Modifikasi Ducati Desmosedici Jadi “Dirt Bike”

No Comments »
S

Habitat Ducati Desmosedici sudah sangat jelas. Petarung di lintasan balap. Tapi Roland Sands Design (RSD), studio modifikasi dari California, AS, rupanya tak begitu peduli soal itu. Moge asal Italia itu lantas dirombak dan dipaksa bermigrasi menjadi sepeda motor penggaruk tanah!

Jadilah seperti dalam foto, otot kekarnya semakin kentara. Bodi yang sebelumnya atletis, jadi cungkring meski tampak tetap gagah. RSD menamakan salah satu masterpiece itu sebagai Desmo Tracker. Sepeda motor yang legal digeber di jalanan, tapi juga tangguh diajak menjelajah, lahir dari trah sepeda motor balap. Meski keberadaannya misterius karena RSD menyembunyikannya sejak pertama dibangun pada 2011 atas permintaan seorang teman.
Dan kemarin (29/7), si Desmo Tracker muncul lagi, tapi di situs jual beli Ebay. Rupanya, pemilik terakhir sudah bosan dengan penampilannya, atau bisa jadi pailit. Ya, karena dengan keunikan yang berhasil ditorehkan RSD sangat disayangkan jika dijual. Sepeda motor yang pernah meraih penghargaan Performance Machine di AS itu sulit ditandingi karya lain, karena ini yang pertama.
RSD mempertahankan rangka utama. Lalu dibuat sub-frame sebagai penyangga jok belakang kustom, serta spakbor. Lengan ayun dibuat satu sisi dikombinasi tempat pelat nomor. Semua pembungkus mesin dihabisi dan dibiarkan telanjang. Lalu tangki bahan bakarnya dibentuk ulang dengan menginstal speedometer, dan pipa gas buang pakai bahan titanium FMF.
Kaki-kaki depan juga dirombak. Segitiga menggunakan Race Tech tapi dikustom lagi agar didapatkan posisi garpu yang ideal untuk model trail. Ban asli dicopot diganti 19 inci dengan spesifikasi penggaruk tanah. Peranti rem dari Brembo, suspensi dipasok Ohlins.
Tidak ada modifikasi mesin untuk kendaraan ini, pun demikian dengan peranti elektronik. Karena memang masih dirasa sangat galak. Kapasitas silinder 989 cc yang dapat menyemburkan tenaga 197 PS dan torsi 116 Nm sudah cukup untuk diajak ke berbagai kondisi jalan. Torsi besar buat nanjak, sementara tenaganya untuk ”narik-narik”.
Kini, si Desmo Tracker sudah dipajang dan menanti pembeli. Patokan pertamanya 50.000 Dollar AS atau setara Rp 513-an juta dan akan terus menanjak hingga penawar tertinggi.
MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS September 9th 2013

Modifikasi Range Rover Sport Dibalut Emas

No Comments »
detail berita

F : Range Rover Sport Dibalut Emas (Autoevolution)

Belum lama ini rumah modifikasi asal Rusia berhasil merubah tampilan BMW X5M dengan lapisan emas. Hal itu kembali terjadi, tapi yang membedakan yakni mobil yang dipilihnya berbeda kelas.

Kali ini giliran Range Rover Sport yang dilapisi emas oleh rumah modifikasi asal Rusia. Rumah modifikasi itu ingin memecahkan pikiran bahwa mobil sport juga bisa dimodifikasi dengan balutan emas.

Dalam modifikasi ini, tidak semua bodi Range Rover Sport ini dibalut dengan emas. Dari bagian kaca mobil hingga ke atapnya dicat warna hitam, balutan emas hanya dilakukan pada bodi bagian bawah.

Sementara itu, untuk empat roda kemudi dicat hitam legam serta grill depan yang juga di cat hitam. Pemilihan warna ini sangat cocok. Warna hitam dipilih agar tetap mempertahankan kesan gagah pada Range Rover Sport.

Sayangnya, rumah modifikasi ini tidak membeberkannya secara detail. Untuk interiornya tidak diketahui apakah dilapisi emas atau tidak. Yang pasti lapisan emas itu hanya mendominasi tampilan eksterior.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized March 7th 2013

Modification Honda PCX Bumble Bee Nih!

No Comments »

detail berita

F: Honda PCX Bumble Bee (Septian P / Okezone)

Tokoh autobot Bumble Bee dalam film Transformer masih menjadi wabah di kalangan pecinta modifikasi. Tidak sedikit yang menjadikan robot berkelir kuning ini sebagai inspirator utama dalam mengoprek tunggangan.

Tidak hanya pemodifikator mobil yang ngidam mengubah tampilan layaknya Chevrolet Camaro ala Bumble Bee. Modifikator roda dua pun tertarik untuk menjadikan Bumble Bee sebagai jagoannya.

Hal itu coba diwujudkan Peterson Rivai lewat Honda PCX miliknya. Modifikator asal Bandung ini menerapkan gaya modifikasi ekstrim pada skutik bongsor lansiran 2010 itu. Yang tersisa dari bawaan pabrik hanya rangka dan sebonggol mesin saja.

Pada bagian bodi, pria yang akrab disapa Peter ini membuatnya dengan bahan dasar serat fiber. Desainnya coba disesuaikan dengan karakter Bumble Bee.

Kelir kuning sebagai warna khas Bumble Bee membalut sekujur tubuhnya. Agar aroma Bumble Bee makin kental warna hitam juga menghiasi dibeberapa bagian.

Menariknya, Peter membuat sayap-sayap yang dapat bergerak sendiri. Otak dibalik bergeraknya sayap tersebut berkat pengaplikasian perangkat motorize.

Selain itu, terdapat pula kepala Bumble Bee yang ditempatkan tepat ditengah cover depan. Kepala Bumble Bee ini juga menerapkan perangkat motorize sehingga kepala robot itu bisa bergerak keluar-masuk.

Hal ini juga diakui Peter sebagai salah satu kesulitan terbesar dalam membangun skutik Bumble Bee ini. “Emang dasarnya dari dulu suka robot dan film Transformer. Kalau tingkat kesulitannya pas ngerjain ya kelistrikan dan motorize,” akunya.

Harapan besar terkuak saat dirinya memakai velg dan ban super lebar. “Saya mau cetak rekor motor matic yang pakai velg paling besar,” harapnya.

Sekadar informasi, velg yang digunakan merupakan velg lebar lansiran Lenzo yang dibalut ban Harley-Davidson berukuran 360/60. Peter mengaku menghabiskan dana Rp20 juta untuk satu roda raksasa ini.

Tidak hanya itu, Peter juga memesan khusus swing-arm custom dari Thailand agar roda bongsor ini dapat terpasang.

Ubahan lain yang tidak kalah menarik berada di sektor suspensi. PCX Bumble Bee ini sudah tidak lagi menggunakan suspensi bawaan pabrik. Suspensi depan dan belakang telah menggunakan model air suspension.

“Kalau posisi naik, jarak bodi ke tanah cuma 5 senti (cm). Kalau turun sudah mentok tanah,” jawabnya enteng.

Tampang PCX makin garang dengan pengaplikasian saluran gas buang sebanyak enam unit, empat kanan dan dua di kiri. Beruntung knalpot-knalpot tersebut telah dilapisi krom sehingga terlihat lebih elegan.

Semua ubahan mulai dari A sampai Z dilakukan Peter di bengkelnya, Zone Modified Project yang bermarkas di Jalan Murni 1, Bandung, Jawa Barat.

Spesifikasi:
Motor: Honda PCX 2010
Pelek depan : Custom 5.00-14
Pelek belakang : Big wheel Lenzo 14.00-18
Ban depan : swallow 140/60
Ban Belakang :vee rubber 360/30 (limited edition)
Shock depan : Trusty Airsuspension
Shock belakang : Air suspension
Swingarm: Custom Zone Modified
Transfer arm : custom
Knalpot : 6 buah custom
Noz : NX
Airfilter : X5
Step : bikers
Cover radiator : Kangi
Cover as roda: Bikers
Kaliper depan : Brembo
Kaliper belakang : PN Racing
Standar : GT-R
Cover cvt : Panom
Headlamp : Projector Custom
Stoplamp : Custom
Stang : Sharky
Spion : Camera
Jok : CNC custom
Master rem : X-Speed
HandGrip : GT-R
Gas spontan : X5
Body light : Custom
Body work : Custom
Motorized : Custom
Lcd: 5 unit
Player video : iphone4s
Cat : Lesonal
Bengkel : Zone Modified Projec

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized February 8th 2013

Nah Ini dia Camaro Bumble Bee Limosin

No Comments »

detail berita

F: Chevrolet Camaro Limosin

Chevrolet Camaro didandani layaknya tokoh Bumble Bee dalam film Transformer itu sudah biasa. nah kalau Bumble Bee berbentuk limosin, itu baru luar biasa.

Ya, Chevrolet Camaro berkelir kuning khas tokoh Bumble Bee dimodifikasi menjadi limosin benar-benar nyata. Muscle car asal Amerika Serikat ini memiliki bodi dua kali lebih panjang dari aslinya setelah dimodifikasi oleh ShowTime Limos asal Australia.

Apabila dilihat dari tampak depan, sama sekali tidak ada yang berbeda dengan Camaro Bumble Bee lainnya. namun setelah melihat sampingnya, mungkin Anda terkejut dan hanya mengeleng-gelengkan kepala.

Dengan posturnya yang lebih panjang, Camaro Limosin mampu menampung 8 orang dewasa atau 9 anak-anak. Oleh ShowTime Limos, Chevy Camaro limosin ini disewakan untuk digunakan sebagai kendaraan pengantar pengantin, pesta ulang tahun atau acara spesial lainnya.

Agar nampak semakin berbeda dan terlihat berkelas, Camaro limosin mengadopsi pintu model gulwing yang kerap dijumpai pada supercar-supercar ternama.

Segudang ubahan baru terlihat saat Anda menyusuri ruang kabinnya. Logo Transformer mendominasi seisi ruang penumpang. Mulai dari bagian kaca hingga jok. Tidak hanya itu didalamnya juga terdapat potongan kepala dari autobot Bumble Bee.

Suasana di dalam kabin semakin menarik setelah disinari lampu LED yang berwarna-warni. Ditambah minibar dan monitor LCD 21 inci, siapapun yang berada didalamnya dijamin enggan keluar dari mobil bermesin 6.2 liter V8 tersebut.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized December 11th 2012

Modification Honda Jazz Hello Kitty Bikin Gemes

No Comments »
detail berita
Jangan remehkan kemampuan wanita dalam hal modifikasi. Mungkin kata-kata itu tepat apabila ditujukan bagi Liza pemilik Honda Jazz satu ini.

Tidak berpikir panjang, mobil baru dengan plat nomor DA 121 ZA ini langsung diguyur air brush. Uniknya motif yang dikedepankan adalah Hello Kitty, tokoh kartun yang diciptakan oleh Yuko Shimizu.

Karakter Hello Kitty pertama kali yang diperkenalkan pada 1974 silam. Karakter berupa kucing betina tersebut memiliki ciri khas dengan jepitan pita di kepala.

Oleh wanita asal Kalimantan Selatan tersebut, Hello Kitty dijadikan pemeran utama dalam memodifikasi mobilnya.

Sisi eksterior didominasi dengan warna pink dan sedikit sentuhan ungu pada fender. Gambar Hello Kitty berukuran cukup besar menghiasi kap mesin dan pintu samping. Tidak hanya itu, pada spion dan pintu belakang terdapat gambar Hello Kitty yang sedang memeluk boneka.

Hello Liza Melengkapi tampilan luar, velg Verde R18 kelir putih dikombinasikan dengan ban Accelera 215/40 ZR18.

Beranjak ke ruang kabin. Nuansa merah muda mendominasi sisi interior, mulai dari Jok, plafon, pilar-pilar hingga trim pintu. Tidak hanya itu, dasbor, konsol tengah sampai lingkar kemudi penuh dengan sentuhan pink.

Tidak hanya di sisi luar, grafis Hello Kitty pun lagi-lagi dijumpai di dalam mobil, tepatnya di bagian plafon. Ukurannya cukup besar, hampir menutupi ruang plafon.

MOBIL, MODIFIKASI November 23rd 2012

MODIFIKASI JUPITER MX 2011 Extreme PART 1

No Comments »

SPESIFIKASI JUPITER MX 2006

Batok Lampu Depan : Arashi (Rp.200 ribu)
Stang : Ninja (Rp. 150 ribu)
Body : Custom Plat Galvanis 0.8 mm
Ban Depan : Delitire 110-70/17 (Rp. 200 ribu)
Ban Belakang : Delitire 140-70/17 (Rp. 250 ribu)
Velg Depan / Belakang : Custom (Rp.750 ribu)
Shock Depan : Cagiva Mito (Rp. 500 ribu)
Disk Belakang : Satria F (Rp. 250 ribu)
Knalpot : AHRS (Rp. 300 ribu)
Bengkel : Tauco Custom, Jalan Kebagusan Jagakarsa, Jaksel
Nama Pemilik : Eko Putra Widhi



yellow airbrush make the motor look extreme


SPECIFICATIONS MODIF YAMAHA JUPITER MX
Tires Front: Deli Tire 110-70/17 Rear tires: Tire Deli 140-70/17 Velg: Power Head Lamp: Suzuki Arashi Stop Lamp: Custom Stang: Kawasaki Ninja Future Shock: Cagiva Mito Disk Rear: Satria F 150 Body Kit Set: 0.8 mm Custom Plate Galvanic Exhaust: AHRS


Modifikasi, belakangan sudah menjadi gaya hidup dan makanan motobikers sehari-hari. Tidak sedikit motor modifikasi yang sliweran di jalanan ibukota. Tidak hanya penunggang kuda besi asal Jakarta, barudak Bandung juga tidak mau ketinggalan. Bahkan, Eko Putra Widhi jauh-jauh datang ke rumah modifikasi Tauco Custom untuk menyulap motornya agar makin gaya. Eko mau motornya beda, sporty dan tentunya lebih macho. Karena itu, Topo Goedel selaku modifikator ingin memberikan hasil maksimal sesuai permintaan si empunya motor.

”Mas Eko mau motornya tampil beda dan macho. Karena itu, konsep sport saya pilih dengan dasaran warna kuning yang pastinya tampil ciamik,” ujar Topo, belum lama ini. Untuk mewujudkan tampilan motor sport, Topo menggeser tanki kedepan. Selain itu, walau masih terlihat kurus namun motor enak dilihat dan lebih keren. Topo juga turut membenamkan besi behel yang disematkan pada sisi motor ini layaknya motor-motor sport eropa. Step awal yang dilakukan Topo adalah ‘menelanjangi’ baju bawaan motor yang mengusung mesin 135cc ini. Setelah itu, penambahan tulang pada rangka untuk menggendong baju baru yang terbuat dari plat besi.

“Khusus untuk produk Yamaha memang mudah memodifikasinya. Karena itu, Jupiter MX juga tinggal mengikuti kontur tulang sebelum dibuatkan plat untuk rangkaian modifikasi konsep motor sport,” tambah builder pendiam ini. Untuk tidak mengurangi kesan motor sport, Topo mendesain jok terpisah. Selain itu, ditambahkan batok lampu mirip dengan motor-motor pengusung mesin balap. “Untuk warna dipilih kombinasi. Ada empat warna yang saya taburi di motor ini. Selain kuning, ada silver, hitam dan putih. Hasilnya lumayan gahar dan memang mirip dengan motor sport yang berlaga di MotoGP,” urainya.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized July 12th 2012

Modifikasi KIA Carens II: Between Art And Music

No Comments »

carens1

Melihat Modifikasi tampilan luarnya saja sudah bisa membuat mobil KIA Carens II berplat AD ini tampil menawan dan memiliki nilai seni dengan adanya torehan air brush pada bodinya. Tapi tampilan luar bukanlah yang menjadi sorotan dan fokus Modifikasi dari mobil kepunyaan pasutri Aries dan Ierma.

Kesukaan sang empu terhadap car audio berkonsep SQ membuat fokus Modifikasi Carens II berkelir silver ini ada pada sektor audio systemnya. Instalasi audio systemnya pun digarap secara total dan serius demi menghasilkan kualitas suara  yang bisa unjuk kebolehan di arena kontes SQ.

Untuk membangun audio systemnya, sang empu mempercayakan modifikasinya langsung ke workshop Audio Plus yang namanya sudah dikenal dikalangan pencinta car audio dengan berbagai prestasi yang gemilang. Hi-End And Artistic InstallationModifikasi audio system mobil ini dilakukan dengan banyak treatment yang ciamik untuk dapat menghasilkan suara yang siap turun kontes Sound Quality.

carens4

Untuk main sourcenya, mobil ini dijejali head unit hi-end lansiran Eclipse Sound Monitor CDT-450X yang kemudian dimaksimalkan Processor DBX Driverack 260 yang diletakkan dibagian bagasi.

Mengejar kesempurnaan suara, seluruh perangkat audio system mengandalkan produk hi-end. Speaker depan mengandalkan system 3 way, untuk driver tweeter dan midrange menggunakan lansiran Micro Precision yang kemudian dilengkapi dengan midbass Crescendo. Placement tweeter MP-7.28 Signature dan midrange MP-9.10 ditanamkan pada pilar A dengan dudukan custom, sedangkan placement midbass MB-6 mengandalkan placement di kick panel.

Berbeda dengan instalasi audio system konsep SQ pada umumnya yang biasa menggunakan 1 unit subwoofer 10” untuk pelontar suara bass-nya, instalasi audio system Carens II tahun 2004 ini mengandalkan 2 unit subwoofer 10” lansiran Crescendo Etude 2.10 yang disematkan dibagasi. Sebagai penguat daya untuk kebutuhan seluruh speaker yang ada, mobil ini hanya mengandalkan 1 unit power amplifier pilihan, yaitu Genesis Five Channel.

carens2
Kualitas audio system di mobil Carens milik Aries dan Ierma ini bukan hanya didukung perangkat audio system yang berkelas hi-end saja, akan tetapi didukung juga dengan berbagai treatment khusus, mulai dari pemasangan peredam secara full sampai instalasi jalur perkabelan yang sangat-sangat rapi, alhasil, selain sanggup menghasilkan kualitas suara SQ yang baik, instalasinya membuat kabin memiliki nilai artistik yang juga sangat baik.

Dengan sistem hasil racikan dari tim workshop Audio Plus, keluaran suara audio system mobil ini mampu menorehkan prestasi gemilang hingga total 16 kali juara kontes SQ dikelas 60 juta dan FFA di setiap ajang kontes Sound Quality Indonesia yang pernah diikutinya.

carens3

carens5

Spesifikasi :Head Unit : Eclipse Sound Monitor CDT 450X
Processor : DBX Driverack 260
Tweeter : Micro Precision MP 7.28 Signature
Midrange : Micro Precision MP 9.10
Midbass : Crescendo MB-6
Subwoofer : Crescendo Etude 2.10 (2  Pcs)
Power Amplifier : Genesis Five Channel
Kabel RCA : Harmonic Harmony Direct Link
Kabel Speaker : Harmonic Harmony Concerto
Kabel Power : Harmonic Harmony Interlude
Battery : Batcap X2000 & X400

Workshop Audio : Audio Plus
Alamat : Ruko Green Ville Blok BG, No.6, Jakarta Barat
Phone : 021-5638390

Source : situsotomotif.com

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized June 22nd 2012

Yamaha Jupiter MX 135 LC, Pesona Lampu

No Comments »

Sejak kehadirannya 5 tahun yang lalu, sudah banyak sekali Yamaha Jupiter MX 135LC dimodifikasi seperti karya modifikator M1 dari Bali ini. Acuannya mengganti beberapa bagian bodi dengan tipe sama yang edar di Thailand. Misal setang dan lengan ayun.

“Memang pasaran sekali yang ganti setang pakai Yamaha X1 seperti ini,” buka Made Ambhara, sang modifikator. Begitu juga swing arm yang menggunakan punya Yamaha Spark, sudah sesuatu yang sangat lumrah.

“Tapi, saya enggak mau terjebak tampilan biasa seperti itu. Untuk itu, harus ada inovasi atau hal baru yang dilakukan,” kata pria bertubuh subur ini. Dengan spesialis bengkelnya yang menggunakan fiber glass, tentu saja gampang mewujudkan ide liar yang ada di benaknya.

Misalnya untuk lampu utama. Dengan cukup berani dia coba pasang lampu variasi trail ke bodi depan. Tentu ini hal bisa dibilang baru terjadi.

“Saya lihat lampu yang banyak dipakai pengguna Kawasaki KLX itu berkesan sangat modern dan juga futuristik, karena itu kepikiran untuk nempelin di MX,” cerita pemilik bengkel dari Jl. Gunung Muliawan Timur No. 15X, Denpasar.

Karena seluruh bodi merupakan buatannya sendiri, Made bisa langsung mengatur penempatannya. “Bentuk lampu yang serba runcing seperti itu cocok dengan konsep Jupiter MX yang sudah dandan racing style seperti ini,” tambahnya.

Tidak hanya untuk depan, bengkel yang rajin ikut contezt modifikasi ini juga menemukan desain stop lamp yang baru untuk detail modifikasi. Kali ini dia menggunakan lampu Honda Scoopy.

“Bentuk lampu Scoopy sudah menarik, tapi supaya orang tambah penasaran, posisi lampu sengaja dibalik. Dengan begitu tampilan belakang menjadi tidak biasa lagi,” bangga pria yang juga berbisnis di bidang ekspedisi ini.

Modifikasi seperti ini memang tergolong ringan. Karena enggak perlu rombak rangka segala macam. Dengan adanya inovasi di bagian detail, maka hal yang biasa tadi bisa menjadi luar biasa.

Source : http://motorplus.otomotifnet.com
MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized May 31st 2012

Modifikasi Kawasaki Ninja 250 “Telanjang” yang Seksi

No Comments »

detail berita

Kawasaki Ninja 250 memiliki tampilan sport yang sangat kental sejak keluar dari pabriknya. Maka tidak heran jika banyak pembesut motor sport asal Jepang ini meningkatkan tampilannya dengan cara memodifikasi ala motor MotoGP.

Pertimbangannya, selain mudah untuk dimodifikasi model tersebut, aksesoris penunjangnya juga sudah banyak tersedia dipasaran. Namun Studio Motor Custom Bike mencoba menyuguhkan sesuatu yang berbeda lewat Kawasaki Ninja 250 berjuluk Flat Traker.

Modifikasi yang diusung tidak terlalu ekstrim namun membuat Ninja memiliki karakter naked bike yang sangat kuat dan terlihat seksi. Seluruh bodi asli “pelet dari Jepang” ini ditanggalkan dan diganti baju baru. Siapa pun yang melihat motor ini pastinya tidak akan menyangka kalau ini Ninja 250.

Tangki asli Ninja yang gendut pun diganti dengan tangki lebih kecil model peanut. Tidak diketahui berapa isi kapasitas BBM pada tangki ini. Buritan Flat Traker pun sangat terlihat berbeda. Model meruncing yang mencirikan motor sport masa kini berubah dengan model mendatar khas Cafe Racer.

Tampilan luar kian terlihat sangar dengan balutan warna hijau doff. Sementara sektor rangka dilabur warna kuning emas untuk menunjang tampilan luar.

Nampaknya motor ini hanya diperuntukkan bagi sang penunggang saja. Hal tersebut dapat dilihat dari jok model single seater yang dianut. Hal menarik terlihat pada sektor penerangan, Ninja telanjang ini menggunakan lampu HID yang dicomot dari Toyota Rush. Lampu tersebut ditempatkan di shockbreaker sebelah kanan.

Agar tampilan luar kian maksimal, maka part berbau racing pun coba untuk dianut seperti foot step X-Race, filter udara K&N dan knalpot racing lansiran Leovince SBK.

Ubahan pada sektor kaki-kaki pun tidak nampak nyeleneh dan disesuaikan dengan postur Flat Traker. Velg palang enam disektor depan dibalut ban depan Bridgestone Battlax 120/70-17, sementara sektor belakang mengusung ban Bridgestone Battlax 150/70-17.

Spesifikasi
Setang: Fatbar
Spion: Koso
Lampu depan: Toyota Rush + HID
Lampu Belakang: After market
Knalpot: Leovince SBK
Footstep: X-Race
Filter udara: K&N
Ban depan: Bridgestone Battlax 120/70-17
Ban belakang: Bridgestone Battlax 150/70-17
Custom: Studio Motor custome Bike
Painting: Komet Studio

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized May 16th 2012

Pajero Sport Berkaki Besar dan Suspensi Udara

No Comments »

Mendandani mobil dengan mengganti pelek dengan diameter  lebih besar bukanlah hal yang spesial. Hanya, menjadi tidak lazim bila diameter yang dipilih paling maksimal. Nah, ketidaklaiman itulha yang dilakukan Agus Budiono dengan menggunakan pelek asal Amerika Serikat, Limited, berdiameter 26 inci dan lebar 10,5 depan-belakang.

Rp80 Juta
Pemilik Pajero Sport ini paham benar tingkat kesulitan yang dihadapi ketika memutuskan memakai pelek berdiameter besar. Beberapa modifikasi harus dilakukan agar lingkar roda ini bisa dipasang  dengan baik dan aman digunakan.

Inner fender bawaan pabrik yang dibuat dari plastik diganti. Pelat yang berada di dalamnya ikut disesuaikan agar tidak mentok. Setelah itu lapisan spakbor diganti dengan menggunakan  plastik dengan  ukuran yang sudah disesuaikan untuk menjaga bagian dalam tetap bersih.

Kendala lain muncul saat pelek dan ban seharga Rp80 juta itu akan dipasang. Saat setir diputar, ban Kumho menyentuh motor penyemprot air wiper. Alhasil, perangkat tersebut  harus dimodifikasi.

“Pemasangan suspensi udara (air suspension) pun tak kalah rumitnya dibandingkan dengan  pemasangan pelek,” ungkap pemuda asal Solo ini. Pemasangan dipercayakan ke Bengkel Catalunya dan langsung dipantau oleh pemuda 29 tahun ini.

Untuk mendapatkan hasil maksimal ketika mobil diaktifkan ke posisi paling rendah, dudukan per dipindahkan ke bagian bawah dari posisi awal. Begitu pula posisi peredam kejut (shock absorber) Koni – aslinya untuk Honda Genio – dipisahkan dari balon suspensi udara. Proses pemindahan dudukan per dan peredam kejut butuh 4 hari agar semua berfungsi dengan baik saat mobil melaju.

Ganti Lampu
“Bodi mobil juga ikut dimodifikasi agar terlihat berbeda dan lebih oke,” ujar pengusaha showroom Budi Agung Motor ini. Beberapa aksesoris menempel di eksterior depan dan belakang plus stiker di samping. Penerangan ditukar dengan HID untuk lampu utama dan lampu kabut (foglamp) serta lightbar di atap dari Landun.

Bagian interior yang diganti adalah bahan pelapis jok, kini menggunakan kulit. Untuk hiburan, dipasang baru sebuah monitor LCD bersama DVD player di plafon, baris depan dekat spion tengah.

Untuk mencegah penurunan performa saat akselerasi, ECU ditemani piggy back yang dklaim bisa menaikkan tenaga 30%.

“Kalau tenaga nggak di-up grade, saat konvoi bisa jadi saya tertinggal dengan yang lain. Pasalnya bobot kendaraan bertambah karena pelek diganti serta komponen suspensi udara bersama tabung dan motornya,” tutup Agus.

MOBIL, MODIFIKASI, Uncategorized May 15th 2012