Modifikasi Ninja Batik Ala Kuta Bali

No Comments »

Hanya dengan penggantian total di kaki-kaki ternyata bisa memberikan perubahan yang radikal. Contohnya, Kawasaki Ninja 250 milik Ari Hidayat (24). “Ide dasarnya sih cuma ingin membuat motor ini semakin gagah aja, lalu cari referensi di internet terus jadi begini deh,” jelas mahasiswa Universitas Trisaksi di Jakarta.

Menariknya, komponen yang diaplikasikan justru berasal dari merek lain. Seperti  shock depan up-side down, lalu pelek depan dan belakang mencaplok Suzuki GSX 400. Untuk lengan ayun (swing-arm) diambil dari  moge Yamaha R6.

“Nah, untuk memberikan kesan sangar, saya pakai knalpot Honda VFR 800,” ujar pria tambun ini. Memang, tampilan belakang Ninja 250 lansiran 2010 ini terlihat semakin agresif. Ia sendiri tak terbayang kalau perubahannya bisa radikal.

Akhirnya, ide untuk mengembangkan gaya modifikasi motornya pun berkembang, menjadi semakin unik. Ari membatik kuda besinya itu dengan warna emas dipadu kombinasi oranye sebagai list, lalu putih dan hitam untuk warna dasarnya.

Ide  menghias street fighter sport itu muncul ketika ia sedang berlibur ke Kuta, Bali. “Memang corak seperti ini pasti sudah sering dilihat, tapi ini sisi lembut dari motor yang udah kelihatan sangar ini,” urai Ari. Ketika ditanya biaya yang dihabiskan, ia hanya tersenyum tanpa mau menyebutkannya. “Tapi kalo lama pembuatan, lumayan sih kurang lebih 6 bulanan lah,” sela Ari.

MODIFIKASI, MOTOR, Uncategorized March 13th 2012

Speedster Agresif X132 Hellcat Karya Confederate

No Comments »

Confederate,  perusahaan asal Amerika yang dikenal sebagai butiknya sepeda motor, menunjukkan karyanya X132 Hellcat yang merupakan generasi ketiga. Meski karyanya terbilang sederhana karena mengurangi kompleksitas, namun kinerjanya  sangat signifikan. Hellcat yang didukung tipe mesin V-Twin memiliki konstruksi baru dengan bahan Billet Alumunium.

“Motor dengan aliran cruiser ini merupakan karya yang paling signifikan,” ungkap Matt Chamber, Confederate founder and CEO. “Ini adalah 911 kami,” lanjut Chamber yang mengilustrasikan X132 Hellcat sebagai karya abadi yang ikonik, seperti mobil sport Porsche 911. Pernyataan Chamber ini menyiratkan bahwa mesin Hellcat terbaru ini memberikan tenaga yang besar. Desain mesin baru yang tidak lari dari garis keturunan generasi motor khas Confederate, tetapi mempunyai keunikan tersendiri.
X132 Hellcat 2012 lahir dengan kapasitas mesin 2.163 cc, 56 derajat, berpendingin udara, dengan bahan bakar yang disuntikan langsung pada mesin twin. Alhasil, mesin tersebut menghasilkan gaya dorong maksimal 132 PS dan torsi 203,3 Nm. jantung pacu  twin dengan konstruksi khusus ini berbasis S&S dengan toleransi yang baik.
Karya X132 Hellcat 2012 ini akan muncul dengan tiga konsep berbeda. Pertama, speedster yang ditampilkan sekarang, lalu roadster dan yang terakhir GT. Chamber menyandingkan Hellcat speedster satu level sama Ducati, lalu untuk yang roadster setara dengan Diavel. Sampai-sampa, penempatan footstep atau footpeg pada posisi di poros lengan ayun (swing arm) tepat di bawah exhaust. Untuk jarak sumbu roda (wheelbase) pada motor sedikit lebih panjang dan sasis yang lebih pendek.
Untuk kenyamanan berkendara akan lebih santai, cukup menunduk dengan sudut 23,5 derajat di speedster dan 30 derajat di roadster. Pada model GT Hellcat akan terlihat lebih styling, namun tetap mempertahankan konfigurasi speedster. Yang berpadu pada gaya balap Grand Prix di tahun 1950-an. Ketiga model terbaru ini akan tersedia dengan harga berkisar Rp 400 juta atau US$ 45.000.
MODIFIKASI, MOTOR February 9th 2012

10 Motor Listrik Terpopuler

No Comments »

img

Bagaimana jadinya jika seluruh roda dua menggunakan tenaga listrik. Wah, pastinya lingkungan tidak bakal tercemar. Sayang motor listrik kini belum banyak beredar di jalan, hanya beberapa motor listrik hadir di dunia itu pun jumlahnya terbatas dan termasuk motor konsep.

Nah, dari sekian beberapa motor listrik ternyata hanya sedikit yang memiliki desain menarik ditambah mampu berlari dengan kencang dan tentu ramah lingkungan.

Seperti dilansir automotto, Rabu (18/1/2012) hanya ada 10 motor listrik terbaik (termasuk motor konsep), baik dilihat dari segi desain dan tentu teknologi. Apakah itu?

1. The Sora Superbike
Motor keluaran LITO ini menduduki peringkat pertama. Tidak hanya menyajikan desain yang menarik, motor listrik ini mampu berlari tanpa suara dengan menggunakan tenaga listrik murni tanpa bahan bakar minyak.

2. Amarok Racing P1
Posisi kedua untuk motor listrik terbaik berasal Kanada Amarok racing P1. Motor listrik karya Michael Uhlarik’s banyak menempelkan desain milik Yamaha TZ250R Two Stroke GP Bike. Namun lebih dari itu motor listrik yang satu ini memiliki performa yang luar biasa dengan mampu berlari hingga 325-lb, dengan mampu mencapai 75 hp dan tentu ramah lingkungan

3. TTXGP Electric Race Bike
Posisi ketiga ini tidak bisa dianggap remeh, motor listrik karya Azhar Hussain’s TTXGP telah menjadi juara mewakili team Agni pada ajang eco Racer di 2009.

4. Honda RC Super Sports Motorcycle
Pabrikkan jepang Honda bersama Honda RC Super sport kali ini menduduki posisi ke empat. Dengan tampilan ciamik, dan memiliki mesin listrik menawan pastinya.

5. Mission One EV sport bike
Tampilan tidak biasa coba diberikan motor listrik yang satu ini. Tidak berhenti sampai disini, Mission one EV superbike ini mencapai topspeed hingga 150mph dengan memakan jarak hingga 150 mil.

6. Matthew Law Designs
Konsep yang coba diberikan Matthew kali ini tidak biasa. Pasalnya kendaraan listrik ini memiliki tampilan berjenis Street Fihgher.

7. Kobra An Electric Motorbike
Kobra merupakan kendaraan listrik yang dikatakan bisa menjadi kendaraan untuk masa depan. Pasalnya bukan teknologi terbaru yang terbungkus dalam tubuh bongsornya, namun teknologi robotik pun ikut diselipkan didalamnya.

8. KTM Elektric Bike
Setelah puas dengan tampilan Sport dengan bertenaga listrik, posisi ke-8 ini KTM memberikan tampilan segar untuk motor listrik. Yaitu dengan motor listrik berdarah motor cross. Dengan hanya memiliki bobot hingga 90 kg, KTM listrik ini memiliki torsi hingga 29.5lb/ft. Baterai yang digunakan pun Baterai L-ion.

9. MotoCzysz E1pc
Motor Listrik satu ini tidak bisa dianggab remeh, dengan memiliki air-cooled MotoCzysz E1pc ini mampu berlari hingga 100 HP dan torsi mencapai 250lb-ft. Top speed yang diraih pun tidak kalah hebat dengan kendaraan berbahan bakar minyak dengan mampu mencapai 140 mph.

10. rMOTO electric superbike
Posisi terakhir untuk motor listrik terbaik 2011 kali ini jatuh ketangan rMOTO electric superbike. Meski motor listrik ini masih berupa konsep, namun sudah diperkirakan kenadraan listrik ini memiliki desain yang tak biasa. Dan sudah dipastikan motor listrik ini dapat melesat dengan sangat cepat.

MOTOR, OTO NEWS February 2nd 2012

Jorge Lorenzo Kenalkan Yamaha Byson Emas

No Comments »

img

Strategi Yamaha kini mulai terlihat sedang senang bermain dengan warna. Bila sebelumnya mengeluarkan berbagai varian berwarna putih, kini pabrikan berlambang garpu tala itu memperkenalkan Byson bling-bling berwarna emas.

Sebelumnya, Yamaha membaluri Jupiter Z dan Jupiter MX serta Byson, V-ixion dengan warna putih, kini warna untuk salah satu motor sport andalan Yamaha itu bertambah setelah Yamaha memberikan dua warna baru, yakni emas dan hitam solid yang dilapisi striping yang baru pula.

Bahkan ketika kunjungannya ke Jakarta pekan lalu pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo sempat menunggangi Byson emas dalam pertemuan internal Yamaha di Sentul International Convention Center.

“Byson baru sangat istimewa karena untuk pertama kalinya warna emas yang gagah dan berkelas sebagai salah satu warna tren dunia dihadirkan Yamaha di segmen motor sport untuk pertama kalinya di Indonesia,” ujar PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia dalam keterangan resminya.

“Sedangkan warna hitam solid untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan warna yang membuat Byson tampil lebih gagah dan jantan,” jelasnya.

Warna hitam solid sendiri hadir untuk menggantikan warna abu-abu pada Byson sebelumnya. Jadi Byson kini tersedia 5 warna yaitu luxury gold, solid black, mighty blue, brave red dan modern white.

Khusus buat warna emas, Yamaha mengatakan mereka terinspirasi dari R1 1000 cc special edition yang sudah dikeluarkan di Amerika Serikat tahun ini. R1 tersebut memiliki campuran warna white – black – gold. Warna emasnya sendiri terdapat pada emblem, velg dan suspensi depan.

Sementara, desain grafisnya diklaim menjadikan motor ini lebih sporty, gagah dan lelaki. Inspirasi konsepnya dari pesawat tempur luar angkasa yang terbuat dari baja solid dengan bagian dua ujung pesawat yang tajam. Striping baru Byson melekat pada tangki, air shroud (kuping tangki) dan bodi belakang.

Byson anyar ini juga sudah AHO (Automatic Headlight On) dan akan segera dipasarkan pada bulan Februari dengan harga Rp 20,140 juta (on the road Jakarta). Sebelumnya Byson dibanderol 20,040 juta. Berarti ada kenaikan Rp 100.000 saja.

Namun, itu semua hanyalah sentuhan di penampilan semata. Karena spesifikasi mesinnya tidak berubah yakni mesin 4 langkah, 2 valve SOHC, berpendingin udara dan berkapasitas 153 cc yang mampu menghasilkan tenaga 10,1 PS pada 7.500 rpm dan torsi puncak 10,5 Nm di 5.500 rpm.

Produksi Byson Ditambah

Selain meluncurkan facelift Byson baru, Yamaha juga mengatakan telah menaikkan kapasitas produksi Byson dua kali lipat dari sebelumnya agar konsumen tidak perlu menunggu lama untuk membeli Byson meski tidak dijelaskan berapa produksi motor ini sekarang dan berapa penambahan kapasitas produksi yang dimaksud.

Tapi yang jelas, Byson yang memiliki konsep muscle DNA (motor-motor berotot), turunan dari FZ series yang dipasarkan di AS, Eropa dan Jepang ini sejak diluncurkan pertama kali di September 2010 hingga Desember 2011, Byson sudah terjual 76.969 unit di pasar Tanah Air.

MOBIL, OTO NEWS, Uncategorized January 24th 2012

‘Spies Bakal Lebih Cepat Adaptasi dengan Motor 1.000 cc’

No Comments »

img

Mulai musim ini MotoGP kembali ke sepeda motor kapasitas 1.000cc. Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo menilai rekannya, Ben Spies, dengan gaya membalapnya akan lebih mudah beradaptasi.

Hal itu disampaikan Lorenzo dalam perbincangan dengan detik dan beberapa media lain di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (16/1/2012) malam WIB.

“Saya rasa gaya membalap dia lebih cocok dengan motor 1.000 cc. Dengan pengalamannya di Superbike Spies bisa beradaptasi lebih baik dengan motor itu. Mungkin saya lebih buruk dan agak sedikit lambat beradaptasi dengan motor itu,” tukas Lorenzo.

Meski belum pernah berkompetisi dengan motor 1.000cc, Lorenzo tetap menyimpan optimise untuk meraih kesuksesan seperti musim 2010, ketika ia menjadi juara dunia.

“Motor itu punya banyak potensial, tapi kami harus bekerja lebih keras lagi. Saya sudah mencobanya dua kali. Tapi motor itu saya rasa punya potensi dan mudah-mudahan kami bisa merebut titel juara dunia lagi,” sambungnya.

Mengenai perbedaan antara motor 800 cc dan 1.000 cc, pria Spanyol itu tak begitu mempermasalahkan. Hanya saja ia mengaku harus belajar sedikit lagi mengontrol tenaga besar dari motornya.

“Perbedaannya? 200 cc lebih banyak (sambil tertawa kecil), tenaganya lebih besar sekitar 25 tenaga kuda. Cara Anda mengendarai motor itu pun sedikit berbeda. Kurang lebih sama soal bodi motor dengan yang lama, cuma ada sedikit evolusi.

“Kekuatan mesin pun lebih besar, lebih sulit untuk mengontrol ban depan untuk tetap menjejak tanah dan untuk mengatur putaran di ban belakang. Kami (Yamaha) masih banyak yang harus dikerjakan untuk motor ini,” tuntasnya.

MOTOR, OTO NEWS, Uncategorized January 20th 2012

Buelton, Motor Bule dengan Karakter Indonesia

No Comments »

img
Buelton

Setiap modifikator harus memiliki wawasan kebangsaan. Hal itulah yang ingin ditekankan oleh builder ternama Indonesia, Lulut Wahyudi ketika membuat motor modifikasi bernama ‘Buelton’. Beragam karakter Indonesia tersaji di motor hasil garapan warga Yogyakarta tersebut mulai dari ukiran hingga handgrip yang menggunakan gagang keris.


Motor yang digarap di Retro Classic Cycles ini menyajikan nuansa khas Indonesia meski menggunakan media motor ‘orang bule’.

“Paling susah membentuk bodinya. Kita bentuk dari bahan aluminium yang kita bentuk jadi seperti ini,” jelas Lulut beberapa waktu lalu.

Bentuk tangki yang memiliki cekungan unik menurut Lulut termasuk tidak mudah ketika membuatnya. “Perlu perhatian dan kehati-hatian ekstra,” imbuh modifikator yang bermarkas di JL. Melati Wetan No. 4, Baciro, Yogyakarta ini.

Selain body aluminium tadi, tantangan yang tidak kalah seru diakui Lulut didapat ketika dirinya mengukir karakter-karakter yang sudah dikenal dekat oleh masyarakat Indonesia. Lihat saja ukiran Wisnu di bagian buritan kendaraan.

Dan untuk memperkuat kesan Jawa di motor ini, handgrip unik pun dipilih. Bukan dari besi atau karet, malainkan dari bahan kayu bergaya gagang keris ‘kinurung’ khas Yogyakarta.

“Bagian lain yang paling sulit menurut saya adalah bagian mesinnya. Sebab saya tidak menerima mesin ini secara utuh, melainkan hanya komponen-komponen saja, jadi saya dan tim harus merakit ulang mesin Buell Thunderbolts buatan 2008 ini,” jelas Lulut.

Akhirnya di tangan Lulut, mesin ini pun bisa hidup kembali. Kapasitas mesin yang sudah mencapai 1.200 cc dengan tenaga 103 hp pun di bore-up menjadi 1.430 cc. Tidak lupa, cover mesin ini juga kena sentuhan Lulut dengan beragam ukiran khas Indonesia.

Alhasil, dengan rupa seperti ini, Lulut pun mampu berlaga di ajang Mooneyes di National Pasifico Yokohama, Jepang awal bulan ini. Lulut dengan karya yang terinspirasi oleh penggila kecepatan cafe race era 60-an ini berhasil mendapatkan penghargaan.

Berikut spesifikasi ‘Buelton’

Frame:
Featherbed sixty style racing frame, special design for buell engine, made from chrommolly tubing, fully CNC engine mount, and fully TIG weding

Suspension

  • Front suspension: 43 mm upside-down telescopic fork
  • Triple tree: Retro Classic Cycles’s product, design & fabricate special for BUELTON, made from billet 6061, fully CNC machine, finishing by hand polished
  • Rear suspension: Sachs dual suspension

Engine

  • Engine: Buell Thunderbolts 2008 – 1200cc -103HP, bored up to 1430cc, built and assembly by Retro Classic Cycles
  • Piston: Revolution Performance 10,5:1 Forged piston
  • Cams: Revolution Performance RP610
  • Cylinder head: Thunderstorm cylinder heads, full porting
  • Ignition system: Daytona twintec single fire programmable ignition
  • Coil: Daytona twintec
  • Plug wires: Daytona twintec
  • Spark plugs: Stock Buell
  • Charging System: Stock Buell
  • Carburetor: Mikuni HSR-42
  • Air cleaner cover: Retro Classic Cycles’s product, design & fabricate special for BUELTON, air filter K&N
  • Engine oil: Mobil-1
  • Exhaust: Retro Classic Cycles’s product, design & fabricate special for BUELTON, fully stainless steel, upswept megaphone
  • Other: Fully hand-carving engine by Retro Classic Cycles
MOBIL, MOTOR, Uncategorized January 13th 2012

Si Merah Terinspirasi Mobil Balap Kuno

No Comments »

Desainer otomotif asal Moskwa, Mikhail Smolyanov, kembali menelurkan konsep motor yang memancing mata. Tak cuma satu, tetapi dua sekaligus. Motor yang dominan warna merah ini merupakan “terjemahan” dari mobil balap tua buatan 1938 bernama GAZ GL1.

Tak banyak informasi detail yang dibeberkan Mikhail. Namun, perbedaan pada kedua sepeda motor tersebut tampak di buntut. Untuk yang pendek dinamai “GL-1m”, sedang yang panjang “GL-2m”. Nama GL diambil dari nama mobil, sedangkan embel-embel “m” merujuk pada “GL versi motor”.

GL-1m
Motor ini bervelg bolong-bolong pada roda depan bak mobil balap aslinya. Punya bodi tunggal (bentuknya jadi satu), mulai dari tangki, tengah, hingga buritan yang menutup nyaris seluruh roda belakang. Dengan lekuk halus, akses garis-garis keperakan memperkuat gaya retro streamliner atau bentuk kereta api cepat zaman dulu.

Mesin dua silinder dipasang sedemikian rata di bawah tangki, termasuk juga karburator, hingga ke penataan belt. Sementara itu, setangnya terlihat kecil sehingga mirip sungut di tengah bodi motor yang lumayan bongsor.

Kaki penunggang pun diberi semacam pelindung yang tipis tapi panjang. Sementara itu, roda belakang tertutup dengan pelapis hitam yang ditambahi nomor mirip kendaraan balap. Namun, roda depannya dibuat telanjang dengan pemasangan suspensi tunggal.

Lampunya cukup unik, mirip wajah seekor serangga yang lengkap dengan lampu ganda. Terus, indikator ditanam di tangki yang membulat.

GL-2m
Desain bodi lebih kurang sama dengan GL-1m. Bedanya, selain pada buntut, kedua knalpot terletak di kanan. Roda depan dibuat bertameng dan sebelah kiri roda belakang dibiarkan telanjang.

Buntutnya mirip salah satu lampu belakang sedan lebar Amerika produksi 1950-an, seperti Chevy Bel-Air 1955.

Mikhail sebenarnya hanya membuat dua motor ini sebagai opsi. Namun, ketika diikutsertakan dalam ajang lomba desain menghormati GAZ GL1, Alexander Bushuev selaku penyelenggara dan produsen kendaraan minta dua-duanya. Bahkan, menurut media Lostinasupermarket, Alexander berniat mewujudkannya dalam bentuk utuh, bukan lagi sekadar gambar. Apakah modifikator Indonesia mau ikut mewujudkannya juga?

MODIFIKASI, MOTOR January 3rd 2012

Voltra Bersasis Minim dari Australia

No Comments »

Ketika sejumlah orang sudah membuat dan menguji motor sport bertenaga listrik, tak banyak dari mereka yang berpikir bahwa bagian tangki bahan bakarnya mubazir. Pasalnya, sudah pasti sepeda motor listrik tak butuh bahan bakar cair dan tempat penyimpannya. Akan tetapi, kalau sampai tidak ada, rasanya seperti kurang menggigit.

Namun, Dan Anderson yang bekerja sebagai desainer di bidang industri untuk Tiller Design, Sydney, Australia, membuat desain motor listrik sport konsep tanpa tangki, yang tetap menenangkan hati karena tangkinya seperti masih ada. Solusi darinya adalah membuat semacam kerangka yang menyerupai tangki dan memberi warna oranye mencolok supaya orang sadar kalau bagian itu ada.

Desain lain tak kalah menarik, sasisnya sangat minim. Sebenarnya pun ia hanya menggabungkan tulang tangki bahan bakar bohongan tadi dan penyangga roda belakang. Lalu menyatukannya dengan panel bodi utuh (monocoque) berbahan serat karbon, terus ke ruang baterai yang besar, ke penggerak elektrik, hingga tuas-tuas roda depan dan belakang. Dengan begini, motor bisa jadi sangat ringan.

Sementara itu, ruang antara ban belakang dan bawah jok begitu lowong sehingga penggunaan mono-shock membuat ayunan lengan bisa mencapai 15 cm ke dalam.

Soal desain keseluruhan yang sporty dan mirip-mirip Ducati, (entah mirip tipe 998 karena menukik atau model lainnya), Anderson mungkin terinspirasi ayahnya yang mantan pebalap motor era 1980-an dan punya sejumlah koleksi Ducati.

Voltra pun dikira-kira bisa melesat hingga 200 km per jam. Kata Anderson, angka itu sudah sesuai dengan penerapan teknologi yang ada saat ini

MODIFIKASI, MOTOR November 29th 2011

Kawasaki? Bukan! Ini “Kwikasfaki”

No Comments »

Namanya memang mirip Kawasaki jika dibaca cepat. Cabbie selaku pembuat sekaligus pemilik motor memelesetkan namanya setelah motor nungging bergaya streetfighter ini punya organ hasil cangkokan dari berbagai merek. Mesinnya memang dari Kawasaki, tetapi sisanya dari Suzuki, Yamaha, sampai Aprilia.

Cabbie yang asal London, Inggris, rupanya jatuh hati pada motor dragrace bermesin Kawasaki tiga silinder produk tahun 1970-an (di sana disebut “Triples”). Dengan kapasitas total 750 cc, motornya bahkan kerap diadu dengan “muscle car” semacam Plymouth Hemi Cuda pada masa jayanya. Cabbie menunjukkan mesin mencatatkan waktu 9,38 detik untuk melibas jalur 402 meter saat dragrace.

Dia memasangkan mesin 750 cc itu ke rangka Suzuki GSXR 400 plus lengan ayun Aprilia dan bagian tambahan dari Yamaha YZF R6 di kaki belakang. Cabbie lalu terpaksa membuat bagian custom seperti segitiga hingga adaptor untuk roda karena dudukan masing-masing merek berbeda.

Mesinnya dipasangi tiga karburator Mikuni 38 mm, menghasilkan angka 295 lbs dengan tenaga 135 RWHP (rear wheel horsepower). Ia lantas memadukan suspensi FireFox dan Ohlins plus velg Dymags plus ban baru hasil peruntungan berburu di eBay.

Kawasaki jadi-jadian ini pun akhirnya memenangkan penghargaan Best in Show Streetfighters 2011 dalam acara Ace Cafe Streetfighter & Stunt Festival 2011 di London, Inggris.

MODIFIKASI, MOTOR, OTO NEWS November 24th 2011

Modifikasi Ducati Extrem

No Comments »

Banyak motor custom yang usianya pendek karena termakan tren. Namun, apa yang dibuat Robert Steffano ini lumayan awet menurut sebagian orang. Motor ini dinamai Ducati Cafe9 dan kerap diapresiasi dengan baik karena tampilannya yang lebih dari sekadar beda.

Steffano membangunnya di atas motor Ducati 999 yang ditransformasikan menjadi motor cafe racer abad ke-21. Tenaganya lumayan, 140 bhp dengan torsi 80 ft lb. Sementara itu, sasisnya dirombak dan diganti dengan bahan serat karbon sehingga bobotnya terpangkas sekitar 9 kg dari aslinya.

Bentuk yang ajaib ada di bagian ujung-ujung motor tersebut, yaitu dibatok lampu dan windshield, serta di knalpotnya. Rupa batok motor itu tidak umum. Windshield-nya hampir setengah memperlihatkan organ dalam spidometer dan ruang lampu depan atas. Lampunya pun ada dua, dengan susunan atas-bawah.

Pindah ke belakang, knalpotnya pun membuat orang main tebak-tebakan. Pasalnya, bagian itu tidak langsung mudah diterka, kecuali motor menderu dan asap keluar dari sana. Dengan pipa yang lekukan di sudut tengahnya nyaris 90 derajat, sebuah ujung knalpot besar mendominasi bagian buritan. Knalpot itu pun bahkan sekaligus menjadi buritan pada bodi motor.

Dengan garapan naked bike, tetapi tertata rapi, Steffano yang mengelola rumah modifikasi Kosman Specialties di Windsor, California, AS, ini menggarap motor tersebut secara presisi sehingga dikategorikan layak tampil di museum. Bahkan, Ducati “mengundang” motor ini untuk tampil dalam ajang prestisius Goodwood Festival of Speed di Inggris.

MODIFIKASI, MOTOR November 3rd 2011