengan Ford Fusionnya. Toyota dan Ford bisa mengungguli hybrid kepunyaan Honda si Insight.

Jangan kaget jika dalam ranking itu ada beberapa mobil yang menempati urutan yang sama, seperti Ford Fusion dan Milan. Soalnya keduanya memiliki platform teknik yang sama.

Ranking Mobil Berikut dengan Konsumsi BBM dalam Kota

1. Toyota Prius (hybrid): 21,6 km per liter
2.  Ford Fusion Hybrid FWD, Mercury Milan Hybrid FWD: 17,4 km per liter
3.  Honda Civic Hybrid: 17,0 km per liter
4. Honda Insight (hybrid): 17,0 km per liter
5. Lexus HS250h (hybrid): 14.8 km per liter
6. Nissan Altima Hybrid: 14.8 km per liter
7. Ford Escape Hybrid FWD, Mazda Tribute Hybrid 2WD, Mercury Mariner Hybrid FWD: 14,4 km per liter
8. Smart fortwo Cabriolet (automatic), Smart fortwo Coupe (automatic): 14,0 km per liter.
9. Toyota Camry Hybrid: 14 km per liter
10. Lexus RX450h (hybrid, 2WD): 13,6 km per liter

Di Indonesia, bukan berarti pasar mobil hybrid tidak ada, Toyota Prius generasi ketiga yang baru diluncurkan akhir Juli 2009 lalu di pameran IIMS 2009 sudah terjual sebanyak 7 unit.

MOBIL October 16th 2009

Tips agar Motor Hemat atau Irit BBM/Bensin

No Comments »



Motor yang boros BBM memang kadang bikin bete. Indomodif punya tips agar motor hemat atau irit pemakaian BBM/bensin.

Mesin
Jeroan mesin yang sudah aus bikin tenaga ngedrop. Udah larinya enggak ada tapi justru minum bensin berlebih. Misal piston baret, ring lemah, klep bocor atau paking head bocor. Jika ini terjadi pada motor Anda segera perbaiki. Pokoknya jeroan mesin harus dikembalikan seperti kondisi standar.

Pengapian
Lejutan api yang besar serta timing yang tepat sangat dubutukan saat proses pembakaran. Makanya cek kondisi busi, koil serta CDI jangan sampai menurun performanya. Jika perlu ganti CDI dengan tipe racing yang memiliki spek kurva sesuai dengan motor standar. Misalnya pakai CDI XP202, BRT atau Rextor. Hasil test OTOMOTIF, aplikasi CDI racing terbukti mampu menghemat bensin.

Karburator
Bersihkan serta kembalikan spuyer ke ukuran standar. Jika spuyer karburator sudah tidak standar lagi atau pernah diganti dengan ukuran lebih besar, sebaiknya dikembalikan ke ukuran standar. Kondisi jarum skep berikut dudukannya (needle jet) yang telah aus sebaiknya diganti baru.

Tekanan Ban
Tambahlah angin jika kempis. Mungkin dikira sepele. Tapi kondisi ban yang kempis bikin tarikan motor jadi berat. Ujung-ujungnya dibutuhkan minum bensin lebih banyak.

Jangan memutar gas secara spontan
Putaran handel gas semestinya harus runut dan bertahap disesuaikan dengan putaran mesin. Jika handel gas diputar secara spontan, otomatis bahan bakar yang akan diisap ke ruang bakar juga semakin banyak. Sementara, pada saat itu putaran mesin masih rendah. Akibatnya tidak semua bahan bakar yang masuk ke ruang mesin terbakar. (sumber: rileks/astraworld)

TIPS N TRICK August 7th 2009